Surabaya (pilar.id) – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya mengimplementasikan strategi jemput bola dalam pelaksanaan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Permakanan dengan menyalurkannya langsung ke rumah warga. Inisiatif ini diarahkan khusus kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial (bansos) yang mengalami keterbatasan atau kondisi sakit.
Pada Kamis (4/1/2023), jajaran Dinsos Surabaya melaksanakan langkah tersebut dengan mendatangi langsung rumah seorang KPM di wilayah Kecamatan Pabean Cantian Surabaya. Hal ini dilakukan karena KPM yang termasuk dalam kategori lansia tidak dapat datang ke kantor kecamatan untuk mengambil BLT permakanan akibat kondisi kesehatannya yang sedang sakit.
Kepala Dinsos Kota Surabaya, Anna Fajriatin, menjelaskan bahwa dalam program BLT permakanan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menjalin kerjasama dengan Bank Jatim. Oleh karena itu, pada setiap penyaluran, petugas Dinsos datang bersama Bank Jatim. Termasuk saat pelaksanaan jemput bola untuk KPM yang sedang sakit, petugas Dinsos hadir ke rumah warga bersama Bank Jatim.
“Jadi, petugas Dinsos datang bersama Bank Jatim, karena yang membawa uang berasal dari bank. Jadi kita bersama-sama, datang ke sana,” ungkap Anna Fajriatin.
Anna juga mengungkapkan bahwa total penerima BLT permakanan tahun 2024 mencapai 8.310 warga. Pihaknya menargetkan penyaluran BLT permakanan pada bulan Januari 2024 selesai pada Kamis (11/1/2024).
“Insyaallah 8.310, kami berupaya agar pada Rabu (10/1/2024) sudah selesai, maksimal Kamis (11/1). Sehingga nantinya harapan kita, 100 persen BLT bisa diterima oleh KPM masing-masing,” harapnya.
Anna juga menyatakan bahwa ke depannya, penyaluran BLT permakanan akan dimulai setiap awal bulan dengan upaya agar penyalurannya selesai sebelum tanggal 5.
“Karena kemarin masih awal tahun, tanggal 1 Januari libur, baru tanggal 2 (masuk), sehingga proses keuangan belum normal. Sehingga nantinya harapan kita di awal bulan, sebelum tanggal 5 sudah bisa cair semuanya,” tambahnya.
Sejak Kamis, 4 Januari 2024, Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial telah memulai penyaluran program BLT permakanan. Bantuan tunai sebesar Rp200.000 yang diberikan setiap bulan ini merupakan penggantian dari program permakanan siap saji sebelumnya. (ret/hdl)










