Bandung (pilar.id) – Ketidakhatihatian dalam memilih mobil bekas bisa jadi bencana. Di antaranya, kita akan memperoleh mobil bekas yang tidak memenuhi harapan. Ini terjadi jika Anda tidak melakukan riset yang cukup sebelum membeli mobil bekas, maka Anda berisiko memperoleh mobil yang tidak memenuhi harapan, seperti mobil yang kurang nyaman atau mobil yang membutuhkan perbaikan yang banyak.
Hal lain, terntu saja mengalami kerugian finansial. Jika mobil bekas yang Anda beli ternyata memiliki masalah yang signifikan atau memerlukan perbaikan yang banyak, maka Anda akan berisiko mengalami kerugian finansial yang besar.
Lalu resiko keamanan. Jika mobil bekas yang Anda beli memiliki masalah pada sistem rem atau sistem kelistrikan, maka mobil tersebut dapat menjadi berbahaya dan membahayakan keselamatan pengemudi dan penumpang.
Selebihnya adalah jaminan kualitas, dan yang lebih celaka adalah masalah hukum. Jika kurang hati-hati, kita bisa dapat mobil bekas yang dokumennya tidak sesuai atau tidak lengkap. Akibatnya, Anda berisiko terkena masalah hukum yang berhubungan dengan kepemilikan dan penggunaan mobil.
Lalu apa saja yang harus dilakukan sebelum membeli mobil bekas?
Tentukan anggaran
Tentukan anggaran yang Anda miliki dan carilah mobil bekas yang sesuai dengan anggaran tersebut. Pastikan Anda tidak memaksakan diri untuk membeli mobil yang melebihi anggaran yang dimiliki.
Cari tahu informasi tentang mobil bekas
Cari tahu informasi tentang mobil bekas yang ingin Anda beli, seperti tahun produksi, kilometer mobil, riwayat perawatan, dan kondisi mobil secara keseluruhan.
Periksa kondisi mobil
Periksa kondisi mobil secara teliti. Perhatikan bagian-bagian penting seperti mesin, sistem kelistrikan, sistem suspensi, sistem rem, dan bodi mobil. Pastikan bahwa mobil tidak memiliki kerusakan atau masalah yang signifikan.
Periksa dokumen mobil
Pastikan bahwa dokumen mobil seperti BPKB, STNK, dan faktur pembelian adalah asli dan sesuai dengan data mobil yang diperiksa.
Lakukan test drive
Lakukan test drive untuk memastikan kenyamanan dan performa mobil. Coba untuk mengemudikan mobil di berbagai kondisi jalan dan kecepatan untuk mengetahui bagaimana mobil berperilaku di berbagai situasi.
Periksa cat mobil
Periksa cat mobil dan pastikan tidak ada perbedaan warna antara bagian-bagian mobil. Hal ini bisa menjadi indikasi bahwa mobil telah mengalami perbaikan atau pernah mengalami kecelakaan.
Gunakan jasa inspeksi mobil
Jika Anda tidak yakin dengan kemampuan Anda dalam memeriksa mobil bekas, gunakan jasa inspeksi mobil yang disediakan oleh bengkel atau pihak ketiga yang terpercaya.
Dengan memperhatikan hal-hal di atas, diharapkan Anda dapat membeli mobil bekas dengan lebih aman dan terhindar dari risiko kerugian di kemudian hari. (ret/hdl)



