Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Lebih dari 15 Ribu Warga Ajukan Dispensasi Nikah di Jatim, Pakar: Kontradiksi yang Memprihatinkan

Lebih dari 15 Ribu Warga Ajukan Dispensasi Nikah di Jatim, Pakar: Kontradiksi yang Memprihatinkan

Peristiwa Jelita Sondang Samosir19 Januari 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi
Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi

Surabaya (pilar.id) – Dispensasi tak hanya berkaitan dengan seseorang yang meminta keringanan beban biaya terhadap pihak lain.

Namun, baru-baru ini, juga marak terjadi dispensasi nikah di berbagai daerah. Hal itu didukung, dengan Data Pengadilan Tinggi Agama Surabaya yang mencatat 15.212 kasus pengajuan dispensasi nikah sepanjang 2022.

Perlu diketahui, jika dispensasi nikah yang dimaksud, ialah upaya pasangan yang ingin menikah, namun belum mencukupi batas usia yang telah ditetapkan pemerintah

Adanya fenomena tersebut, Prof Dr Bagong Suyanto Drs MSi, selaku Guru besar Departemen Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) mengatakan, jika ada pertentangan dalam permasalahan ini.

“Ada kontradiksi yang memprihatinkan, yaitu pemerintah sudah menyiapkan payung hukum dalam membatasi usia seseorang bisa menikah. Namun tidak berdampak dalam mengurangi jumlah pernikahan anak di bawah umur,” jelasnya.

Selain itu, ia menilai, sampai saat ini kasus pernikahan di bawah umur makin banyak dan sebagiannya dilakukan, karena hamil di luar nikah, yang menurutnya imbas perilaku permisif yang dilakukan anak.

Tak hanya itu, dosen yang pernah menjabat sebagai konsultan United Nations Children’s Fund (UNICEF) ini, juga mengungkap faktor penyebab pernikahan di bawah umur lainnya.

“Faktornya banyak, tidak hanya karena kurang pengawasan orang tua, namun bisa dari cyber-porno, pengaruh lingkungan pergaulan itu masing-masing berkontribusi pada kasus pernikahan anak di bawah umur,” sebutnya.

Baca Juga  Dugaan Penyelewengan Dana oleh ACT, Setiap Anggota bisa Dipidana Maksimum Lima Tahun

Lebih lanjut, jika faktor budaya juga menjadi salah satu pemicunya, seperti di sebagian kalangan masyarakat, menikahkan anak dapat dilakukan secepat mungkin sebelum mereka terjerumus melakukan hal-hal yang negatif.

“Masih ada sebagian masyarakat yang menganggap pernikahan siri tidak masalah meskipun secara hukum tidak dianjurkan tapi praktik ini masih terjadi,” terangnya.

Maka dari itu, Prof Dr Bagong Suyanto, menyebut ada 3 hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat sendiri, dalam mengurangi pernikahan anak dibawah umur, diantaranya, yaitu

1. Pentingnya Literasi Kritis

Literasi kritis pada anak menjadi kunci dalam penanggulangan masalah ini. “Godaan cyber-porno tidak bisa diatasi dengan hanya memblokir konten pornografi tapi anak sendiri perlu dibekali daya tahan berupa literasi kritis,” katanya.

Selain kontrol dan pengawasan yang dilakukan orang tua, pembinaan kepada anak juga perlu, agar anak memiliki kesadaran serta sikap kritis untuk menyikapi cyber-porno, karena tidak akan mungkin, orang tua akan mengawasi anaknya 24 jam.

2. Peran Keluarga

Dibutuhkan pemahaman orang tua untuk senantiasa mendampingi dan membimbing anak, yang bisa membangun ketahanan anak. Hal itu bisa dilakukan, melalui agama serta membangun keluarga yang harmonis.

“Keluarga harmonis bertujuan agar energi anak tidak digunakan ke hal negatif tapi ke hal yang tidak kalah menarik tapi positif,” ujarnya.

3. Pendidikan Seks

Pendidikan seks untuk anak dirasa penting diberikan oleh orang tua, karena anak akan mencari sendiri dan menyebabkan anak memahami seksualitas dengan cara yang salah, jika orang tua tidak mau memberi penjelasan ke mereka .

Baca Juga  Geger Mayat Tanpa Kepala di Lampung, Ahli Forensik: Jalan Keluarnya tinggal Tes DNA

“Tetapi keberadaannya masih dianggap tabu oleh masyarakat, padahal itu bisa membangun kedewasaan dan meningkatkan moralitas anak mengenai seksualitas,” tutupnya. (jel/hdl)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

dispensasi nikah Pengadilan Tinggi Agama pernikahan bawah umur UNICEF Universitas Airlangga

Berita Lainnya

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo gelar pelatihan BLS di KBRI Rabat, bekali diaspora Indonesia dengan keterampilan darurat medis penting.

FK UNAIR dan RSUD Dr Soetomo Latih BLS Diaspora Indonesia di Maroko, Perkuat Respons Darurat Global

27 April 2026
FK UNAIR dan IDGNH Belanda sepakat menjalin kolaborasi internasional untuk riset, pertukaran ahli, dan peningkatan layanan medis.

Sinergi Lintas Benua: FK UNAIR dan IDGNH Belanda Jalin Kolaborasi Global untuk Tingkatkan Kualitas Kesehatan

23 April 2026
WINGS dan UNICEF luncurkan edukasi kebersihan menstruasi di 20 SMP, targetkan 4.000 siswi dan orang tua demi lingkungan sekolah lebih sehat.

WINGS dan UNICEF Dorong Edukasi Menstruasi di Sekolah, Sasar 4.000 Siswi dan Orang Tua

22 April 2026
Mahasiswa UNAIR ciptakan Biofilter Farmtech, karpet kandang anti bau yang ubah limbah jadi kompos, juara 1 Business Plan nasional UPB.

Mahasiswa Universitas Airlangga Ciptakan Karpet Kandang Anti Bau, Raih Juara 1 Nasional Business Plan

22 April 2026
Guru Besar Sosiologi Gender Universitas Airlangga (UNAIR), Prof Dr Emy Susanti

Makna Hari Kartini 2026: Guru Besar UNAIR Tekankan Otonomi Perempuan dan Soroti Beban Ganda

21 April 2026
Wira Dharma Alrasyid

Lebaran Tanpa Mudik, Mahasiswa UNAIR Asal Aceh Pilih Bertahan di Surabaya dan Temukan Makna Baru

21 Maret 2026
Guru Besar Departemen Komunikasi, Prof Dra Rachmah Ida M Com PhD

Pemerintah Batasi Akun Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pakar UNAIR Ingatkan Risiko Konten Digital

13 Maret 2026
Prof. Dr. Tika Widiastuti, SE, MSc

Pakar UNAIR: Zakat Berperan Strategis Kurangi Ketimpangan Sosial di Indonesia

6 Maret 2026
Lailatul Muniroh SKM MKes, Dosen Program Studi Gizi FKM Universitas Airlangga

Pola Tidur Sehat Saat Puasa, Kunci Tekan Risiko Gangguan Metabolik di Bulan Ramadan

28 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.