Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Cegah Stunting, BKKBN Kepri Minta Calon Pengantin Periksa Kesehatan Sebelum Menikah

Cegah Stunting, BKKBN Kepri Minta Calon Pengantin Periksa Kesehatan Sebelum Menikah

Peristiwa Retno Wulandari1 Juni 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Imunisasi anak di Tanjungpinang, Kepri, salah satu kunci pencegahan stunting. (foto: Antara)

Tanjungpinang (pilar.id) – Pasangan calon pengantin diharap melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah. Upaya ini perlu dilakukan guna mencegah lahirnya bayi dengan kondisi stunting.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Rohina, Rabu (1/6/2022).

“Pemerintah gencar mencegah stunting, mulai dari hulu hingga ke hilir,” katanya. Untuk itu, idealnya, kata Rohina, pengecekan kesehatan dilakukan calon pengantin tiga bulan sebelum menikah.

Mulai dari pemeriksaan tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas, dan kadar hemoglobin. Pemeriksaan kesehatan ini dapat dilakukan di mana saja sebagai upaya meningkatkan gizi calon pengantin, untuk mencegah kekurangan energi kronis dan anemia, sebagai salah satu risiko yang dapat melahirkan bayi stunting.

“Jeda tiga bulan menjelang nikah cukup untuk memberikan gizi serta meningkatkan jika lingkar lengan kecil, hingga hemoglobin rendah, yaitu dengan memberikan tablet tambah darah dan asupan gizi sampai kondisi tubuh normal,” ujar Rohina.

Menurut dia, para calon pengantin tidak perlu khawatir karena hasil dari pemeriksaan kesehatan tidak akan menjadi syarat boleh tidaknya menikah.

“Jika ada yang nikahnya mendadak, tidak apa-apa karena program juga baru diluncurkan tahun ini. Kalau hasil pemeriksaan kesehatannya bagus, nikah, kalau tidak bagus, tetap nikah. Hanya saja yang hasilnya tidak bagus, kami kasih pendampingan supaya anaknya lahir sehat,” ujarnya

Baca Juga  Tak Hanya Kejar Profit, CIMB Niaga Terus Berkomitmen Dukung Keberlanjutan Masa Depan

Lebih lanjut Rohina menyatakan alasan pemerintah menaruh perhatian besar terhadap stunting, karena anak yang lahir stunting akan menjadi beban seumur hidup.

Kemudian, stunting memicu pertumbuhan anak tidak normal, badan kurus dan mudah sakit. Anak stunting juga rentan terserang diabetes dan jantung saat sudah memasuki usai tua.

“Presiden Jokowi menargetkan 2045 Indonesia bebas stunting untuk menciptakan generasi emas, sehat dan cerdas,” ucapnya.

Rohina juga mengutarakan stunting disebabkan dua hal utama. Pertama, kurangnya pengetahuan orang tua tentang pemenuhan gizi saat hamil dan menyusui, atau seminggu dari hari pertama kehidupan.

Kedua, akibat lingkungan yang tak ada sanitasi atau jamban keluarga dan sulitnya mendapat akses air bersih.

“Yang tak kalah penting, ibu-ibu tak boleh mengonsumsi obat diet saat hamil, termasuk memperhatikan enam bulan pertama setelah anak lahir tak boleh diberikan makanan apa-apa, kecuali susu ibu. Setelah enam bulan baru boleh, sesuai pemenuhan gizi yang diperlukan balita,” ujar dia.

Ia menambahkan mulai tahun ini kebijakan pengecekan kesehatan menjadi syarat wajib bagi calon pengantin. Hal itu menyusul penandatanganan MoU antara BKKBN dengan Kementerian Agama RI.

Sementara di tingkat daerah, khususnya di lingkup Provinsi Kepri, katanya, dalam waktu dekat juga akan dilakukan penandatanganan nota kesepakatan oleh BKKBN dan Kanwil Kemenag Kepri.

“Ke depan calon pengantin saat melapor ke kantor urusan agama/KUA akan dilakukan cek kesehatan. Baru setelahnya diberikan surat izin menikah,” tutupnya. (ret/hdl/ant)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
BKKBN Kepri Periksa Kesehatan Sebelum Menikah Stunting

Berita Lainnya

Program Yankes Bergerak di Kepulauan Sapudi menargetkan 1.371 warga dengan layanan kesehatan spesialis, skrining, hingga telemedicine.

Yankes Bergerak Sasar 1.371 Warga Kepulauan Sapudi, Pemkab Sumenep Perluas Akses Kesehatan

14 Juni 2026
HCML meraih tiga penghargaan di Festival Pesisir 4 berkat program pendidikan, penurunan stunting, dan pelestarian budaya di Sumenep.

HCML Raih Tiga Penghargaan di Festival Pesisir 4 Berkat Program Pendidikan, Stunting, dan Pelestarian Budaya

8 Desember 2025
Aplikasi Stunting Hub dari Telkom

Telkom Luncurkan Stunting Hub, Bantu Posyandu Ujung Berung Tekan Angka Stunting

21 Maret 2025
Brigpol Riefky Dj Al Idrus saat membagikan telur untuk warga (foto: Dok Humas Polri)

One Day One Egg, Cara Inspiratif Brigpol Riefky Cegah Stunting di Desa Salletto Mamuju

13 Januari 2025
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan Pembangunan Sumur Bor dan Filtrasi Air Bersih Layak Minum di Wilayah Kalimantan Barat

Kapolri Resmikan Sumur Bor dan Filtrasi Air Bersih di Kalimantan Barat untuk Cegah Stunting

13 Oktober 2024

Pemkot Mojokerto Gelar Aksi Peduli Stunting Sambut HUT ke-79 Provinsi Jawa Timur

8 Oktober 2024
Pj Ketua TP PKK Kota Mojokerto Nia Wayanti Ali Kuncoro saat membuka kegiatan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Tahap 2 di BKB Wijaya Kusuma

Pj Ketua TP PKK Kota Mojokerto Ajak Orang Tua Fokus Cegah Stunting dalam SOTH Tahap 2

26 September 2024
Literasi Digital Kesehatan Preventif Stunting

Stikosa AWS Kembali Dapat Kepercayaan DRTPM untuk Literasi Digital Kesehatan Preventif Stunting

23 September 2024
Tim Magister Peternakan FPP UNDIP di Desa Sukorejo Kabupaten Sragen

Magister Peternakan UNDIP Bantu Atasi Stunting dan Tingkatkan Ekonomi di Sragen

30 Agustus 2024
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.