Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Ekonomi Digital Indonesia Melejit 414 Persen, Pemerataan Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

Ekonomi Digital Indonesia Melejit 414 Persen, Pemerataan Infrastruktur Masih Jadi Tantangan

Peristiwa Teddy A. Hendrawan21 Maret 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi kesenjangan digital
Ilustrasi kesenjangan digital

Jakarta (pilar.id) – Dalam ASEAN Regional Symposium yang berlangsung pada tanggal 20 Maret 2024 di Bangkok, ASEAN Foundation mengungkap hasil penelitian terbaru mereka tentang literasi digital dengan dukungan dari Google.org.

Penelitian yang berjudul One Divide or Many Divides? Underprivileged ASEAN Communities’ Meaningful Digital Literacy and Response to Disinformation bertujuan untuk menyoroti partisipasi digital komunitas yang kurang beruntung di kawasan ASEAN.

Penelitian ini menjelajahi pengetahuan, keterampilan, pengalaman, dan respons mereka terhadap disinformasi dengan tujuan memperkuat pemahaman mengenai peran literasi digital dalam mengidentifikasi dan menanggapi disinformasi di dalam komunitas-komunitas tersebut.

Sebagai salah satu inisiatif utama dari ASEAN Digital Literacy Programme (ASEAN DLP), penelitian ini merupakan langkah penting setelah berhasil memberdayakan lebih dari 190 ribu individu di seluruh kawasan ASEAN dengan keterampilan literasi digital yang diperlukan.

Program ASEAN DLP melibatkan ASEAN Youth Advisory Group yang telah berhasil menggerakkan kampanye melalui berbagai saluran media sosial dan berhasil menjangkau 3.000 orang melalui kegiatan langsung serta lebih dari 900 ribu orang di media sosial. Platform pembelajaran online www.DigitalClassASEAN.org juga diluncurkan sebagai bagian dari upaya ini.

“Hasil penelitian terbaru dari ASEAN Digital Literacy Programme merupakan panggilan bagi pemangku kepentingan strategis untuk bergabung dalam diskusi mengenai laporan dan temuan ini,” kata Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation.

Penelitian ini melibatkan survei kuantitatif dan pengumpulan data kualitatif dari seluruh 10 negara anggota ASEAN, yang dipresentasikan dalam simposium ini untuk mendengarkan wawasan dan rekomendasi dari masing-masing negara anggota serta berdiskusi dengan peneliti dari setiap negara.

Baca Juga  Surabaya Perkuat Perlindungan Anak di Era Digital, Gandeng Kampus hingga Aparat Penegak Hukum

Harapannya, penelitian ini akan membantu mengurangi kesenjangan digital di kawasan ASEAN dan menciptakan ruang digital yang lebih inklusif dan aman.

Laporan tersebut menunjukkan adanya perbedaan tingkat berpikir kritis dan kompetensi perlindungan privasi di antara negara-negara anggota ASEAN.

Thailand memiliki persentase terendah individu dengan kemampuan berpikir kritis yang tinggi, hanya 25 persen, sementara Kamboja memiliki 62,2 persen. Filipina tertinggal dalam kompetensi perlindungan privasi dengan hanya 17,42 persen individu yang memiliki kompetensi tinggi, sedangkan Singapura unggul dengan 54,37 persen.

Di Indonesia, meskipun pertumbuhan ekonomi digital yang pesat, terdapat kesenjangan digital yang nyata terutama antara daerah perkotaan dan pedesaan.

Penetrasi internet yang tinggi dan peningkatan populasi kaum muda telah mendorong pertumbuhan ekonomi digital sebesar 414 persen, namun tantangan infrastruktur masih ada, terutama di daerah-daerah seperti Lanny Jaya dan Paniai di Papua.

Indonesia memiliki tingkat penggunaan media sosial tertinggi di dunia dan tingkat penetrasi internet sebesar 73,7 persen (per tahun 2021), yang menciptakan lingkungan yang cocok untuk penyebaran misinformasi dan hoaks.

Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk melawan misinformasi, termasuk pemantauan media sosial, pembentukan pasukan tugas khusus, dan penyediaan data yang divalidasi untuk pendidikan masyarakat. Namun, beberapa komunitas, seperti para penambang timah lokal di Belitung Timur, masih menghadapi tantangan literasi digital yang membuat mereka rentan terhadap risiko online.

Untuk mengatasi masalah ini, laporan merekomendasikan strategi kolaboratif melibatkan organisasi pemerintah, non-pemerintah, dan komunitas berbasis masyarakat. Inisiatif lokal, seperti yang dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belitung Timur, fokus pada peningkatan literasi digital dan memberikan alat kepada komunitas untuk melawan ancaman digital.

Baca Juga  Perlu Literasi Digital Jelang Pemilu 2024

Meskipun ekonomi digital Indonesia berkembang pesat, upaya lebih lanjut diperlukan untuk menjembatani kesenjangan digital, meningkatkan literasi digital, dan melawan misinformasi, terutama di antara populasi yang kurang beruntung dan di pedesaan.

Dengan dirilisnya temuan ini, ASEAN Foundation berharap memulai diskusi yang berarti dan mendorong kerjasama di antara berbagai pihak untuk menghadapi tantangan literasi digital yang kompleks di kawasan ASEAN.

Tujuannya adalah untuk memperkuat ketahanan masyarakat terhadap mis/disinformasi melalui program literasi digital yang komprehensif dan melibatkan berbagai pihak, dengan memperhatikan perbedaan infrastruktur, pengaruh budaya, dan kebijakan pemerintah di seluruh ASEAN.

Marija Ralic, Lead untuk Google.org APAC, menyatakan, “Kami dengan bangga mendukung ASEAN Foundation dalam pemberdayaan masyarakat di seluruh wilayah ASEAN dengan keterampilan literasi media dan keamanan daring yang penting.”

Ilustrasi pengguna layanan teknologi mobile
Ilustrasi pengguna layanan teknologi mobile
Sebelumnya, Google.org telah memberikan dukungan kepada ASEAN Foundation dengan hibah sebesar 1.5 juta Dollar AS untuk mendukung pelaksanaan ASEAN DLP dari tahun 2022 hingga 2024.

ASEAN Regional Symposium juga dihadiri oleh berbagai pihak seperti Ketua Dewan Pengawas ASEAN Foundation, perwakilan dari Google.org, perwakilan dari Sekretariat ASEAN, mitra pelaksana lokal ASEAN DLP, entitas-entitas ASEAN, lembaga-lembaga strategis, dan pakar literasi digital di wilayah tersebut.

Simposium tersebut diakhiri dengan diskusi panel tentang From Divide to Empowerment: Strategies for Inclusive Digital Literacy in ASEAN yang membahas strategi pemberdayaan menuju literasi digital yang inklusif, terutama di kalangan komunitas-komunitas kurang beruntung di ASEAN. (ted)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

literasi digital

Berita Lainnya

Pemkot Surabaya perkuat perlindungan anak di ruang digital dengan libatkan kampus, polisi, dan masyarakat hingga tingkat RW.

Surabaya Perkuat Perlindungan Anak di Era Digital, Gandeng Kampus hingga Aparat Penegak Hukum

2 April 2026
Telkomsel menutup Ilmupedia Berani Jawab Season 6 dengan mengumumkan para juara dan memperkuat komitmen menghadirkan ekosistem pendidikan digital inklusif.

Telkomsel Umumkan Juara Ilmupedia Berani Jawab Season 6, Pemenang Pertama dari Makassar

31 Oktober 2025
Program CyberHeroes 2025 oleh Telkom bekali 5.314 pelajar dengan literasi digital untuk cegah cyberbullying & hoaks. Wujudkan pahlawan siber masa depan.

Telkom Gelar CyberHeroes 2025, Cetak Generasi Muda Tangguh di Ruang Digital

16 Oktober 2025

Samsung Innovation Campus Siap Cetak 4.500+ Ahli Coding dan AI di Indonesia

23 Februari 2025
Lokakarya Festival Literasi di Kudus

Festival Literasi 2024 di Kudus, Ajakan Bagi Generasi Muda Agar Bijak Bermedia Sosial

16 September 2024
Isye Adhy Karyono, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jatim

Bangun Kesadaran Peran Perempuan, Ketua DWP Jatim Tekankan Pentingnya Program Kemandirian

3 November 2023
Menteri Kominfo Budi Arie Setiadi

Menkominfo: Kaum Muda Indonesia Harus Adaptif dan Lincah di Era Digital

29 Agustus 2023
Kegiatan Literasi Digital di Balikpapan

Bareng Kominfo dan BKPRMI, Sinar Mas Land Gelar Kegiatan Literasi Digital

27 Agustus 2023

Tingkat Literasi Keuangan Masih 49,6 Persen, OJK Ingatkan Ancaman Kejahatan Digital

21 Agustus 2023
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.