Jakarta (pilar.id) – Beberapa kali mendapatkan penolakan dari Leicester City, Chelsea tetap tak menyerah. Mereka selalu datang lagi dengan penawaran yang lebih tinggi untuk mendapatkan bek tengah Wesley Fofana.
Setelah melalui negosiasi yang cukup alot, Leicester City akhirnya dikabarkan mulai melunak dengan penawaran terbaru Chelsea sebesar 70 juta Poundsterling atau setara Rp1,2 triliun.
Nilai tersebut masih belum termasuk beberapa klusul bonus yang ditawarkan kepada Leicester untuk bisa merekrut Fofana. Di sisi lain, Fofana dikabarkan sudah mencapai kesepakatan dengan Chelsea. Apalagi, di dua pertandingan terakhir, Fofana tidak dimainkan oleh Brendan Rogers karena dinilai tidak fokus.
Meski begitu, saat ini kedua klub masih bernegosiasi menentukan rincian struktur pembayaran nilai transfer Fofana serta ketentuan klausul-klausul tambahan.
Laporan yang sama meyakini Chelsea mempersiapkan total dana tak lebih dari 75 juta poundsterling (sekira Rp1,3 triliun) sementara kesepatan personal antara klub dengan Fofana diyakini bakal berjalan mulus.
Kabar kesepakatan ini jelas membuat Leicester harus bergerak cepat mencari pengganti Fofana, mengingat tenggat bursa transfer musim panas kian dekat.
Sebelumnya tiga tawaran Chelsea untuk Fofana telah ditolak oleh Leicester, namun pada akhirnya The Blues mampu meyakinkan tim asuhan Brendan Rodgers tersebut untuk melepas pemain berusia 21 tahun itu.
Chelsea berupaya untuk mendatangkan bek anyar dikarenakan mereka kehilangan Antonio Rudiger dan Andreas Christensen pada bursa transfer musim panas ini setelah keduanya memilih hengkang dari Stamford Bridge ketika kontraknya habis akhir Juni lalu.
Sejauh ini skuad asuhan Thomas Tuchel baru mendatangkan satu pemain belakang yaitu Kalidou Koulibaly dari Napoli dengan biaya mencapai 38 juta euro (sekira Rp571 miliar) disertai klausul tambahan dengan kontrak berdurasi empat tahun.
Fofana didatangkan oleh Leicester dari klub Liga Prancis AS Saint-Etienne pada musim panas 2020 dengan biaya transfer mencapai 35 juta euro.
Fofana menghabiskan lebih dari separuh musim 2021-22 menjalani proses pemulihan pascaoperasi karena cedera patah tulang betis yang dideritanya sejak Agustus 2021.
Pemain kelahiran Marseille itu baru bisa merumput lagi per Maret 2021 dan hanya mencatatkan 11 penampilan sepanjang musim 2021-22. (fat)






