Surabaya (pilar.id) – Setelah tertunda selama dua tahun, film layar lebar Satria Dewa: Gatotkaca resmi dirilis hari ini, Kamis (9/6/2022). Film yang mengusung aksi petualangan ini dibintangi oleh sejumlah bintang tanah air, seperti Rizky Nazar, Yasmin Napper, Axel Matthew Thomas dan sejumlah selebriti lainnya.
Film ini diproduseri oleh Celerina Judisari dan ditulis oleh Rahabi Mandra berdasar tokoh pewayangan yakni Gatotkaca. Berikisah tentang sejarah pewayangan, film Satria Dewa: Gatotkaca merupakan besutan dari sutradara Hanung Bramantyo.
Film ini kabarnya akan menjadi karakter pembuka dalam Jagat Satria Dewa karya Satria Dewa Studio. Film ini nantinya banyak diwarnai visual effect yang dikerjakan oleh Lumine Studio. Lumine sendiri telah berpengalaman dalam proyek film animasi berskala hingga internasional.
Satria Dewa Gatotkaca mengisahkan tentang perjalanan hidup seseorang bernama Yudha yang diperankan oleh Rizky Nazar, dirinya merupakan putra dari pasangan suami istri Arimbi dan Pandega yang memiliki kehidupan cukup sulit.
Diketahui belakangan ini ternyata Yudha merupakan seseorang yang memiliki titisan langsung dari kesatria Gatotkaca asli yang hidup dari tahun lalu dan berasal dari klan Pandawa. Mengetahui hal tersebut, Yudha pun mencari tahu tentang kekuatan serta keistimewaan yang ia miliki.
Yuda memiliki kemampuan yang berbeda sejak kecil, hal ini karena Ibunya yang diperankan Sigi Wimala mengajarinya dengan cara yang berbeda.
Hingga bertumbuh dewasa, Yuda menemukan sebuah fakta jika kisah Pandawa dan Kurawa adalah benar adanya. Yudha merupakan seseorang yang memiliki titisan langsung dari kesatria Gatotkaca asli yang hidup dari tahun lalu dan berasal dari klan Pandawa.
Mengetahui hal tersebut, Yudha pun mencari tahu tentang kekuatan serta keistimewaan yang ia miliki. Ia menemukan sebuah fakta jika kisah Pandawa dan Kurawa adalah benar adanya.
Suatu hari Yudha menemukan sebuah medali yang terpendam tanah, yang ternyata merupakan medali Brajamusti. Medali itu mampu memberikan kekuatan dengan mengubah otot dan tulang menjadi besi namun hanya bisa terjadi kepada pewaris yang memiliki gen spesial.
Suatu hari, ibu Yudha diculik oleh seseorang yang misterius dihadapan Yudha. Sosok ini memerintahkan beberapa pengikutnya untuk mengambil paksa barang berharga milik Gatotkaca yang digunakan untuk membuka gerbang penjara Aswatama.
Mereka berambisi untuk membalas dendam dengan menghabisi seluruh keturunan dari Pandawa seperti halnya dahulu Pandawa yang menghabisi 100 Kurawa dalam perang Bharatayuda. Mengetahui hal tersebut, Yudha pun mempersiapkan kekuatannya untuk melawan sisa-sisa prajurit Kurawa yang masih hidup di bumi dan menghancurkannya. (feb/hdl)










