West Bromwich (www.pilar.id/) – Leicester City akan menghadapi laga penting di kandang West Bromwich Albion pada Jumat malam. Manajer Martí Cifuentes menegaskan timnya harus tampil dengan kepribadian dan kualitas jika ingin membawa pulang tiga poin dari The Hawthorns.
Saat ini, Leicester City berada di posisi keempat klasemen setelah hasil imbang beruntun melawan Oxford United dan Coventry City. Cifuentes menyebut timnya harus segera mengubah performa menjadi kemenangan agar bisa menjaga konsistensi di papan atas.
“Pertandingan di Championship selalu sulit. West Brom adalah tim kuat dengan manajer bagus, apalagi jika bermain di kandang sendiri. Kami harus tampil dengan performa terbaik untuk bisa meraih tiga poin,” ujar Cifuentes dalam konferensi pers, Rabu (24/9).
Ia menambahkan, hasil imbang di dua laga terakhir memang bukan yang terburuk, namun bukan pula hasil yang diharapkan. “Melawan Oxford, dengan 10 pemain, hasil imbang masih bisa dimaklumi. Tapi ketika bermain di kandang, kami harusnya bisa menang. Kami menciptakan banyak peluang, tapi kurang tajam. Sekarang saatnya memperbaiki itu,” tegasnya.
Pentingnya Konsistensi dan Mentalitas Menang
Cifuentes menekankan bahwa kualitas permainan harus dibarengi dengan kebiasaan meraih kemenangan. Menurutnya, tim besar bisa tetap menang meski bermain di bawah performa terbaik.
“Yang penting adalah membiasakan diri untuk menang. Kami sudah pernah melakukannya, seperti saat melawan Charlton, meski tidak bermain bagus tapi tetap meraih tiga poin. Itulah bagian dari Championship,” jelasnya.
Pelatih asal Spanyol itu juga menyatakan keyakinannya pada skuad yang dimiliki. “Saya tahu ada kualitas di tim ini. Tugas saya adalah memaksimalkan potensi mereka,” katanya.
Peran Pemain Akademi
Selain itu, Cifuentes menyoroti kontribusi pemain akademi Leicester yang dinilainya memberi energi tambahan bagi tim. Dua pemain muda, Luke Thomas dan Louis Page, baru saja memperpanjang kontrak mereka bersama klub.
“Pemain akademi punya keunggulan dalam memahami klub dan menunjukkan dedikasi tinggi. Luke sangat konsisten dan salah satu pemain terbaik sejak saya datang. Sementara Louis adalah talenta besar dan punya sikap yang sangat baik, baik di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Cifuentes.
Ia berharap kontribusi pemain akademi akan semakin memperkuat karakter Leicester City musim ini. “Mereka bukan hanya berbakat, tetapi juga mencerminkan identitas klub. Mudah-mudahan akan ada lebih banyak pemain akademi yang naik ke tim utama,” tutupnya. (wid)









