Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Politik»Berpengalaman Bantu Akhiri Konflik Kamboja, Indonesia Punya Potensi Besar Damaikan Rusia-Ukraina

Berpengalaman Bantu Akhiri Konflik Kamboja, Indonesia Punya Potensi Besar Damaikan Rusia-Ukraina

Politik M. Fathur Rohman18 Maret 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pengamat isu-isu strategis nasional Imron Cotan dalam seminar bertajuk “Dampak Berkuasanya Kembali Taliban Bagi Keamanan Indonesia” yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube Unity in Diversity, Jumat. (10/9/2021) (Foto: Antara)

Jakarta (pilar.id) – Beberapa pengamat politik internasional, sempat berpendapat bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penengah dan mengakhiri perang yang terjadi di Ukraina. Hal senada juga disampaikan oleh Imron Cotan.

Pengamat Politik Internasional dan Isu-isu Strategis ini mengatakan bahwa Indonesia memiliki pengalaman untuk membantu mengakhiri konflik yang terjadi di Kamboja. Hal ini menjadi rekam jejak yang bagus bagi Indonesia terkait penanganan konflik internasional.

Potensi Indonesia untuk bisa menyelesaikan konflik Rusia-Ukraina ini juga sedang menemukan momentumnya. Sebab, Indonesia kini sedang menjadi Presidensi G20 sehingga bisa mendorong penyelesaian konflik Rusia-Ukraina melalui jalur diplomasi atau perundingan berbasis BAB IV Piagam PBB tentang penyelesaian konflik melalui cara damai.

“Indonesia memiliki rekam jejak baik sehingga cukup mampu untuk turut berperan menyelesaikan perang Rusia-Ukraina, apalagi posisi kita sebagai Presiden G20. Kita belum kehilangan momentum,” kata Imron dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (18/3/2022).

Indonesia berpengalaman dalam mengakhiri konflik di dunia. Imron mencontohkan keberhasilan Indonesia mengakhiri konflik Kamboja melalui Jakarta Informal Meeting atau JIM pada tahun 1988 dan 1989.

Imron menyarankan Duta Besar (Dubes) Ukraina di Jakarta menaikkan perhatian Presiden Zelensky untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai penengah sehingga mereka mau menerima peran Indonesia sebagai negara penengah guna merintis perdamaian di kawasan tersebut.

“Saya agak aneh ketika Ukraina tak mampu melihat Indonesia sebagai negara terbesar keempat di dunia yang mampu menengahi perang mereka dengan Rusia. Ini juga tugas dubes kita di sana untuk meningkatkan “awareness” (kesadaran) Presiden Zelensky tentang keberadaan dan kemampuan Indonesia dalam menyelesaikan konflik,” ujar mantan Duta Besar RI Untuk Australia dan China itu.

Baca Juga  Rusia Tercatat Sebagai Anggota G20, Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar Upayakan Jalan Damai

Dalam kesempatan yang sama, Pakar Hukum Internasional Hikmahanto Juwana menyatakan bahwa sebagai Presiden G20, Presiden Jokowi seharusnya bisa mengambil peran lebih besar dalam menyelesaikan perang Rusia dan Ukraina.

Hikmahanto mencontohkan Turki yang mampu membawa kedua negara ke dalam perundingan.

“Seharusnya, Indonesia sebagai Presiden G20 mampu berperan lebih besar dari Turki. Apalagi, perang Rusia dan Ukraina ini sangat berpengaruh pada perekonomian dunia, termasuk Indonesia,” ujar Hikmahanto.

Hikmahanto meminta Pemerintah Indonesia untuk segera berperan apabila upaya Turki menyelesaikan perang kedua negara tersebut gagal. “Seharusnya kita mengupayakan resolusi untuk gencatan senjata,” ujar Hikmahanto. (fat/antara)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Diplomasi konflik Rusia-Ukraina Presidensi G20

Berita Lainnya

G20 Serius Tempatkan Perempuan sebagai Inti dari pembangunan yang Inklusif dan Berkelanjutan

3 Desember 2022

Diterima Semua Negara, Indonesia Bisa Jadi Juru Damai

18 November 2022

PM Kanada: Berkat Kepemimpinan Jokowi, G20 Raih Mufakat Deklarasi Bali

16 November 2022

Hari Ini G20 Resmi Ditutup, Ini Hasilnya!

16 November 2022

Moeldoko: Upaya Presiden di G20 atas Ukraina dan Rusia Menjadi Upaya Turunkan Tensi Geopolitik

13 November 2022

Sederet Manfaat KTT G20, DPR: Kalau Bisa Melampaui Target Pemerintah

12 November 2022

Jelang Konferensi Presidensi G20, Telkom Selesaikan Uji Coba Infrastruktur

22 Oktober 2022

Akses Pertemuan tingkat Menteri DWG 20, BPJN Bangka Selesaikan Revitalisasi Jembatan

3 September 2022

Wapres Ma’ruf Amin Tinjau Kesiapan SPKLU PLN, Sambut Puncak Acara Presidensi G20

30 Agustus 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.