Jakarta (pilar.id) – Hobi mendaki atau camping gunung belakangan menjadi populer di kalangan anak muda hingga orang tua. Terlebih, sejak wabah Covid-19 melanda Indonesia, aktivitas pendakian mulai marak.
Banyak alasan orang melakukan camping di gunung, mulai dari ingin memaknai setiap detik waktu yang biasanya terbuang begitu cepat, berinteraksi di alam liar secara langsung, hingga berbagi kesenangan bersama komunitas yang positif. Namun, yang jelas sebelum mendaki gunung harus menyiapkan berbagai keperluan terlebih dahulu.
Marketing Communication PT Dhaulagiri Indo Raya Banu berbagi tips agar camping kamu tetap nyaman, meskipun berada di alam liar. Hal pertama yang harus kamu siapkan adalah membuat sleeping system.
Banu menjelaskan, dalam sleeping system terdapat beberapa perlengkapan yang harus dimiliki setiap individu, mulai dari matras, sleeping bag, dan jaket hangat. “Lalu ada emergency blanket. Jadi itu kayak buat antisipasi kalau kita dalam kedinginan yang sangat dingin. Itu wajib banget punya, wajib banget dibawa,” ungkap Banu kepada Pilar.id, di Jakarta, Minggu (17/7/2022).
Berikutnya menyangkut soal logistik yang cukup, tidak berlebihan maupun kekurangan. Pendaki juga diwajibkan memiliki peralatan emergency SOS atau outdoor survival kit. “Ya obat-obatan, lalu alat seperti gunting, pisau, itu buat bertahan hidup,” urai Banu.
Banu juga menyarankan untuk membawa perlengkapan pribadi pendukung seperti trekking pole dan jas hujan. “Itu sih penting banget. Itu sudah paling standar sekali,” jelasnya.
Selain itu, peralatan penting yang tak boleh ketinggalan adalah tenda apabila ingin berkemah di alam liar. Banu mengatakan, sebelum membeli tenda, harus disesuaikan kepada kebutuhan dan ketepatannya. Tenda untuk naik gunung, biasanya lebih kecil dibanding untuk berkemah di tempat lain, seperti pinggiran sungai.
“Kalau saya pendaki gunung, saya harus meminimalisir storage saya. Maksudnya, bawa tas nggak usah berat-berat. Tendanya nggak usah yang gede-gede. Berarti saya harus cari tenda yang frame-nya bukan fiber, tapi alumunium dan memiliki double layer,” tutupnya. (ach/din)

