Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Desa Budi Daya Rumput Laut Takalar Miliki Potensi Ekonomi yang Besar, Tebe: Jangan Cepat Puas

Desa Budi Daya Rumput Laut Takalar Miliki Potensi Ekonomi yang Besar, Tebe: Jangan Cepat Puas

Ekonomi M. Fathur Rohman20 April 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Petani rumput laut menunjukan rumput laut hasil panennya yang dijual di Pasar Laino, Muna, Sulawesi Tenggara (Foto: antara)

Jakarta (pilar.id) – Direktur Jenderal Perikanan budidaya KKP, Tb Haeru Rahayu menyampaikan pesan yang lugas dan jelas melihat perkembangan Desa budi daya rumput laut Takalar. Yakni agar masyarakat jangan cepat merasa puas.

Pasalnya, meski kini Desa budi daya rumput laut yang terletak di Desa Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulawesi Tenggara ini telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Namun, ada tantangan besar yang harus di hadapi agar desa ini bisa terus berkembang.

“Saya melihat sendiri kesibukan yang sangat luar biasa dari masyarakat pelaku usaha budi daya di sini yang menunjukkan geliat keekonomian dari subsektor perikanan budi daya sangat menjanjikan khususnya untuk komoditas rumput laut, yang saat ini harga jual di level pembudi daya mencapai Rp33 ribu/kilogram,” kata Tebe, sapaan akrab Tb Haeru.

Desa budi daya rumput laut ini, dibangun oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Sedangkan ekosistem dan industri bisnisnya dibangun oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Takalar. Proyek budi daya perikanan di sektor rumput laut ini menang bentuk sinergi dan kolaborasi antara KKP dengan Pemda untuk memajukan perekonomian di Takalar.

Ia mengutarakan harapannya agar pembudi daya dapat memajukan usaha budi daya yang digeluti, seperti dengan melakukan studi banding ke lokasi budidaya lain yang lebih maju agar dapat membawa pulang ilmu dan diterapkan di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Takalar.

Baca Juga  Perkuat Budidaya Perikanan, Unair Siap Produksi Massal Artemia dan Garam Bersamaan

“Kami juga minta jajaran baik di pemerintah daerah hingga masyarakat agar dapat memastikan semua segmen usaha dapat diaktifkan. Kalau hari ini masih menjual rumput laut kering, ke depan harus bisa ada nilai tambah dari sisi hilir seperti pengolahan,” paparnya.

Menurut data Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Takalar, Desa Laikang memiliki potensi luas area usaha budidaya sebesar lebih kurang 10 ribu hektare dengan luas areal yang telah diusahakan sebesar 3.773 hektare.

Produksi budidaya rumput laut di Desa Laikang pada tahun 2021 menyentuh 195.399,03 ton atau sekitar 32 persen dari total produksi rumput laut Kabupaten Takalar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, Sulkaf S. Latief berkata bahwa Sulawesi Selatan menjadi salah satu produsen terbesar perikanan budi daya nasional, bahkan Sulawesi Selatan menjadi produsen nomor satu untuk komoditas udang dan rumput laut.

Khusus untuk rumput laut jenis Eucheuma cottonii, lanjutnya, Kabupaten Takalar menjadi produsen nomor satu di Sulawesi Selatan.

Oleh karena itu, ujar dia, menjadi langkah tepat untuk KKP dalam menetapkan kampung perikanan budi daya rumput laut di Sulawesi Selatan khususnya di Kabupaten Takalar.

Sementara itu Kepala BPBAP (Balai Perikanan Budidaya Air Payau) Takalar, Nur Muflich Juniyanto menyatakan ketersediaan bibit rumput laut bermutu secara berkesinambungan merupakan tantangan yang dihadapi oleh pihaknya di sisi hulu.

Baca Juga  KKP : Melalui Sertipikasi Hak Atas Tanah Diharap dapat Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak

“BPBAP Takalar terus berusaha mengembangkan teknologi untuk meningkatkan produktivitas maupun produksi bibit rumput laut sedini mungkin dan secara luas melalui teknologi seperti metode kultur jaringan maupun spora yang hasilnya sudah mulai didiseminasikan kepada masyarakat,” ungkap Juniyanto. (fat)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Budi daya rumput laut Kabupaten Takalar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)

Berita Lainnya

Bersih-Bersih Pantai Teleng Ria Pacitan, KKP Kumpulkan 1,4 Ton Sampah

3 Juli 2022

Keren, KUD Mino Saroyo Cilacap jadi Role Model Korporasi Petani Nelayan

24 April 2022

Tetapkan Lombok Timur sebagai Kampung Lobster, KKP Resmikan Dusun Telong Elong Salah Satu Kampung Budidaya

28 Maret 2022

Penyelesaian Rencana Zonasi 12 Wilayah Laut antar Wilayah Ditargetkan Selesai di 2024

22 Maret 2022

Perkuat Budidaya Perikanan, Unair Siap Produksi Massal Artemia dan Garam Bersamaan

20 Maret 2022

Turun Langsung Bersihkan Sampah, Menteri Kelautan dan Perikanan Ajak Warga Jaga Kesehatan Laut

9 Maret 2022

Tak Punya PKKPRL, Kapal Penambang Pasir Timah di Perairan Bangka Diperiksa KKP

26 Februari 2022

Pastikan Penangkapan Ikan Terukur, KKP Berlakukan Sanksi untuk Kapal Cantrang yang Beroperasi

17 Januari 2022

KKP : Melalui Sertipikasi Hak Atas Tanah Diharap dapat Meningkatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak

10 September 2021
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.