Kediri (pilar.id) – Banyak cara untuk menyampaikan rasa kecewa. Di antaranya, memajang boneka tenaga kesehatan atau nakes, dan menanam pohon pisang di tengah jalan.
Bagi warga Desa Janti, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri, langkah ini terpaksa dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas. Maklum, jalan yang menghubungkan Kediri ke Blitar itu sudah rusak sejak dua tahun lalu.
Jalanan berlubang dan bergelombang itu mencapai 400 meter. Sehingga, menurut Kepala Dusun Janti Surdiono, pemasangan boneka itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan.
Selain itu juga bentuk kekecewaan masyarakat terhadap jalan rusak yang tidak segera diperbaiki.Sehingga mereka pun memajang penanda ini pada Jumat (1/4/2022) malam.
“Di sini sering terjadi kecelakaan terutama malam hari dan saat turun hujan. Kami sudah berulang kali menyampaikan ke pihak atasan, tetapi belum ada perbaikan,” kata Sardiono.
Saat ini ada lima boneka nakes dan pohon pisang yang ditanam di tengah jalan. Keberadaan boneka ini membuat kendaraan yang melintas langsung mengurangi kecepatan, sehingga menghindari bagan jalan yang rusak. (hdl)

