Amsterdam (pilar.id) — Pertandingan krusial akan tersaji di pekan ke-32 Eredivisie 2024/2025 saat pemuncak klasemen Ajax Amsterdam menjamu NEC Nijmegen di Amsterdam ArenA pada Minggu (11/5/2025) pukul 21.45 WIB. Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan demi tujuan berbeda.
Ajax saat ini memimpin klasemen sementara dengan 74 poin, hanya unggul 4 angka dari pesaing terdekatnya, PSV Eindhoven. Dengan hanya 3 laga tersisa, kemenangan menjadi harga mati bagi tim asuhan Francesco Farioli untuk memperbesar peluang menjuarai Eredivisie musim ini.
Di sisi lain, NEC Nijmegen yang kini duduk di posisi ke-14 dengan 34 poin, masih menyimpan harapan lolos ke zona Playoff UEFA Conference League. Mereka tertinggal 5 poin dari Fortuna Sittard di peringkat ke-9. Oleh karena itu, mencuri poin dari markas Ajax akan sangat berarti bagi anak asuh Rogier Meijer.
Ajax Diunggulkan, Tapi Belum Aman
Secara statistik dan sejarah pertemuan, Ajax jauh lebih diunggulkan. Dari lima pertemuan terakhir, mereka menang tiga kali dan hanya kalah satu kali dari NEC—itu pun terjadi di ajang KNVB Beker, bukan Eredivisie. Musim lalu, kedua tim bermain imbang 2-2 saat bertemu di Amsterdam.
Meski unggul di atas kertas, Ajax tengah mengalami penurunan performa. Mereka gagal menang dalam dua laga terakhir, yang membuat tekanan dari PSV kian terasa. Farioli tentu tak ingin kehilangan momentum di sisa musim.
NEC Andalkan Calvin Verdonk, Tapi Tren Buruk Jadi Kendala
Kabar baik datang dari kubu NEC dengan kembalinya Calvin Verdonk ke posisi bek kiri, setelah sebelumnya sempat diplot sebagai bek tengah kiri menggantikan Bram Nuytinck yang cedera. Kembalinya Phillipe Sandler ke lini belakang memungkinkan Verdonk bermain di posisi favoritnya.
Namun, NEC membawa beban berat ke Amsterdam. Mereka hanya menang sekali dalam lima pertandingan terakhir di Eredivisie, yang membuat optimisme publik agak menurun.
Ajax datang dengan tekanan mempertahankan posisi puncak agar tidak disalip PSV Eindhoven, sementara NEC membawa ambisi untuk terus bersaing merebut tiket kompetisi Eropa musim depan.
Dengan motivasi tinggi dari kedua kubu, laga ini diyakini akan berlangsung panas sejak menit awal. Apakah Ajax mampu mengunci gelar lebih cepat, atau NEC justru membuat kejutan di Amsterdam? (usm/hdl)









