Jakarta (pilar.id) – Komisi VIII DPR RI menyayangkan pelayanan haji 2022 yang tak sebanding dengan tingginya biaya yang telah dibayarkan jamaah. Sebab, kualitas dari pelayanan yang disediakan oleh otoritas Arab Saudi tidak memenuhi standar.
Pada layanan katering, misalnya, harga seporsi makanan dengan menu lauk sederhana yang terdiri dari nasi ditambah dua jenis lauk justru dibanderol dengan harga 18 SAR atau setara dengan Rp72 ribu. “Sehingga kami nilai harga tersebut terlalu mahal,” ujar anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf, Selasa (5/6/2022).
Selain harga per porsinya yang dinilai terlampau mahal, kualitas dari makanan tersebut juga mengkhawatirkan untuk dikonsumsi jamaah haji. Komisi VIII DPR bahkan mendapati banyak makanan yang disediakan untuk jamaah dalam kondisi basi. Akibatnya, sebagian jamaah yang terlanjur mengkonsumsi makanan tersebut, mengeluhkan sakit perut.
Bukhori juga mengaku kecewa dengan rendahnya kualitas sarana dan prasarana (sarpras) lain yang disediakan untuk mendukung kenyamanan jamaah selama menunaikan ibadah haji. Padahal, menurutnya, otoritas Arab Saudi sebelumnya telah menjanjikan bahwa dengan kenaikan biaya khidmat masyair akan berdampak pada perbaikan kualitas sejumlah komponen sarpras bagi jamaah.
“Kasur yang diperuntukkan bagi jamaah untuk beristirahat juga tidak memadai karena ukurannya yang sangat kecil dan tidak sepadan dengan besarnya biaya masyair yang telah dibayarkan,” jelasnya.
Politikus PKS ini mendesak pemerintah Indonesia segera melayangkan surat keberatan kepada pemerintah Arab Saudi. Pasalnya, otoritas Arab Saudi secara sepihak menetapkan harga khidmat masyair di luar kontrak yang sudah diteken.
“Apalagi di lapangan menunjukkan, apa yang telah mereka janjikan sebelumnya pada realitanya jauh dari harapan,” tegasnya.
Selain itu, Bukhori mendesak pemerintah Indonesia menegosiasikan ulang tentang harga khidmat masyair untuk penyelenggaraan haji pada tahun mendatang. Jangan sampai, lanjut dia, ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab bermain-main dalam hal ini. (ach/hdl)









