Mataram (pilar.id) – Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Jawa Timur mencatatkan prestasi membanggakan dalam Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang digelar di GOR Turide, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Hingga hari terakhir pertandingan pada Minggu (27/7/2025), FKTI Jatim berhasil mengantongi total 9 medali, terdiri dari 4 emas, 1 perak, dan 4 perunggu.
Ini merupakan keikutsertaan perdana FKTI Jatim dalam ajang FORNAS sejak bergabung dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Timur pada akhir 2024. Meski tanpa target besar, FKTI Jatim langsung unjuk gigi dengan hasil yang menempatkannya di peringkat ketiga nasional, di bawah Kalimantan Selatan dan DKI Jakarta.
“Alhamdulillah, kali pertama kami berpartisipasi di Fornas dan langsung mencatatkan prestasi membanggakan. Tanpa target besar, kami justru mampu memberikan yang terbaik,” ujar Ketua Kontingen FKTI Jatim, Yuli Rachmaningsih.
Rincian Perolehan Medali
Medali Emas (4):
- Farel Tristian – Kata Perorangan Pra Kadet Putra U11-13 tahun
- Hisyam Aroihan – Fukugo Pemuda Putra U18-20 tahun
- Maqfiroh Aprillia Kasih – Kata Perorangan Kadet Putri U14-15 tahun
- Ferdussi, Fatih, Udayana – Kata Beregu Senior Putra U21 tahun
Medali Perak (1):
- Fatih Ammar Irsyad – Kata Perorangan Senior Putra U21 tahun
Medali Perunggu (4):
- Bintang Fajar – Kata Perorangan Pra Kadet I Putra U11-13 tahun
- Aisyatur Rosyida – Kata Perorangan Kadet Putri U14-15 tahun
- Hisyam Arroihan – Kogo Kumite Pemuda Putra U18-20 tahun
- Naufal Hisyam & Ferdian Andika – Enbu Junior Putra U16-17 tahun
Menurut Yuli, hasil ini diraih berkat semangat dan kekompakan para karateka muda yang tampil maksimal di setiap nomor pertandingan.
Diikuti 13 Provinsi, Pertandingan Sengit
Pada FORNAS 2025, FKTI mempertandingkan 16 nomor resmi dan 4 nomor eksibisi, yang diikuti oleh peserta dari 13 provinsi di seluruh Indonesia. Meski kompetisi berlangsung ketat, FKTI Jatim mampu menunjukkan potensi besar dan daya saing yang menjanjikan di level nasional.
“Prestasi ini menjadi pemicu semangat kami untuk lebih berkembang lagi di masa mendatang,” tutup Yuli.
Dengan hasil ini, FKTI Jatim membuktikan bahwa langkah awal mereka di ajang nasional bukan sekadar partisipasi, tetapi juga kontribusi nyata untuk mengharumkan nama Jawa Timur di dunia olahraga masyarakat. (mad/hdl)





