Kediri (pilar.id) – Dalam upaya untuk memudahkan masyarakat yang ada di Kota Kediri, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Kediri melakukan langkah inovatif dengan upaya jemput bola.
Mereka mengirimkan secara langsung akta kematian ke rumah-rumah warga. Sehingga, pihak keluarga yang ditinggalkan tidak lagi perlu mengurus sendiri ke kantor Dispendukcapil.
Kepala Dispendukcapil Kota Kediri, Syamsul Bahri mengemukakan hingga kini kepemilikan akta kematian di Kota Kediri secara keseluruhan sudah mencapai angka 70 persen.
“Dispendukcapil Kota Kediri terus berusaha untuk meningkatkan capaian salah satunya dengan metode jemput bola ini. Saat ini, capaiannya sudah mencapai angka 70 persen,” katanya di Kediri, Senin (22/8/2022).
Salah satu keluarga yang didatangi adalah almarhum Nurhadi di Kelurahan Bandarkidul, Kota Kediri. Petugas Dispendukcapil Kota Kediri mengirimkan secara langsung akta kematian kepada keluarganya.
Ia menyebut, anggota keluarga dari almarhum sebelumnya telah mengurus data-data yang diperlukan. Data itu sudah dikumpulkan melalui kelurahan seperti surat keterangan kematian, fotokopi KTP dan KK.
“Alhamdulillah aktanya sudah jadi, terus kami antarkan langsung kepada keluarga almarhum,” kata Syamsul Bahri.
Ia mengemukakan, kegiatan ini bagian dari layanan yang diberikan Dispendukcapil Kota Kediri untuk warga.
Selain itu, layanan ini sekaligus merespon surat dari Ditjen Dukcapil Kemendagri pada September 2021 supaya melakukan percepatan pelayanan akta kematian akibat COVID-19 yang belum sempat diurus oleh keluarga yang bersangkutan.
“Tidak hanya menyerahkan akta kematian saja, kami juga edukasi kepada masyarakat penting akta kematian ini. Karena masih banyak masyarakat yang belum begitu memahami tentang fungsi dari akta kematian ini,” kata dia.
Menurut dia, fungsi dari akta itu penting, seperti jika anak almarhum atau almarhumah ingin daftar polisi/TNI saat pemberkasan perlu akta kematian.
“Kemudian saat melakukan pernikahan, dan sebagainya. Untuk itu kami juga wanti-wanti kepada masyarakat supaya dokumen itu dijaga dengan baik supaya tidak rusak atau hilang,” kata Syamsul Bahri.
Sementara itu, istri almarhum Nurhadi mengucapkan terimakasih atas pelayanan yang diberikan. Layanan ini mempermudah dirinya untuk mengurus berbagai macam surat penting lainnya.
“Alhamdulillah terimakasih banyak atas pelayanan ini, sangat memudahkan masyarakat,” kata ,” kata ibu dua orang anak tersebut.
Petugas juga langsung menyerahkan akta itu kepada yang bersangkutan dan diharapkan untuk selalu dijaga. (fat)

