Jakarta (pilar.id) – Dalam rangka melestarikan tanaman perkebunan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Gorontalo akan mendistribusikan 10 ribu benih kelapa jenis Molowahu. Tanaman ini merupakan jenis kelapa khas dari Molowahu.
Pemililihan jenis Kelapa Molowahu ini bukan tanpa alasan. Sebab, varietas lokal ini dikenal memiliki produktifitas tinggi dan musim panennya dinilai lebih cepat dibandingkan jenis kelapa lain.
Hanya dibutuhkan waktu empat hingga lima tahun untuk Kelapa Molowahu bisa berbunga. Di usia lima hingga enam tahun, kelapa ini kemudian sudah bisa mencapai umur panen pertama.
Keunggulan lainnya dari Kelapa Molowahu adalah jumlah tandannya yang rimbun. Dalam sekali musim panen, satu pohon Kelapa Molowahu bisa memproduksi hingga 13 tandan kelapa.
Keunggulan-keunggulan ini lah yang menjadi alasan kenapa BPTP Gorontalo memilihi jenis Molowahu untuk dikembangkan dan didistribusikan ke petani. 10 ribu benih kelapa tersebut nantinya akan dibagikan ke beberapa kelompok tani yang ada di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo.
Sehingga, bisa membantu meningkatkan dan mendorong perekonomian petani. Selain itu, pemberian benih kelapa ini juga dimaksudkan untuk mencegah terjadinya erosi. Sebab, kelapa-kelapa ini nantinya akan ditanam di lahan miring.
“Benih kelapa ini berjumlah 10.000 dan diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Anggrek,” ujar Sumarni.
Kepala BPTP Gorontalo, Sumarni Panikkai di Gorontalo, Kamis, mengatakan program itu merupakan kerja sama Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya dan BPTP Gorontalo.
“Benih kelapa ini berjumlah 10.000 dan diserahkan kepada kelompok tani di Kecamatan Anggrek,” ujar Kepala BPTP Gorontalo, Sumarni Panikkai di Gorontalo, Kamis (26/5/2022).
Sumarni juga menjelaskan bahwa program ini, dapat terlaksana berkat kerja sama antara BPTP Gorontali dengan Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (BBP2TP) Surabaya.
Selain keunggulan di bidang produktifitas, Kelapa Molowahu ini juga memiliki keunggulan lain dengan mampu bertahan di kondisi kekeringan hingga sembilan bulan. Buahnya sendiri, memiliki ciri warna hijau kekuningan, merah kecoklatan dan hijau dengan bentuk bulat.
Dengan keunggulan yang dimiliki, varietas kelapa Molowahu mampu menarik banyak permintaan dari beberapa daerah, seperti Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara hingga Kalimantan. (fat)

