Solo (pilar.id) – Pada Minggu (24/12/2023), suasana Car Free Day (CFD) di Solo menjadi sangat meriah. Ribuan warga yang sedang menikmati olahraga dan jalan-jalan pagi dikejutkan oleh kehadiran calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, beserta istrinya, Siti Atikoh, yang tengah berkunjung ke Solo Raya.
Ganjar dan Atikoh, yang sedang santai berjalan pagi di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, menjadi pusat perhatian masyarakat. Warga segera mengerumuni mereka untuk bersalaman dan berfoto bersama.
Tidak hanya itu, dalam momen tersebut, para pelajar dan mahasiswa yang hadir mendapatkan kejutan istimewa. Selain berkesempatan bertemu dengan tokoh idola mereka, mereka juga menerima voucher internet gratis yang dibagikan oleh relawan Ganjar. Ribuan voucher tersebut diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat dalam acara tersebut.
“Ini voucher internet gratis dari Pak Ganjar. Beliau memiliki program internet cepat dan gratis untuk semua pelajar di Indonesia. Jika beliau terpilih sebagai presiden, semua pelajar akan mendapatkan internet gratis untuk belajar dengan nyaman,” ucap seorang relawan sambil membagikan voucher kepada anak-anak muda.
Para pelajar yang didominasi oleh mahasiswa dan siswa di CFD bersemangat mendapatkan voucher internet gratis dari relawan Ganjar. Mereka bersorak gembira sambil mengucapkan terima kasih kepada Ganjar.
“Sangat terima kasih, Pak Ganjar. Internet gratis sangat bermanfaat bagi kami,” ujar mereka dengan antusias.
Sofian (17), seorang siswa SMA di Solo, mengungkapkan kebahagiaannya atas voucher internet gratis yang diterimanya dari Ganjar. Ia juga telah mendengar tentang rencana Ganjar untuk membuat program internet super cepat dan gratis di Indonesia jika terpilih sebagai presiden.
“Program internet super cepat dan gratis dari Pak Ganjar sangat bagus dan kami sangat menantikannya. Dengan program ini, kami bisa belajar lebih mudah, dan banyak teman kami yang bisa mengembangkan aplikasi dengan internet gratis ini,” ungkapnya.
Menurut Sofian, kebutuhan kuota internetnya dan mayoritas pelajar di Indonesia cukup tinggi dalam sebulan. Lebih dari Rp100.000 digunakan hanya untuk membeli kuota internet.
“Jika Pak Ganjar menjadi presiden dan menyediakan internet gratis, uang untuk membeli kuota dapat kami tabung atau digunakan untuk kebutuhan lain. Kami sangat mengapresiasi program internet gratis Pak Ganjar ini,” tambahnya.
Dalam konteks ini, inisiatif relawan Ganjar memberikan dampak positif pada masyarakat, khususnya anak-anak muda, yang merasa terbantu dengan adanya program internet gratis. Ganjar sendiri, meskipun tidak mengetahui secara langsung tentang pembagian voucher, menyambut baik apresiasi dan antusiasme masyarakat terhadap program prioritasnya.
“Memang kita ingin anak-anak kita belajar lebih baik dan menggunakan teknologi lebih canggih. Maka kalau kita ingin mengejar ketertinggalan, internet kita mesti tersebar merata dan mesti cepat,” ujar Ganjar.
Dengan adanya program internet super cepat dan gratis bagi pelajar, diharapkan pendidikan di Indonesia dapat berkembang lebih maju. Anak-anak dapat mengakses berbagai materi pembelajaran tanpa hambatan dan membantu mengurangi beban biaya pembelian kuota internet.
Meski demikian, Ganjar juga menekankan pentingnya peran orangtua dalam mendukung program ini dengan melakukan pengawasan terhadap penggunaan internet oleh anak-anak.
“Tentu peran orangtua penting, jangan sampai internet super cepat dan gratis bagi pelajar ini dipakai untuk hal-hal yang tidak benar. Pengawasan pada anak-anak dibutuhkan agar program ini berjalan dengan baik dan sesuai sasaran,” pungkasnya. (rio/hdl)










