Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Lingkungan»Saat Pelajar Indonesia Kampanye #KerenTanpaPlastik di Hari Peduli Sampah Nasional

Saat Pelajar Indonesia Kampanye #KerenTanpaPlastik di Hari Peduli Sampah Nasional

Lingkungan Hendro D. Laksono21 Februari 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Pelajar dari berbagai daerah di Indonesia menyemarakkan kampanye Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 21 Februari 2022. Mereka bergabung dalam kampanye digital melalui tanda pagar (tagar) #MariBergerak dengan #KerenTanpaPlastik melalui karya video pendek.

Program kampanye pelestarian lingkungan ini diselenggarakan Inisiatif Sekolah: Mitra Menuju Masa Depan (PASCH) Goethe-Institut Indonesien.

Siswa-siswi dari Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Magelang, Surabaya, hingga Mojokerto membuat video pendek mengajak masyarakat melestarikan lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik.

Program ini bukan hanya untuk pelajar sekolah binaan PASCH Goethe-Institut Indonesien, tetapi juga ditawarkan kepada seluruh sekolah yang mengajarkan bahasa Jerman di Indonesia.

Konsultan Ahli Bidang Pengajaran Bahasa Jerman Goethe-Institut Indonesien, Larissa Pangestian-Harahap menjelaskan, ada lebih dari 2.000 Sekolah Mitra (PASCH) di seluruh dunia.

Di Indonesia sendiri, sudah ada 29 sekolah mitra yang tersebar dari Sumatra hingga Papua. Jika kampanye #MariBergerak untuk #KerenTanpaPlastik bisa disebarkan melalui jaringan antarsiswa, dapat menjadi langkah awal untuk lebih menyadarkan masyarakat terhadap bahayanya plastik bagi lingkungan.

“Video karya para pelajar ini diluncurkan secara serentak di kanal YouTube Goethe Institut Indonesien bertepatan dengan HPSN Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 21 Februari 2022. Generasi milenial juga bisa berkontribusi nyata untuk pelestarian lingkungan dengan menghindari penggunaan plastik,” jelas Larissa.

Ia juga mengajak seluruh pelajar ikut menyebarkan video yang dapat diakses melalui tautan bit.ly/MariBergerakKerenTanpaPlastik dan tagar #MariBergerak #KerenTanpaPlastik pada HPSN.

“Langkah kecil teman-teman dan generasi milenial yang melek digital bisa sangat berarti bagi pelestarian lingkungan kita dengan mulai sadar mengurangi penggunaan plastik,” tambahnya.

Video kampanye #KerenTanpaPlastik yang diproduksi pelajar dari berbagai daerah ini menjadi karya dari dua pelatihan digital Sekolah Mitra (PASCH) Goethe-Institut Indonesien pada Juli hingga Agustus 2021. Dua tema diangkat dalam pelatihan itu, ‘Menjadi Tenaga Ahli Keberlanjutan! Menghindari Plastik’ dan ‘Menjadi Ahli Pelestarian Lingkungan! Tenaga Surya’.

Baca Juga  Pameran Fotografi Living at the Urban Seafront Soroti Kehidupan Masyarakat Pesisir

Pelatihan dibimbing langsung ahli lingkungan dari Hamburg, Jerman, Miguel Rezzani. Ada lima video yang diunggah dalam YouTube Goethe-Institut Indonesien, meskipun banyak ide yang muncul dari para siswa.

“Ada banyak ide untuk mengajak masyarakat berubah dan lebih peduli pada lingkungan. Bersama-sama kita bisa mengubah keadaan,” tutur Miguel.

Salah satu video itu adalah karya Sofia Rahma, siswa kelas XII SMAN 1 Puri Mojokerto, Jawa Timur. Video ini menceritakan kisahnya menjadi #KerenTanpaPlastik melalui video 5 menit 8 detik di sekolahnya. Karya Sofia ini mengisahkan mudahnya sampah plastik ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk sekolah.

Bungkus belanja, botol bekas, dan kemasan makanan menjadi contoh yang paling sering Sofia temui di lingkungannya. Bahkan, Sofia bersama teman-temannya melihat langsung kondisi tempat pembuangan sementara dan tempat pembuangan akhir sampah di wilayah Mojokerto.

“Betapa terkejutnya kami, ketika melihat gunungan sampah produksi masyarakat di kota kami (Mojokerto),” tuturnya. Banyaknya sampah plastik ini menggerakkan keinginan Sofia untuk bisa mengubah kebiasaan mengurangi sampah.

Ia mengajak teman-temannya mulai mengampanyekan #KerenTanpaPlastik di wilayah Mojokerto. Ia menyebarkan perubahan ini ke berbagai jenjang sekolah, komunitas satu ke komunitas lain, agar mulai meninggalkan plastik.

Solusinya, ia dan teman-teman membagikan totebag sebagai pengganti plastik. Apa yang dilakukan Sofia juga dilakukan para siswa binaan Goethe-Institut yang tergabung dalam Inisiatif „Sekolah: Mitra Menuju Masa Depan“ (PASCH) di provinsi lain.

Di Kota Surabaya, Khansa Khalisha dan timnya dari SMAN 15 Surabaya juga melakukan hal serupa. Tagar #MariBergerak #KerenTanpaPlastik dikampanyekan serentak melalui video berdurasi 3 menit 46 detik.

Baca Juga  Digelar Hybrid, Arthouse Cinema 2023 Dibuka dengan Pemutaran Film Nosferatu the Vampyre

Dalam videonya, Khansa menyoroti jumlah sampah plastik dari jajanan di sekolah. Ia bersama tim mengajak teman-temannya mulai mengganti bungkus makanan dari plastik menjadi kain. Selain itu, Khanza juga mengajak generasi muda untuk mulai membawa botol minum sendiri untuk membeli minuman di sekitar sekolah.

Dari Palembang, Sumatera Selatan, Audrey Tsabita Paneja, pelajar SMA Ignatius Global School bersama teman-temannya ikut bergerak.

Dalam videonya berdurasi 3 menit 28 detik Audrey lebih ingin menyampaikan pesan, generasi milenial harus mulai berubah sejak sekarang. #MariBergerak, mengubah paradigma dengan menyisihkan plastik melalui sikap #KerenTanpaPlastik.

Siswa dua sekolah dari provinsi paling barat Indonesia juga tak mau ketinggalan. Pondok Pesantren Al-Falah Abu Lam U dan SMKN 1 Banda Aceh ikut mengampanyekan gerakan #KerenTanpaPlastik. Desna Rehulina bersama teman-temannya bergerak menyisir lokasi sekitar untuk mulai mengumpulkan sampah plastik.

Menariknya, gerakan #KerenTanpaPlastik yang dilakukan Desna bersama teman temannya turut menyasar pedagang kelontong, warung kopi, dan penjual di pasar untuk mulai mengganti kantong plastik dengan kain.

Mereka juga memulai kembali penanaman pohon di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Ini untuk mendukung pelestarian lingkungan dari Ponpes Al-Falah Abu Lam U.

Masih dari Aceh, Miftahul Jannah dan teman-temannya membuat video 2 menit 13 detik untuk mengingatkan betapa mengerikannya sampah plastik di Indonesia.

Tayangan epik dimunculkan di awal video dengan menampilkan wajah yang dikelilingi sampah plastik, lengkap dengan narasi begitu banyaknya produksi sampah plastik di Indonesia selama satu tahun. Anggraeni Amalia Putri sebagai penulis konsep ingin menunjukkan jika tidak bergerak dari sekarang, sampah plastik bakal terus membebani manusia dan lingkungan di Indonesia. (hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Goethe-Institut Indonesien Hari Peduli Sampah Nasional

Berita Lainnya

Goethe-Institut Indonesien menggelar festival “Dealing in Distance” di Denpasar, menampilkan seniman Asia Tenggara dan diaspora pada Januari 2026.

Festival Dealing in Distance Hadir di Denpasar, Redefinisi Pengalaman Diaspora Asia Tenggara

21 Desember 2025
Kerstin Behnke dan Kancatala Ensemble suguhkan konser lintas budaya yang interaktif di GoetheHaus Jakarta, ajak penonton bernyanyi bersama.

Konser Kolaboratif Kerstin Behnke dan Kancatala Ensemble Hadirkan Harmoni Lintas Budaya di GoetheHaus

1 Agustus 2025
Goethe-Institut hadirkan tari “Body Migration – I Do(n’t) Want” karya Siska Aprisia, refleksi mendalam atas migrasi, tubuh, dan makna rumah.

Pementasan Tari Body Migration – I Do(n’t) Want, Refleksi dan Gerak Pencarian Arti Rumah

25 Juli 2025
Peringati 50 tahun wafatnya Hannah Arendt, Goethe-Institut dan Jurnal Perempuan gelar pemutaran film dan diskusi politik harapan di GoetheHaus Jakarta.

Goethe-Institut dan Jurnal Perempuan Peringati 50 Tahun Wafatnya Hannah Arendt Lewat Layar Sinema

17 Juli 2025
Europe on Screen 2025

Europe on Screen 2025 Rayakan 25 Tahun dengan 55 Film dari 27 Negara

30 Mei 2025
Pameran foto Living at the Urban Seafront di Goethe-Institut Jakarta

Pameran Fotografi Living at the Urban Seafront Soroti Kehidupan Masyarakat Pesisir

7 Mei 2025
Ilustrasi penonton sajian film Arthouse Cinema 2025

Arthouse Cinema 2025 Sajikan Kisah-Kisah Tersembunyi dalam Sejarah melalui Film Jerman

15 Maret 2025
Tomy Herseta, Gardika Gigih, dan Nanang Bayu Aji

Alur Bunyi 2025 Dibuka dengan Kolaborasi Eksperimental PARTIKEL di GoetheHaus Jakarta

18 Februari 2025
EKONID dan Goethe-Institut Memperkuat Kemitraan untuk Menyiapkan Pekerja Terampil Indonesia Menuju ke Jerman

EKONID dan Goethe-Institut Perkuat Kemitraan, Siapkan Pekerja Terampil Indonesia ke Jerman

7 Februari 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.