Jakarta (pilar.id) – Diumumkan secara virtual dalam rangkaian 40th ASEAN Minister on Energy Meeting (AMEM) and ASEAN Energy Business Forum di Kamboj, Indonesia memborong sebanyak 10 penghargaan dari berbagai kategori pada ajang ASEAN Energy Awards (AEA) 2022, Kamis (15/9/2022).
“Selamat kepada semua pemenang di atas yang luar biasa di tahun ini. Pertahankan prestasi ini dan terus bekerja dengan baik,” ungkap Menteri ESDM Arifin Tasrif, dikutip dari laman Kementerian ESDM di Jakarta, Jumat (16/9/2022).
Dijelaskannya, keberhasilan ini merupakan bukti komitmen Indonesia melaksanakan praktik-praktik efisiensi dan konservasi energi, demi mencapai target penurunan emisi.
“Penghargaan energi ASEAN sebagai upaya mendorong dan pengakuan atas partisipasi ragam sektor dalam pengembangan energi kawasan,” tegas Menteri ESDM.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi mengatakan pada tahun ini Gedung BPH Migas Kementerian ESDM menjadi pemenang kategori Manajemen Energi Bangunan Gedung. “Penghargaan ini memberikan perhatian kepada pemerintah dalam pengelolaan gedung berbasis manajemen energi,” papar Agung.
Ia mengharapkan peraihan ini mendorong partisipasi-gedung di lingkungan Kementerian ESDM di tahun-tahun berikutnya.
Adapun rincian penghargaan pemenang ASEAN Energy Award 2022 adalah:
Winner
1. BPH Migas Building, Pemenang, subkategori Small and Medium Building, kategori Energy Management in Buildings and Industries.
2. Graha CIMB Niaga, Pemenang, subkategori Bangunan Retrofitted , kategori Bangunan Hemat Energi.
3. PT Denso Indonesia, Pemenang, subkategori Small and Medium Industries, kategori Energy Management in Buildings and Industries.
4. PT Indonesia Power Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu OMU, Pemenang, subkategori Special Submission, kategori Energy Management in Buildings and Industries.
Juara 1
1. BSD Green Office Park 1, Juara 1, subkategori Gedung Baru dan Eksisting, kategori Gedung Hemat Energi.
2. Scientia Business Park, Juara 1, subkategori Large Building, kategori Green Buliding.
Juara 2
1. Telkom Landmark Tower 2, 2nd Runner Up, subkategori New and Existing Building, kategori Energy Efficient Buliding.
2. Graha Telkom Property, 2nd Runner Up, subkategori Small and Medium Building, kategori Energy Management in Buildings and Industries.
3. Grha Unilever, 2nd Runner Up, subkategori Large Building, kategori Energy Management in Buildings and Industries.
4. PT Solusi Bangun Indonesia, Juara 2, subkategori Industri Besar, kategori Manajemen Energi pada Bangunan dan Industri.
Pada 2022 Indonesia mengirimkan 13 proposal peserta yang merupakan para pemenang Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi 2021. Sebelum mengirimkan proposal, peserta mendapatkan pendampingan intensif tim teknis Kementerian ESDM.
Proses seleksi dan sejak seluruh AEA disaring dari puluhan kandidat negara ASEAN yang ditetapkan melalui penjurian pada April 2022.
AEA merupakan kegiatan tahunan 2000 yang diselenggarakan ASEAN Center for Energy (ACE) Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE). AEA terbagi menjadi tiga kategori yaitu ASEAN Coal Awards, ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards, dan ASEAN Renewable Energy Project Awards.
ASEAN Energy Efficiency and Conservation Best Practices Awards terdiri atas tiga subkategori yaitu Energy Efficient Buildings and Green Buildings yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang efisiensi energi di gedung dan mendorong partisipasi sektor swasta; Zero Energy Building (ZEB) untuk mendorong pergerakan ZEB dan mendukung implementasi ZEB serta evaluasi penerapan ZEB dalam penurunan emisi CO2; dan Energy Management in Buildings and Industries untuk mempromosikan dan menyebarluaskan praktik terbaik dalam manajemen energi yang ditunjukkan atau diterapkan di gedung dan industri. (din/antara)

