Yogyakarta (pilar.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melalui Dinas Pariwisata kembali menggelar car free day (CFD) Tandang Jogja Kreatif “Obah Kanthi Bungah” di kawasan Jalan Ipda Tut Harsono, Minggu (6/11/2022).
Kepala Dinas Pariwisata (Dinpar) Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko mengungkap tema Obah Kanthi Bungah dalam Tandang Jogja Kreatif kali ini diartikan sebagai bergerak dengan gembira, yang menjadi slogan penyemangat mengawali bulan menjelang akhir tahun sebagai reaksi untuk bergerak pada pemulihan pasca pandemi.
“Kita bersyukur di DIY sudah masuk pada PPKM level 1 atau normal terbatas. Ini merupakan momentum yang pas untuk semakin memperbanyak event pariwisata dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan,” tutur Wahyu.
Kegiatan ini, lanjut Wahyu juga sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah antusias untuk bersama-sama bangkit guna menggerakkan roda perekonomian Kota Jogja. Selain itu, pada Tandang Jogja Kreatif ini, turut melibatkan masyarakat Kampung Dipowinatan Mergangsan, yang membagikan 200 porsi bubur lemu kepada pengunjung dengan menggunakan uang kreweng atau pecahan genteng dalam transaksinya.
“Pelaksanaan event di area tengah kota ini, untuk mempertemukan banyak elemen dan juga menciptakan potensi untuk diadakannya kembali event semacam ini dalam rangka mendorong geliat ekonomi terutama pendukung industri pariwisata Yogyakarta,” katanya.
Selain itu, pihaknya juga memberikan enam hasil sertifikasi berbasis risiko kepada para pelaku usaha jasa pariwisata yang terdiri dari empat hotel dan dua biro perjalanan pariwisata dengan risiko menengah rendah.
“Ini merupakan bentuk insentif dari Pemerintah Kota Yogyakarta dengan berlakuknya regulasi baru perizinan usaha yang berbasis risiko bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Usaha Pariwisata Bhakti Mandiri Wisata Indonesia,” urainya.
Sementara, Penjabat (Pj) Walikota Yogyakarta, Sumadi mendukung kegiatan Tandang Jogja Kreatif sebagai salah salah satu cara untuk semakin meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Yogyakarta. Menurutnya, Kota Yogyakarta setiap sudutnya menyenangkan, romantis, dan ngangeni.
“Inilah yang membuat orang selalu rindu dan ingin datang kembali ke Jogja. Kita harus menyiapkan event wisata yang bisa menambah kunjungan, target kunjungan pada September lalu sebenarnya 2 juta wisatawan, tapi ternyata mencapai 5,1 juta pengunjung. Ini menunjukkan bahwa kerjasama lintas sektor bersama masyarakat dapat membuahkan hasil yang baik,” kata Sumadi.
Beragam partisipan turut memeriahkan Tandang Jogja Kreatif diantaranya penampilan seni musik dan tari, lomba mewarnai, komunitas tanaman hias, reptil dan burung, edukasi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Yogyakarta, Dinas Kominfo dan Persandian Kota Yogyakarta. Selain itu terdapat stand UMKM dari 14 Kemantren serta stand pelaku pariwisata Kota Yogyakarta. (riz/din)

