Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
  • Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang
  • Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid
  • Chelsea Pertimbangkan Rekrut Jarrod Bowen, Bintang West Ham yang Jadi Incaran Usai Degradasi
  • Sambut Piala Dunia 2026, Telkomsel dan TVRI Hadirkan Bola Gembira MAXStream TV, Siarkan 104 Pertandingan hingga Pelosok Indonesia
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Ekonomi»Harga Jual Lebih Tinggi, Sistem Petik Merah Jadi Favorit Petani Kopi

Harga Jual Lebih Tinggi, Sistem Petik Merah Jadi Favorit Petani Kopi

Ekonomi M. Fathur Rohman26 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi - biji kopi merah di pohon. (Foto: Unsplash)

Jakarta (pilar.id) – Di Indonesia, popularitas kopi dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Hal tersebut tidak terlepas dari semakin menjamurnya bisnis minuman kopi mulai dari warung kopi sampai cafe yang banyak tumbuh di berbagai daerah di Indonesia.

Kondisi tersebut, membuat permintaan biji kopi juga terus mengalami peningkatan. Sehingga, memberikan keuntungan bagi para petani kopi di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu yang merasakan manfaat dari pertumbuhan bisnis kopi adalah para petani di Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu.

Pertumbuhan bisnis kopi tersebut, pada gilirannya juga memaksa para petani untuk terus berkembang menjaga dan meningkatkan kualitas kopi mereka. Salah satunya terkait dengan sistem panen kopi. Petani kopi di Rejang Lebong saat ini banyak yang menerapkan petik merah.

Alasannya karena kopi petik merah lebih menjanjikan daripada petik asalan. Harga jual kopi petik merah pun lebih tinggi jika dibandingkan dengan kopi yang dipetik secara asal.

“Kalau dalam kondisi basah atau ceri dibeli oleh pengumpul Rp4.500 sampai Rp5.000 per kilogram, kalau biji yang kering Rp25.000 sampai Rp30.000 tergantung dengan kualitasnya,” kata Yanto, petani kopi yang ada di Kecamatan Sindang Dataran, di Rejang Lebong, Sabtu (25/11/2022).

Ia menjelaskan penjualan kopi panen dengan sistem petik merah ini banyak diminati oleh pembeli terutama para pelaku usaha penjualan kopi olahan maupun cafe sehingga banyak yang mencari ke desa-desa.

Baca Juga  Menyeduh Mimpi dari Kisah Moby Dick dan Penghormatan pada Kearifan Lokal

Saat ini, produksi kopi di daerah itu, lanjut dia, sudah mulai berkurang seiring dengan berakhirnya musim panen, tetapi untuk kopi stek berbuah rutin tidak mengenal musim sehingga jika masak bisa dipanen.

Sementara itu, Adi Panito pengurus Koperasi Pengolahan Kopi Primatera Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran mengatakan pihaknya sejak dua tahun belakangan bergabung dengan Koperasi Karyawan PT Medco Agro Jakarta membeli kopi petik merah yang dihasilkan petani di wilayah itu.

“Biji kopi dalam bentuk ceri merah kami beli dengan harga Rp4.500 hingga Rp5.000 per kilogram. Kalau untuk kopi klon Sintaro kita beli Rp5.500 per kilogram, dan untuk kopi robusta umum Rp4.500 per kilogram,” kata dia.

Koperasi Primatera saat ini bisa menampung hingga 5 ton biji kopi basah per hari, namun karena pada musim panen kopi kali ini buah kopi yang dihasilkan dari kebun petani berkurang akibat cuaca ekstrem sehingga mereka paling banyak menampung 2 ton biji kopi basah per harinya.

Adapun jenis kopi yang mereka tampung, kata dia, ialah kopi robusta petik merah yang sudah memiliki sertifikat Indikasi Geografis (IG) dalam tiga kecamatan yang berada satu hamparan dengan ketinggian 900 hingga 1300 Mdpl. (fat)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

biji kopi bisnis kopi Kopi petani kopi petik merah Rejang Lebong

Berita Lainnya

Google Doodle

Google Doodle Hari Ini: Kopi Susu Gula Aren, Sajian Nusantara yang Hadir di Cafe dan Kaki Lima

15 Juli 2025

Wapres Gibran dan Gubernur Khofifah Panen Raya Kopi Ijen di Bondowoso

25 Juni 2025
(foto: Titik Kartitiani)

Perempuan yang Berdaulat di Perhutanan Sosial dan Membina 300-an Petani Kopi di Cisurupan

20 Juni 2024
kopi Suroloyo

Saat Keindahan Alam Kulon Progo Berpadu dengan Nikmat Kopi Suroloyo

20 Desember 2023

Excelso Hadirkan Pengalaman Unik dengan Specialty Coffee dan Metode Seduh V60 Drip

4 Desember 2023
Ilustrasi penyajian kopi di Cafe Excelso

5 Rekomendasi Gerai Excelso di Surabaya yang Asyik untuk Nongkrong, Simak Yuk!

19 Oktober 2023
Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (UNAIR) Satriyani Dewi Astuti

Ikuti Ekspedisi Jelajah Nusantara, Mahasiswa Unair Inisiasi Desa Wisata Kopi Kuta Jungak

21 September 2023
Ilustrasi Starbucks

Menyeduh Mimpi dari Kisah Moby Dick dan Penghormatan pada Kearifan Lokal

17 Maret 2023
Songkok Gresik, Tetap Lestari di Tengah Perubahan Zaman

Penderita Hipertensi Tak Disarankan Minum 2 Cangkir Kopi Dalam Sehari

25 Desember 2022
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Polres Gresik mengembalikan tiga motor korban curanmor dan begal tanpa biaya setelah berhasil mengungkap komplotan pelaku kejahatan jalanan.

Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun

1 Juni 2026
Cole Palmer (sumber foto: facebook @ChelseaFC)

Legenda Chelsea Kritik Cole Palmer, Marcel Desailly Soroti Mentalitas dan Peran Taktis Sang Bintang

1 Juni 2026
Real Madrid

Aurelien Tchouameni Akhirnya Buka Suara Soal Insiden dengan Fede Valverde di Real Madrid

1 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.