Banyuwangi (pilar.id) – Sesosok mayat pria ditemukan di kawasan Rowo Biru, Desa Buluagung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi, Jawa Timur. Mayat tersebut ditemukan oleh warga setelah mencium bau busuk di semak belukar kawasan Perhutani Banyuwangi Selatan.
Dalam keterangannya Kapolsek Siliragung AKP Mujiono menyatakan bahwa dari hasil penyelidikan, jasad pria yang berinisial W (35) dan berasal dari Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung, sebelumnya diduga melakukan tindakan pencabulan pada seorang bocah berusia 9 tahun.
“Dugaan kasus pencabulan terjadi Maret lalu. Tetapi baru dilaporkan Kamis 27 April,” ungkap Mujiono, Senin (1/5/2023).
Saat ini, lanjut dia, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, termasuk pemeriksaan visum untuk mengetahui penyebab kematian W yang diduga telah membusuk selama tiga hari.
Mujiono belum dapat menyimpulkan apakah W, yang diduga pelaku pencabulan, melakukan bunuh diri karena di tubuhnya tidak ditemukan tanda kekerasan. Mujiono menyatakan bahwa W memiliki banyak masalah keluarga dan pihak kepolisian masih menyelidiki apakah kematian W terkait dengan indikasi bunuh diri atau kejahatan.
Jenazah W ditemukan membusuk pada Sabtu, 29 April sekitar pukul 14.00 WIB di hutan kawasan Perhutani RPH Purwosari KPH Banyuwangi Selatan.
Pada saat ditemukan, jenazah masih lengkap menggunakan baju dan jeans pendek. Di samping kaki sebelah kanan terdapat senter kepala, di tangan sebelah kanan memegang sebuah handphone merk Samsung.
Sekitar 500 meter dari tempat penemuan jenazah, satu unit sepeda motor Honda Supra warna hitam dengan nomor polisi P 6348 YO ditemukan. Motor tersebut diduga milik korban.
Dari hasil identifikasi, korban telah meninggal selama tiga hari sebelum ditemukan, dan tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuhnya. Keluarga korban menolak untuk melakukan autopsi dan meminta jenazah langsung dimakamkan. (usm/hdl)

