Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua
  • Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat
  • BNI Dukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026, Perkuat Pelestarian Budaya, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Indonesia
  • Pramono Anung Dukung JF3 2026, Perkuat Ekonomi Kreatif Jakarta Menuju Kota Global
  • Tantangan Pola Asuh Generasi Alpha: Pakar UNAIR Imbau Orang Tua Jadi Digital Mentor
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Pendidikan»Bahaya, Belajar dari Rumah Bisa Perparah Ketimpangan Pendidikan

Bahaya, Belajar dari Rumah Bisa Perparah Ketimpangan Pendidikan

Pendidikan Herry Supriyatna18 Desember 2021
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (pilar.id) – Lembaga Riset Institute for Demographic and Poverty Studies (IDEAS) menilai bahwa pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR) membuat ketimpangan pendidikan Indonesia yang telah lama ada, menjadi semakin melebar.

Peneliti IDEAS Nuri Ikawati mengatakan, pandemi telah memperburuk masalah ketimpangan pendidikan ini dimana kebijakan penutupan sekolah untuk menekan penyebaran virus, telah membuat akses kelompok miskin dan mereka yang tinggal di daerah tertinggal menjadi semakin sulit.

Kata dia, sebelum pandemi, pendidikan banyak disumbang oleh ketertinggalan wilayah dan tingkat pendapatan keluarga. Kesenjangan pendidikan muncul sebagai hasil dari akses dan kualitas pendidikan yang tidak merata.

“Learning loss yang muncul sebagai akibat penutupan sekolah, bebannya terdistribusi tidak merata, dimana kelompok miskin menanggung beban learning loss jauh lebih besar,” ungkap Nuri, Sabtu (18/12/2021).

Peserta didik yang tidak memiliki akses memadai terhadap Pembelajaaran Jarak Jauh (PJJ) seperti jaringan internet, guru yang berkualitas dan adaptif, serta orang tua yang mampu mendampingi dan memberikan fasilitas PJJ akan kehilangan kesempatan belajar yang seharusnya mereka dapatkan dalam pembelajaran normal.

“Dalam jangka panjang dampak BDR di masa pandemi sangat mencemaskan yaitu si anak miskin dan rentan semakin jauh tertinggal, semakin rendah keahlian dan ketrampilannya, semakin lemah daya saingnya di pasar tenaga kerja, dan akan semakin sulit memperbaiki kesejahteraannya di masa depan,” tutur Nuri.

Survei IDEAS menunjukkan arah kesimpulan yang serupa yaitu pengalaman dan capaian belajar peserta didik jauh menurun di masa pandemi.

Survei tersebut dilakukan terhadap 98 kepala sekolah, 515 guru dan 826 peserta didik dari 114 satuan pendidikan setingkat SD-SMP yang tersebar di 9 provinsi, pada Agustus-September 2021 yang lalu.

“Sebelum pandemi, 85,2 persen responden peserta didik mengaku mendapatkan 3 sampai 6 mata pelajaran per hari. Selama pandemi, 91,4 persen responden mengaku hanya mendapat 1 sampai 3 mapel saja per hari,” ujar Nuri.

Dia menambahkan bahwa secara keseluruhan, mapel yang diterima peserta didik menurun dari rata-rata 3,7 mapel per hari sebelum pandemi menjadi 2,2 mapel per hari di saat pandemi.

“lebih jauh terkait durasi waktu belajar, selama pandemi 89,7 persen responden peserta didik mengaku menghabiskan 5–8 jam per hari untuk belajar. Di masa pandemi, 85,2 persen responden hanya belajar 2 -4 jam per hari,” paparnya.

Secara keseluruhan, waktu belajar peserta didik menurun dari rata-rata 5,6 jam per hari sebelum pandemi menjadi hanya 2,7 jam per hari di saat pandemi.

Menurut Nuri membuka kembali sekolah adalah keharusan dan tidak terhindarkan di banyak wilayah dengan keterbatasan kemampuan PJJ. Namun dengan merebaknya klaster sekolah seiring PTM terbatas, dan ancaman varian baru covid-19, kebijakan PTM 100 persen adalah eksperimen yang beresiko tinggi.

“Dengan pandemi masih belum diketahui kapan akan berakhir, daripada terburu-buru mengejar PTM 100 persen, memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan PTM Terbatas serta menyiapkan desain BDR yang lebih nyaman, menyenangkan, dan terjangkau, jauh lebih prioritas dan mendesak,” tutupnya. (her)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Belajar dari Rumah
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Kristina Yoko

J Trust Bank Gandeng Pegolf Kristina Yoko, Perkuat Dukungan Atlet Indonesia Menuju Panggung Dunia

19 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Rano Karno meresmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan uji coba Open Dining untuk memperkuat wisata, budaya, dan ekonomi kreatif Jakarta.

Rano Karno Resmikan Open Top Tour Jakarta Batavia dan Uji Coba Open Dining, Perkuat Wisata Kota Tua

23 Juli 2026
Pemkot Surabaya memasang portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih untuk menjamin tarif maksimal Rp5.000, transparansi, dan keamanan kendaraan.

Pemkot Surabaya Pasang Portal dan CCTV di Parkir Makam Keputih, Tarif Maksimal Rp5.000 Kini Diawasi Ketat

23 Juli 2026
BNI mendukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026 untuk memperkuat pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan ekonomi kreatif Indonesia.

BNI Dukung Festival Seni & Bazaar MSI 2026, Perkuat Pelestarian Budaya, UMKM, dan Ekonomi Kreatif Indonesia

23 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.