Jakarta (www.pilar.id/) – Meski memiliki 10 pemain asing yang menjadi motor penggerak di Super League 2025/2026, pelatih Persija Jakarta Mauricio Souza menegaskan bahwa pemain lokal tetap menjadi fondasi utama tim Macan Kemayoran.
Menurut Mauricio, kekuatan Persija dibangun dari perpaduan pengalaman para pemain senior dan semangat para talenta muda hasil pembinaan klub.
Nama-nama berpengalaman seperti Rizky Ridho, Hanif Sjahbandi, Hansamu Yama, Witan Sulaeman, hingga kiper Andritany Ardhiyasa menjadi pilar yang berpadu dengan 13 pemain muda jebolan akademi Persija.
Lima di antaranya adalah talenta yang baru menembus skuad utama musim ini: Arlyansyah Abdulmanan, Figo Dennis Saputrananto, Muhammad Baihaqi Rifai, Jehan Pahlevi, dan Irham Nadzhofa. Mereka bergabung dengan deretan pemain muda yang lebih dulu lahir dari pembinaan Persija, seperti Hafizh Rizkianur, Ilham Rio Fahmi, Alfriyanto Nico, Dia Syayid, Alwi Fadillah, Dony Tri Pamungkas, Aditya Warman, Rayhan Hannan, dan Zahaby Gholy.
“Level pemain lokal di sini sangat bagus. Tapi kami harus melihat di mana para pemain bisa masuk ke skema tim,” ujar Mauricio, dikutip dari laman official Persija Jakarta.
“Misalnya, masuk Dony Tri (Pamungkas), keluar Alan (Cardoso). Mungkin saja suatu saat mereka bermain bersama. Semua pemain saat ini sedang dalam performa bagus dan akan mendapat kesempatan,” tambahnya.
Salah satu pemain muda yang mencuri perhatian di awal musim adalah Arlyansyah Abdulmanan. Jebolan Elite Pro Academy (EPA) Persija U-18 dan U-20 itu menjalani debut saat Persija menghadapi Arema FC pada 10 Agustus 2025. Bermain selama 84 menit, ia sukses mencatatkan satu assist dan tampil impresif.
“Dia (Arlyansyah) bekerja dengan sangat baik. Dia pemain yang berani, meski masih sangat muda. Tentu, masih banyak yang bisa ia tingkatkan, tapi saya sangat senang dengan penampilannya. Dia bisa membantu kami dalam banyak hal di pertandingan,” ungkap Mauricio, yang memuji Arlyansyah sebagai Young Player of The Week.
Dengan kombinasi pemain asing berkualitas dan fondasi kuat dari talenta lokal, Persija optimistis bersaing di papan atas Super League 2025/2026. (mad/hdl)









