Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung
  • Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an
  • Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi
  • Universitas Paramadina dan Komisi X DPR RI Bahas Transformasi Pendidikan Nasional di Era AI
  • Gubernur Khofifah Lesehan Bareng Ribuan Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Grahadi
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Ekonom: Masih Ada Ruang Kenaikan Suku Bunga Hingga Akhir Tahun

Ekonom: Masih Ada Ruang Kenaikan Suku Bunga Hingga Akhir Tahun

Ekonomi Herry Supriyatna23 September 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Uang pecahan 100.000 rupiah Indonesia terlihat melalui kaca pembesar di antara mata uang Asia Tenggara lainnya. ( foto : Antara)

Jakarta (pilar.id) – Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DDR) sebesar 0,50 basis poin (bps) menjadi 4,25 persen pada September 2022. Kenaikan suku bunga diprediksi bakal terjadi lagi hingga akhir tahun.

Hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) juga menaikkan suku bunga Deposit Facility sebesar 50 bps menjadi 3,50 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 50 bps menjadi 5,00 persen.

Menanggapi kenaikan suku bunga tersebut, Analis Utama Ekonomi Politik Laboratorium Indonesia 2045 (LAB45), Reyhan Noor mengatakan, meski cukup agresif, kenaikan ini disebut masih dalam rentang yang wajar.

“Kenaikan suku bunga sebesar 50 bps cukup mengagetkan meskipun masih dalam rentang yang wajar,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat  (23/9/2022).

Reyhan menjelaskan, kebijakan BI untuk menaikkan suku bunga sudah tepat mengingat Bank Sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve juga menaikkan suku bunganya.

BI, lanjutnya, pun tidak sendiri dalam menaikkan suku bunga. Beberapa bank sentral negara lain seperti Filipina, Inggris, dan Eropa pun juga melakukan kebijakan yang sama.

“Menurut saya, kebijakan ini sudah tepat mengingat inflasi domestik yang sudah dapat dipastikan meningkat akibat kenaikan harga BBM pada awal bulan lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, ruang kenaikan suku bunga masih cukup terbuka lebar ke depannya. Hal ini terlihat dari kebijakan BI yang tidak langsung menaikkan suku bunga pada saat The Fed menyesuaikan suku bunga pada tahun ini.

Baca Juga  BI Catat Pertumbuhan Likuiditas Perekonomian Desember 2021 Dipengaruhi Ekspansi Keuangan

Melihat keadaan ekonomi saat ini, ia memproyeksi BI bisa menaikkan suku bunganya di sisa akhir tahun ini. “Kemungkinan akan ada satu atau dua kenaikan suku bunga hingga akhir tahun ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, kenaikan suku bunga juga dinilai  berfungsi untuk mengelola ekspektasi masyarakat ke depan. Ekspektasi ini termasuk rencana pembelian barang dan jasa di masa depan.

Dengan adanya kenaikan suku bunga, kata Reyhan, masyarakat akan berpikir dua kali untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu, permintaan akan berkurang yang pada akhirnya mempengaruhi harga agar tidak terlalu naik signifikan.

Namun demikian, ia berpandangan harga barang dan jasa yang tinggi tidak serta merta dapat langsung turun karena kenaikan harga bukan karena faktor permintaan yang meningkat.

“Hal ini disebabkan oleh kenaikan harga sebenarnya terjadi bukan karena permintaan yang meningkat melainkan masalah eksternal yang menyebabkan adanya disrupsi supply sejak pandemi covid-19,” ujar Reyhan.

Reyhan menerangkan, kenaikan suku bunga tentunya tidak hanya ditujukan untuk meredam inflasi, melainkan juga bertujuan untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Dalam konteks meredam inflasi, kenaikan suku bunga akan mempengaruhi ekspektasi konsumen sehingga berpotensi mempengaruhi konsumsi dan pada akhirnya pertumbuhan ekonomi.

“Di sisi lain, kenaikan suku bunga justru akan mampu menjaga kinerja ekspor dan impor dalam konteks menjaga stabilitas nilai tukar,” ujarnya.

Untuk diketahui, nilai tukar Rupiah sampai dengan 21 September 2022 terdepresiasi 4,97 persen (ytd) dibandingkan dengan level akhir 2021, relatif lebih baik dibandingkan dengan depresiasi mata uang sejumlah negara berkembang lainnya, seperti India 7,05 persen, Malaysia 8,51 persen, dan Thailand 10,07 persen.

Baca Juga  BI: Aliran Modal Asing Masuk Bersih ke Pasar Keuangan Domestik Capai Rp15,92 Triliun

Kurs Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat pagi melemah 3 poin atau 0,02 persen ke posisi Rp15.026 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.023 per dolar AS. (her/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Bank Indonesia SUku Bunga Acuan BI

Berita Lainnya

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti

SGIE Report Tempatkan Indonesia di Peringkat Empat Dunia, BI Akselerasi Ekosistem Halal Lewat FESyar KTI 2026

11 Juli 2026
bank indonesia

Inflasi Indonesia Juni 2026 Terkendali di Level 3,34 Persen, Bank Indonesia Optimistis Sesuai Target

1 Juli 2026
Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi US$439,8 Miliar pada April 2026, Struktur Tetap Sehat

15 Juni 2026
BI dan PBOC sepakat memperkuat kerja sama keuangan, memperluas transaksi mata uang lokal, serta meluncurkan pembayaran QR lintas batas Indonesia-Tiongkok.

BI dan Bank Sentral Tiongkok Perkuat Kerja Sama Keuangan, QRIS Lintas Negara Resmi Diluncurkan

12 Juni 2026

Uang Beredar Tembus Rp10.089 Triliun, Likuiditas Ekonomi Indonesia Tetap Tumbuh di Februari 2026

27 Maret 2026
Bank Indonesia

Juda Agung Mundur dari Deputi Gubernur BI, Nama Wamenkeu Thomas Djiwandono Muncul sebagai Kandidat Pengganti

19 Januari 2026
Tangkapan layar di halaman depan web pcpm40rekrutmenbi.id

Bank Indonesia Buka Rekrutmen PCPM Angkatan 40, Catat Syarat dan Jadwalnya

6 September 2025
Bank Indonesia

BI Catat Inflasi Agustus 2025 Terkendali di 2,31 Persen, Didukung Deflasi Pangan dan Tarif Transportasi

2 September 2025
Ilustrasi Dollar AS (foto: Vladimir Solomianyi, unsplash)

Rupiah Anjlok ke Rp16.490 per Dolar AS, Pakar: Gejolak Politik Ikut Tekan Pasar

30 Agustus 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Head of Travel Management & Direct Retail PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia), Maria Susana

Berburu Promo Tiket Murah di Travel Fair? Waspadai 3 Hal Penting Ini Agar Tidak Buntung

20 Juli 2026
Primaya Hospital gelar seminar edukasi perimenopause. Pahami perubahan hormon, gejala fisik, hingga perawatan medis bagi perempuan usia 40 tahun ke atas.

Edukasi Perimenopause Primaya Hospital: Kunci Perempuan Tetap Sehat dan Produktif di Usia 40-an

20 Juli 2026
Menyambut Hari Anak Nasional 2026, Baby Happy gelar Gerakan Anti Ruam di 10 kota untuk lindungi skin barrier bayi demi tumbuh kembang optimal.

Hari Anak Nasional 2026: Baby Happy Perluas Gerakan Anti Ruam Sasar 50 Ribu Ibu dan Bayi

20 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.