London (pilar.id) – Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memastikan bahwa pergantian Gabriel Magalhães dalam laga kontra Olympiakos bukan karena cedera serius.
Bek asal Brasil itu ditarik keluar pada menit ke-75 dalam kemenangan 2-0 Arsenal di Emirates Stadium, Rabu (1/10) malam waktu setempat, pada lanjutan fase grup Liga Champions.
Gol dari Gabriel Martinelli dan Bukayo Saka sudah cukup membawa The Gunners mengamankan kemenangan kedua mereka secara beruntun di ajang Eropa. Namun, kekhawatiran sempat muncul di kalangan suporter ketika Gabriel harus digantikan lebih awal.
Arteta menegaskan keputusan itu murni langkah pencegahan. “Dia mendapat tendangan di babak pertama dan merasa sedikit tidak nyaman. Sebenarnya dia masih bisa melanjutkan, tetapi kami tidak ingin mengambil risiko,” ujar Arteta kepada awak media selepas pertandingan.
Fokus ke Premier League
Gabriel sendiri hanya tampil sebagai starter 28 kali di Premier League musim 2024/25, sehingga kondisi kebugarannya menjadi perhatian. Arsenal akan menghadapi West Ham United pada akhir pekan ini, dan kehadiran Gabriel sangat diharapkan demi menjaga stabilitas pertahanan.
Kombinasi Gabriel dengan William Saliba selama dua musim terakhir dianggap sebagai duet bek tengah terbaik Arsenal. Meski begitu, Arteta kini memiliki kedalaman skuad yang lebih baik. Cristhian Mosquera, misalnya, tampil solid ketika menggantikan Saliba saat menghadapi Newcastle United pekan lalu.
Situasi ini memberi optimisme lebih bagi Arsenal, mengingat cedera Saliba pada musim 2022/23 sempat menggagalkan ambisi mereka meraih gelar Premier League.
Gabriel, Bek Terbaik Arsenal?
Seiring waktu, Gabriel berhasil keluar dari bayang-bayang Saliba dan menjelma menjadi salah satu bek tengah paling konsisten di Liga Inggris. Agresivitas, fisik kuat, dan kemampuan mencetak gol dari situasi bola mati menjadikannya aset penting bagi Arsenal.
Sejak awal musim 2022/23, bek berusia 27 tahun itu sudah mencetak 11 gol di Premier League. Dengan performa stabilnya, banyak pengamat menilai hanya Virgil van Dijk yang bisa disandingkan dengannya sebagai bek terbaik di Inggris, meski kapten Liverpool itu kini sudah berusia 34 tahun.
Arsenal yang tengah bersaing ketat dengan Liverpool dan Manchester City di papan atas kini lebih percaya diri menghadapi musim panjang. Kedalaman skuad di lini pertahanan diyakini bisa membantu mereka tetap konsisten, meski harus menghadapi risiko cedera pemain inti. (mad/hdl)










