Kupang (pilar.id) – Penyanyi sekaligus pegiat pendidikan Agatha Chelsea bersama pengusaha muda Timothy Ronald meresmikan Taman Kanak-kanak (TK) di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai bagian dari upaya memajukan pendidikan usia dini di daerah terpencil Indonesia.
Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (15/8), Agatha menegaskan pentingnya pendidikan sejak dini untuk membentuk masa depan anak-anak. “Kalau kita bisa menyalakan satu lilin kecil di hati mereka, siapa tahu cahaya itu akan menerangi masa depan mereka,” ujar Agatha Chelsea.
TK di Kupang ini menjadi sekolah kelima yang dibangun pasangan inisiator tersebut di wilayah terpencil. Fasilitas yang tersedia meliputi ruang kelas, taman bermain sederhana, serta guru-guru lokal yang diharapkan dapat menciptakan lingkungan aman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk belajar serta mengembangkan diri.
Timothy Ronald menambahkan, program ini berangkat dari keyakinan bahwa setiap anak, baik di kota besar maupun desa terpencil, berhak memperoleh awal pendidikan yang layak.
“Kami ingin anak-anak ini tahu, dunia itu luas. Dan mereka pantas punya kesempatan yang sama untuk meraihnya,” ujarnya.
Keduanya menargetkan pembangunan 1.000 sekolah di berbagai daerah di Indonesia. Menurut mereka, jika satu sekolah bisa mengubah hidup puluhan anak, maka ribuan sekolah dapat memberikan dampak signifikan bagi kemajuan bangsa.
Lebih dari sekadar tempat belajar, sekolah-sekolah ini diharapkan menjadi wadah memupuk mimpi dan membangun rasa percaya diri anak. Interaksi sehari-hari di kelas dan taman bermain dianggap sebagai bekal penting untuk masa depan.
Agatha dan Timothy juga mengajak masyarakat luas untuk terlibat dalam gerakan ini, baik melalui donasi, relawan, maupun bentuk kontribusi lainnya.
“Kalau semua orang melakukan satu hal nyata untuk negeri ini, Indonesia akan jadi tempat yang jauh lebih indah,” kata Timothy. (ret/hdl)










