Madrid (pilar.id) – Menjelang pertandingan Real Madrid kontra Manchester City di Stadion Santiago Bernabeu, pelatih Manchester City Pep Guardiola memberi nasihat yang terbilang unik kepada juru taktik Real Madrid, Xabi Alonso. Dalam konferensi pers pra-pertandingan, Guardiola justru banyak menerima pertanyaan terkait masa depan mantan anak asuhnya tersebut.
Posisi Alonso disebut-sebut berada dalam tekanan seiring tren negatif Real Madrid. Laga tengah pekan ini diyakini bisa menentukan keberlanjutannya sebagai pelatih. Ketika dimintai komentar, Guardiola menyampaikan pesan bernada metaforis yang merujuk pada kritik lama yang pernah ia alami saat menangani Barcelona. Ia menyinggung bahwa seorang pelatih harus tetap menjadi dirinya sendiri, tanpa perlu tampil seolah-olah sempurna.
Di tengah sorotan publik terhadap minimnya pengaruh Alonso di ruang ganti Los Blancos, Guardiola menilai persoalan kekuasaan dalam klub sangat ditentukan oleh hierarki internal. Menurutnya, kewenangan seorang pelatih akan kuat bila manajemen memberikannya dukungan penuh. Setiap klub, ujarnya, memiliki dinamika sendiri, termasuk soal siapa yang memegang kendali antara pelatih dan para pemain bintang.
Guardiola juga menekankan bahwa Alonso menghadapi kondisi sulit karena banyaknya pemain cedera, situasi yang diakuinya pernah dialami Manchester City pada musim sebelumnya. Ia menyatakan yakin mantan gelandang Spanyol itu memiliki kapasitas untuk membalikkan keadaan.
Sebagai sosok yang pernah bekerja bersama Alonso selama dua setengah tahun, Guardiola menyebut tekanan di klub sebesar Real Madrid dan Barcelona selalu berada di level tertinggi. Ia menilai musim berjalan berat bagi Alonso karena seluruh penilaian kinerja pelatih di dua klub tersebut sangat bergantung pada kemenangan.
Terkait anggapan bahwa gaya kepelatihan Alonso terinspirasi darinya, Guardiola menampik adanya perbandingan langsung. Ia menegaskan setiap tim memiliki karakteristik berbeda dan tugas pelatih adalah menyesuaikan taktik dengan kondisi pemain yang ada.
Sementara itu, dalam konferensi pers terpisah, Alonso menegaskan tetap mendapat dukungan manajemen dan merasa ruang ganti Real Madrid masih solid. Gelandang Aurelien Tchouameni juga menyatakan bahwa para pemain turut bertanggung jawab atas performa kurang memuaskan tim belakangan ini.
Pertandingan melawan Manchester City pun menjadi momen penting bagi Alonso, yang berupaya menjaga posisinya sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap arah permainan Real Madrid. (mad)










