Manchester (pilar.id) – Pep Guardiola menghadapi tantangan besar di awal musim kompetisi mendatang setelah dipastikan kehilangan tiga anggota penting dari staf pelatih Manchester City.
Asisten manajer Juanma Lillo, Carlos Vicens, dan Inigo Dominguez resmi meninggalkan klub dan tidak akan mendampingi City di ajang Piala Dunia Antarklub 2025 di Amerika Serikat.
Kepastian ini membuka pertanyaan besar mengenai siapa yang akan mengisi posisi krusial dalam tim pelatih The Citizens saat mereka menghadapi jadwal padat dan ambisi besar mempertahankan gelar.
Juanma Lillo Pilih Pulang ke Spanyol
Juanma Lillo, yang menjadi sosok penting di balik taktik Guardiola, memilih tidak memperpanjang kontraknya yang berakhir musim panas ini. Pelatih asal Spanyol berusia 59 tahun itu menyampaikan keinginannya untuk kembali ke tanah kelahirannya ketimbang melanjutkan petualangan di Inggris.
Lillo dikenal sebagai mentor dan inspirasi bagi Guardiola. Keduanya memiliki hubungan profesional yang panjang sejak Guardiola memutuskan bermain di klub Meksiko, Dorados Sinaloa, hanya demi dilatih oleh Lillo.
Guardiola kemudian membawanya ke Etihad pada tahun 2020. Setelah dua musim, Lillo sempat menukangi klub Al Sadd di Qatar sebelum kembali bergabung bersama City setahun kemudian.
Carlos Vicens Latih Klub Portugal, Braga
Carlos Vicens, yang telah menjadi bagian dari Manchester City selama tujuh tahun, akan memulai karier manajerial perdananya di Portugal. Ia akan menangani SC Braga, menggantikan mantan pelatih Sheffield Wednesday, Carlos Carvalhal.
Selama di City, Vicens dikenal sebagai pelatih muda penuh potensi yang sering kali terlibat dalam pembinaan tim muda dan pengembangan strategi bola mati.
Inigo Dominguez Juga Tinggalkan City
Inigo Dominguez, pelatih asal Spanyol lainnya, juga resmi mengundurkan diri. Sebelum bergabung dengan City, Dominguez pernah bekerja bersama Lillo di klub Al Sadd (Qatar) dan Qingdao Huanghai (Tiongkok), menjadikannya bagian dari lingkaran kepercayaan pelatih veteran tersebut.
Dengan kepergian tiga figur penting ini, Manchester City menghadapi transisi yang tidak ringan, terutama jelang keikutsertaan mereka di turnamen penting seperti Piala Dunia Antarklub.
Guardiola Belum Umumkan Pengganti
Hingga kini, Pep Guardiola belum mengumumkan siapa yang akan mengisi kekosongan di staf pelatihnya. Proses rekrutmen diyakini tengah berlangsung, dan manajemen klub diharapkan segera menunjuk figur baru untuk menjaga stabilitas ruang ganti dan kelancaran program latihan.
Kondisi ini juga menjadi sinyal bahwa City memasuki periode penting untuk meremajakan struktur kepelatihan mereka, seiring tekanan tinggi mempertahankan performa elite di Premier League dan Eropa. (usm/hdl)










