Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia
  • Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru
  • Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Perokok di Indonesia Bertambah 2,1 Juta Orang Selama Covid-19, Alasannya Bikin Miris

Perokok di Indonesia Bertambah 2,1 Juta Orang Selama Covid-19, Alasannya Bikin Miris

Peristiwa Herry Supriyatna1 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi - rokok (Foto: Marc Schaefer, unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Direktur Lembaga Riset Institute For Demographic and Poverty Studies, Yusuf Wibisono melihat, krisis tidak mampu membuat perokok berhenti mengkonsumsi produk olahan tembakau tersebut, bahkan jumlah perokok secara nasional meningkat selama pandemi.

“Antara 2019 -2021, jumlah perokok bertambah hingga 2,1 juta jiwa. Dari 57,2 juta jiwa pada 2019 menjadi 59,3 juta jiwa dengan total konsumsi rokok secara nasional mencapai 248,7 Miliar batang pada tahun 2021,” kata Yusuf dalam keterangan tertulisnya pada Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS), Selasa (31/5/2022).

Yusuf menambahkan, lebih dari 80 persen perokok berada di Jawa dan Sumatera, konsumsi rokok tertinggi didominasi Jawa, yaitu 130,5 miliar batang rokok per tahun dengan 34,9 juta perokok, diikuti Sumatera 64,7 miliar batang dengan 12,8 juta perokok.

Yang mengkhawatirkan, lebih dari 92 persen perokok terkategori perokok berat, yaitu merokok setiap hari dan Konsumsi rata-rata rokok per orang mencapai 11,5 batang per hari.

Yusuf melihat, terdapat pola spasial antara perilaku merokok dan kemiskinan. Wilayah dengan jumlah penduduk miskin terbesar juga adalah wilayah dengan jumlah perokok tertinggi.

“Kantong perokok nasional pada 2021 tercatat adalah wilayah padat penduduk Jawa, antara lain Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Garut dan Kabupaten Cianjur. Secara menarik, daerah-daerah ini tercatat juga merupakan kantong kemiskinan nasional,” ujarnya.

Baca Juga  Jumlah Perokok Aktif naik 8 Juta Orang di Tengah Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia

Rokok telah menjadi salah satu rantai terpenting kemiskinan dan kesenjangan ekonomi di Indonesia kontemporer. Terdapat bukti yang semakin berlimpah bahwa produk adiktif ini berperan signifikan dalam menurunkan tingkat kesehatan, produktivitas dan penghasilan sebagian besar penduduk.

Pengeluaran rumah tangga untuk rokok sangat signifikan. Sepanjang 2021, 1,4 juta perokok Kabupaten Bogor menghabiskan Rp 5,9 triliun untuk membeli rokok, diikuti 885 ribu perokok Kabupaten Tangerang (Rp 4,7 triliun) dan 1 juta perokok Kabupaten Bandung (Rp 4,0 triliun),” ungkap Yusuf.

Yusuf menambahkan, risiko keterpaparan asap rokok bagi masyarakat yang tinggal di dalam rumah perokok secara umum sangat tinggi. Resiko tertinggi dialami oleh anggota keluarga perokok yang tinggal di rumah perokok yang sempit. Risiko besar dari terpapar asap rokok karena tinggal di rumah perokok yang luasnya kurang dari 7,2 M2 per kapita, dialami oleh 19,6 juta orang.

“Masyarakat dengan resiko tinggi terpapar asap rokok karena tinggal di rumah perokok yang sempit ini banyak ditemui di wilayah perkotaan seperti Kota Bandung, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kota Surabaya,” ucap Yusuf.

Secara keseluruhan, 59,3 juta perokok Indonesia berpotensi menjadi sumber paparan asap rokok bagi anggota keluarga mereka. IDEAS meperkirakan sebanyak 185,2 juta anggota keluarga perokok berpotensi terpapar asap rokok.

“Dengan kata lain, nyaris seluruh masyarakat Indonesia terancam oleh rokok, baik secara langsung dengan menjadi perokok aktif maupun secara tidak langsung dengan menjadi perokok pasif,” tutur Yusuf.

Baca Juga  Miris! 7,8 Juta Perokok Miskin Alami Kerawanan Pangan hingga Kelaparan

Rokok menyebabkan berbagai penyakit berbahaya seperti kanker paru, stroke, dan jantung koroner. Penyakit terkait rokok ini muncul puluhan tahun setelah perilaku merokok dimulai, sehingga epidemi terkait tembakau dan kematian yang menyertainya akan terus meningkat di masa depan. Yusuf menyesalkan, hingga kini Indonesia belum meratifikasi framework convention on tobacco control (FCTC).

“Regulasi pengendalian tembakau di Indonesia adalah sangat lemah, dimana harga rokok adalah terjangkau, kebebasan iklan yang permisif, distribusi penjualan yang masif serta rendahnya penegakan kawasan bebas asap rokok, telah menjadikan Indonesia sebagai pasar rokok terbesar ke-tiga di dunia,” tutup Yusuf. (her/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Hari tanpa tembakau sedunia statistik perokok

Berita Lainnya

Miris! 7,8 Juta Perokok Miskin Alami Kerawanan Pangan hingga Kelaparan

1 Juni 2022

Jumlah Perokok Aktif naik 8 Juta Orang di Tengah Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia

31 Mei 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya

Danantara Tetapkan Delapan Mitra PSEL Batch II, Percepat Proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi di Indonesia

21 Juli 2026
Maxim menggelar Zumba Akbar di Taman Bungkul Surabaya pada 26 Juli 2026 dengan target 3.000 peserta, doorprize menarik, dan berbagai aktivitas seru.

Maxim Gelar Zumba Akbar di Surabaya, Targetkan 3.000 Peserta dengan Doorprize dan Beragam Aktivitas Seru

21 Juli 2026
Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi meminta pejabat fungsional bekerja berintegritas dan berorientasi pada manfaat nyata agar masyarakat memperoleh pekerjaan layak.

Sekjen Kemnaker Cris Kuntadi Tekankan Pejabat Fungsional Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

21 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.