Jakarta (pilar.id) — PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan desa wisata di Indonesia melalui program Desa Bakti BCA. Menyambut musim liburan sekolah, BCA menghadirkan diskon 30% untuk berbagai paket dan atraksi wisata di desa-desa wisata binaannya. Program ini berlaku untuk transaksi selama periode 30 Juni hingga 13 Juli 2025.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menjelaskan bahwa desa wisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, sekaligus memberikan pengalaman liburan yang berkesan bagi masyarakat.
“BCA turut berperan aktif dalam mempromosikan desa wisata melalui penawaran spesial ke berbagai Desa Bakti BCA. Inisiatif ini diharapkan mendorong lebih banyak kunjungan dan berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa,” ujar Hera, Minggu (6/7).
Ragam Destinasi Desa Wisata Binaan BCA
Beberapa desa wisata unggulan yang bisa dikunjungi antara lain:
Desa Kelubi, Belitung Timur — Menawarkan pengalaman autentik seperti menanam nanas tradisional dan menganyam daun lais.
Desa Limbongan, Belitung Timur — Memiliki daya tarik Gunong Lumut, bagian dari UNESCO Global Geopark sejak 2021.
Desa Wisata Terong, Belitung — Transformasi dari bekas tambang timah menjadi wisata berbasis alam dan edukasi.
Pecinan Glodok, Jakarta — Destinasi budaya dan kuliner legendaris seperti bakmi, lumpia, dan kue keranjang.
Yogyakarta — Desa Pentingsari, Goa Pindul, dan Wukirsari dengan kekayaan budaya dan keindahan alam.
Bali dan Lombok — Desa Taro dan Desa Hijau Bilebante dekat Sirkuit Mandalika, cocok untuk wisata alam dan budaya.
Pariwisata Berkelanjutan dan Inklusi Ekonomi
Melalui program ini, BCA tak hanya fokus pada promosi destinasi, tetapi juga berkomitmen terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan. Program pembinaan yang dilakukan mencakup edukasi pengelolaan keuangan, pelestarian lingkungan, penguatan budaya lokal, serta tata kelola destinasi yang bertanggung jawab.
“Ke depannya, BCA berkomitmen menghadirkan dukungan berkelanjutan agar desa wisata bisa tumbuh menjadi destinasi liburan favorit masyarakat luas,” tutup Hera.
Melalui kampanye ini, BCA berharap masyarakat semakin tergerak untuk menjelajahi keindahan dan potensi lokal, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi desa dan pelestarian budaya Indonesia. (ret/hdl)








