Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar
  • Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes
  • Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP
  • Anatomi Sovereign Default: Lima Indikator Utama dan Dampak Runtuhnya Trias Politika pada Kebangkrutan Negara
  • Perkuat Budaya Layanan, BNI Adopsi Program CX100 Danantara demi Pengalaman Nasabah Global
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Bisnis»Bitcoin Terkoreksi di Bawah US$90.000, Analis Beberkan Peluang dan Risiko Harga Menuju 2026

Bitcoin Terkoreksi di Bawah US$90.000, Analis Beberkan Peluang dan Risiko Harga Menuju 2026

Bisnis Retno Wulandari8 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi bitcoin (foto: Worldspectrum, pexels)
Ilustrasi bitcoin (foto: Worldspectrum, pexels)

Jakarta (pilar.id) – Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan dan terkoreksi ke bawah level psikologis US$90.000. Pelemahan ini terjadi di tengah arus keluar dana dari produk Spot Bitcoin ETF serta aksi ambil untung pelaku pasar, meskipun indikator ekonomi Amerika Serikat justru menunjukkan sinyal pelemahan pasar tenaga kerja yang berpotensi membuka ruang penurunan suku bunga lanjutan oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed).

Tekanan terhadap Bitcoin menguat setelah rilis data Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) Amerika Serikat periode November. Data tersebut mencatat jumlah lowongan pekerjaan sebesar 7,1 juta, jauh di bawah ekspektasi pasar di level 7,6 juta dan menjadi posisi terendah dalam lebih dari satu tahun. Kondisi ini memperkuat indikasi perlambatan ekonomi AS.

Namun, alih-alih menguat sebagai aset berisiko, Bitcoin justru melanjutkan tren koreksi setelah sebelumnya sempat menyentuh area US$89.000 di awal tahun. Secara agregat, kapitalisasi pasar kripto global turut terkoreksi sekitar 3,2% menjadi US$3,08 triliun. Tekanan serupa juga terlihat pada Ethereum serta sejumlah altcoin utama lainnya.

Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menilai pergerakan tersebut lebih mencerminkan fase konsolidasi sehat pascareli kuat yang terjadi sebelumnya. “Data tenaga kerja AS yang melemah secara fundamental sebenarnya mendukung aset berisiko seperti Bitcoin karena meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga. Namun dalam jangka pendek, pasar masih dibayangi aksi profit taking, tekanan ETF, dan penyesuaian leverage,” ujarnya.

Baca Juga  Motor Listrik Produk Dalam Negeri Usung Teknologi Smart Battery Rakitan Cikarang

Tekanan ETF dan Likuidasi Percepat Koreksi

Tekanan pasar kripto semakin meningkat seiring derasnya arus keluar dana dari Spot Bitcoin ETF. Dalam satu hari, outflow tercatat mencapai sekitar US$243 juta, dengan Fidelity dan sejumlah manajer aset besar lainnya menjadi kontributor utama. Selain itu, aktivitas penjualan dari penambang (miner) serta likuidasi posisi derivatif turut mempercepat pelemahan harga.

Data menunjukkan lebih dari US$64 juta posisi derivatif Bitcoin terlikuidasi dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Kondisi tersebut memperkuat tekanan jangka pendek dan memicu volatilitas yang lebih tinggi di pasar.

Meski demikian, Fyqieh menilai struktur tren jangka menengah Bitcoin masih relatif terjaga selama harga mampu bertahan di atas area support utama. “Penolakan di resistance US$94.000 memicu koreksi teknikal. Namun selama support utama tidak ditembus, pergerakan ini lebih mengarah ke konsolidasi, bukan pembalikan tren,” jelasnya.

Proyeksi Harga Bitcoin 2026: Peluang Besar, Volatilitas Tinggi

Di luar dinamika jangka pendek, prospek harga Bitcoin menuju 2026 dinilai tetap menjanjikan, meski dibayangi volatilitas tinggi. Sejumlah pelaku industri dan investor global memproyeksikan pergerakan Bitcoin berada dalam rentang yang sangat lebar, mulai dari US$75.000 atau sekitar Rp1,25 miliar hingga US$225.000 atau setara Rp3,77 miliar per BTC.

Beberapa lembaga keuangan memperkirakan Bitcoin berpotensi bergerak di kisaran US$120.000–US$170.000 pada paruh kedua 2026. Proyeksi ini didorong oleh ekspektasi kebijakan suku bunga yang lebih longgar serta kejelasan regulasi aset digital di Amerika Serikat. Sementara itu, skenario yang lebih konservatif melihat Bitcoin bertahan di rentang US$75.000–US$150.000 dengan volatilitas tinggi akibat ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.

Baca Juga  Hidayat Nur Wahid: Agama sebagai Katalisator dalam Atasi Dinamika Politik

Fyqieh menilai beragamnya proyeksi harga tersebut mencerminkan fase transisi pasar kripto saat ini. “Bitcoin memasuki 2026 dengan struktur pasar yang berbeda dibandingkan siklus sebelumnya. Peran investor institusional, ETF, serta regulasi akan semakin dominan, sehingga volatilitas tetap tinggi, tetapi basis permintaan menjadi lebih luas dan matang,” kata Fyqieh.

Ia menambahkan bahwa arah kebijakan moneter The Fed, kondisi likuiditas global, serta kesinambungan minat investor institusional akan menjadi faktor kunci penentu pergerakan harga Bitcoin ke depan.

“Jika suku bunga benar-benar turun dan likuiditas kembali longgar, Bitcoin berpotensi kembali menguji level tertinggi sebelumnya. Namun investor tetap perlu mewaspadai fluktuasi tajam karena pasar masih sangat sensitif terhadap data makro dan arus dana ETF,” pungkasnya.

Ke depan, pelaku pasar diperkirakan akan mencermati rilis data inflasi (Consumer Price Index/CPI) serta laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat. Kedua indikator tersebut dinilai menjadi katalis utama yang akan menentukan arah pergerakan Bitcoin dan pasar kripto global dalam beberapa bulan mendatang. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
headline

Berita Lainnya

Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Bank Mandiri

Laba Bank Mandiri Tembus Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026, Kredit dan Aset Tumbuh Dua Digit

26 Juni 2026
Hi-Tech Mall bakal meluncur dengan wajah baru. Kali ini sebagai pusat industri kreatif, UMKM, komunitas, dan anak muda.

Revitalisasi Hi-Tech Mall Surabaya Soft Launching 5 Juli 2026, Disulap Jadi Pusat Industri Kreatif

24 Juni 2026
Pemprov DKI Jakarta meraih Anugerah Daerah Terbaik 2026 setelah berhasil menuntaskan 98 persen laporan warga melalui sistem CRM.

Pemprov DKI Jakarta Raih Anugerah Tata Kelola Responsif 2026, Tuntaskan 98 Persen Aduan Warga

24 Juni 2026
Maskapai penerbangan AirAsia Indonesia

AirAsia Beri Diskon Tiket hingga 20 Persen untuk Rute Internasional, Berlaku hingga Maret 2027

23 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau proyek Flyover Latumenten di Grogol. Proyek senilai Rp259 miliar ini ditargetkan urai macet pada akhir 2026.

Tinjau Flyover Latumenten, Gubernur Pramono Anung Targetkan Proyek Rampung Desember 2026

2 Juli 2026
Di balik sisi positif ekspos diri di media sosial terdapat sisi negatif yang tak kalah berbahaya, khususnya bagi kesehatan mental. (foto: xframe)

Remaja Putri Lebih Rentan Gangguan Mental, Pakar Soroti Dampak Media Sosial dan Tekanan Sosial

29 Juni 2026
Sebanyak 64 persen eksportir Asia Pasifik belum siap menghadapi aturan e-filing AS. FedEx memperkuat dukungan kepatuhan bagi pelaku usaha termasuk Indonesia.

64 Persen Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Aturan Baru AS, FedEx Perkuat Dukungan untuk Indonesia

29 Juni 2026
Berita Lainnya
POP MART melebarkan sayap ke Indonesia Timur dengan membuka gerai baru di TSM Makassar, lengkap dengan instalasi balon CRYBABY raksasa di Pantai Losari.

Ekspansi ke Indonesia Timur, POP MART Resmi Buka Gerai Perdana di Trans Studio Mall Makassar

2 Juli 2026
Linda Komalasari, guru SDN 61 Bengkulu bersama komunitas Science Heroes terapkan metode STEM bimbingan Bakti BCA demi kikis kebosanan belajar sains.

Inovasi STEM Guru Bengkulu: Mengubah Sains Menjadi Petualangan Lewat Komunitas Science Heroes

2 Juli 2026
SalamAir, maskapai bertarif rendah asal Oman

Ekspansi ke Indonesia, SalamAir Resmi Buka Rute Penerbangan Langsung Muscat-Medan PP

2 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.