Jakarta (pilar.id) – PT Siemens Indonesia telah menegaskan komitmennya untuk mempercepat proses transformasi digital di Indonesia. Dalam acara Siemens Indonesia Executive Summit 2023 yang digelar pada hari Selasa (15/8/2023), perusahaan ini menggelar diskusi panel dengan partisipasi sejumlah tokoh utama dari berbagai sektor.
Termasuk Director Manufacturing PT Unilever Oleochemical Indonesia, Endy Julisetiawan, CEO & Presdir PT Siemens Indonesia, Dr. Lamine Jendoubi, EVP Operasi Sistem Ketenagalistrikan PT PLN (Persero), Dispriansyah, Direktur PT Datacenter Indonesia Sukses Makmur, Ricky Garyati, dan Direktur Transformasi Hijau Otoritas IKN, Agus Gunawan.
Dalam konteks perkembangan Indonesia, teknologi telah menjadi pilar utama dalam mendorong transformasi pembangunan.
Sebagai perusahaan teknologi yang berfokus pada industri dan infrastruktur, Siemens merasa bangga atas peran serta yang telah dimainkannya dalam perjalanan transformasi Indonesia selama 50 tahun sejak berdirinya PT Siemens di Indonesia dan hampir 170 tahun sejak produk pertama, mesin telegraf, tiba di tanah air.
Melalui Siemens Indonesia Executive Summit, perusahaan ini berhasil menyatukan lebih dari 100 pemangku kepentingan utama, termasuk perwakilan dari instansi regulasi dan berbagai perusahaan publik dan swasta. Acara ini juga menghadirkan para pembicara terkemuka dan panel diskusi yang melibatkan narasumber dari berbagai instansi internasional dan dalam negeri.
Dengan tema utama “Mempercepat Transformasi Digital untuk Keberlanjutan,” acara tersebut memfokuskan diri pada upaya-upaya mencapai keberlanjutan melalui transformasi digital. Siemens Technology Marketplace menjadi ajang untuk memamerkan solusi teknologi cerdas yang mendukung transformasi dalam enam sektor utama, seperti ketenagalistrikan, perkotaan, pusat data, makanan & minuman, pulp & kertas, dan pertambangan.
Dr. Lamine Jendoubi, Presiden Direktur dan CEO PT Siemens Indonesia, menegaskan, “Digitalisasi akan menjadi aspek krusial dalam pengembangan infrastruktur Indonesia di masa depan, terutama dalam hal transisi energi dan transformasi industri. Kami berkomitmen untuk membuat transformasi digital lebih mudah, cepat, dan dapat diterapkan dalam skala besar, agar bisnis dan masyarakat dapat menjadi lebih tangguh dan berkelanjutan. Beberapa tahun mendatang akan menjadi periode yang menarik, tidak hanya bagi Siemens, tetapi juga bagi dampak yang akan dirasakan oleh bisnis dan masyarakat di Indonesia.”
Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dan bertekad untuk menjadi salah satu dari empat ekonomi terbesar di dunia pada tahun 2045. Untuk mewujudkan visi ini, negara ini telah memulai usaha untuk memodernisasi infrastruktur dan mengembangkan sektor industri agar lebih kompetitif, serta meningkatkan keterampilan tenaga kerja lokal.
Pada tahun sebelumnya, Siemens telah mengumumkan Program Kemitraan dengan Universitas, sebuah inisiatif kolaborasi dengan tiga universitas ternama di Indonesia di bidang teknik. Sebagai kelanjutan dari program ini, Siemens telah menandatangani nota kesepakatan (MoA) dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dr. Lamine Jendoubi menyatakan, “Hubungan Siemens dengan ITB telah berjalan baik, dan ITB merupakan salah satu universitas teknologi unggulan di Indonesia. Nota kesepakatan ini menandai Pengembangan Program Digital Twin Ekosistem (D2TEP) yang bertujuan untuk mencetak tenaga kerja masa depan yang memiliki kompetensi teknis dan kesiapan kerja, sehingga mampu memenuhi kebutuhan bisnis dan masyarakat.”
Sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-50, Siemens telah mengadakan rangkaian kegiatan mulai dari kompetisi olahraga hingga berbagai lomba bagi karyawan, serta kerjasama dengan serikat pekerja Siemens.
Lebih dari 200 karyawan berpartisipasi dalam donor darah. Dalam rangka mendukung lingkungan yang lebih hijau, Siemens bersinergi dengan LindungiHutan untuk menanam 1.000 bibit pohon bakau di Bekasi.
Melalui kemitraan dengan Organisasi Anak Jalanan Indonesia (ISCO), Siemens memberikan dukungan pendidikan kepada siswa-siswi sekolah menengah yang memiliki minat di bidang teknik, guna mempersiapkan mereka dalam pendidikan masa depan. (usm/hdl)




