Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi
  • Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance
  • Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar
  • Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian
  • Jawa Timur Pimpin Transaksi Nasional Koperasi Desa Merah Putih Tembus Rp17,45 Miliar, Khofifah: Ekonomi Desa Bergerak
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Kepala BMKG Tekankan Penguatan Informasi Terintegrasi

Mitigasi Bencana Hidrometeorologi, Kepala BMKG Tekankan Penguatan Informasi Terintegrasi

Peristiwa Moh. Usman18 Desember 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG
Teuku Faisal Fathani, Kepala BMKG (foto: Dok BMKG)

Jakarta (pilar.id) – Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa pengelolaan informasi yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan dari hulu ke hilir merupakan fondasi utama dalam manajemen risiko bencana hidrometeorologi di Indonesia. Informasi yang kuat dinilai menjadi kunci dalam mendukung sistem peringatan dini, mitigasi, serta pengambilan keputusan kebencanaan yang efektif.

Penegasan tersebut disampaikan Faisal saat menjadi pembicara kunci dalam webinar bertajuk Early Warning, Early Action: Kilas Balik Bencana Hidrometeorologi sebagai Basis Rekomendasi Aksi Mendatang yang digelar secara hybrid oleh Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Rabu (17/12/2025).

Dalam pemaparannya, Faisal menjelaskan bahwa data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menunjukkan bencana di Indonesia masih didominasi oleh kejadian banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang tersebar hampir di seluruh wilayah. Kondisi tersebut diperparah oleh dinamika atmosfer, termasuk pengaruh siklon tropis seperti Cempaka, Seroja, dan Senyar, yang meningkatkan intensitas hujan ekstrem dan memicu bencana turunan.

Ia menilai tren kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia cenderung meningkat dari tahun ke tahun, sehingga upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan harus diperkuat secara berkelanjutan. Menurutnya, tantangan tersebut perlu dijawab melalui penguatan sistem peringatan dini yang terintegrasi dari hulu hingga hilir.

Dalam konteks tersebut, BMKG berperan sebagai penyedia utama data, informasi, dan peringatan dini berbasis sains. Data yang dihimpun kemudian dianalisis dengan dukungan teknologi big data sebelum menjadi dasar penetapan langkah-langkah penanganan di Disaster Management Command Center. Hasil analisis tersebut selanjutnya didiseminasikan kepada publik dan pemangku kepentingan melalui berbagai kanal komunikasi.

Baca Juga  BMKG Dorong Negara-negara Dunia Percepat Terwujudnya Tsunami Ready Community

Faisal menekankan bahwa kecepatan, ketepatan, akurasi, serta kemudahan pemahaman informasi menjadi faktor krusial agar peringatan dini tidak berhenti pada penyampaian pesan, melainkan mampu mendorong aksi nyata di lapangan untuk meminimalkan korban jiwa.

Untuk mendukung sistem tersebut, BMKG saat ini mengoperasikan lebih dari 191 unit pelaksana teknis (UPT) yang tersebar di seluruh Indonesia dengan dukungan sekitar 10.800 peralatan operasional utama. Selain itu, BMKG juga mengelola 44 radar cuaca berstandar World Meteorological Organization (WMO), sejumlah stasiun Global Atmosphere Watch (GAW), serta dua superkomputer yang berlokasi di Jakarta dan Bali.

BMKG juga menjalankan berbagai sistem peringatan dini multi-bahaya, seperti Indonesia Tsunami Early Warning System (InaTEWS), Meteorological Early Warning System (MEWS), dan Tropical Cyclone Warning Center (TCWC). Sistem-sistem tersebut dirancang untuk memberikan peringatan cepat dan akurat guna mendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah dan masyarakat.

Selain penguatan teknologi, BMKG turut melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai bagian dari upaya mitigasi dampak cuaca ekstrem, termasuk untuk menekan risiko banjir serta kebakaran hutan dan lahan di wilayah rawan bencana.

Faisal juga menekankan bahwa penguatan teknologi harus diiringi dengan peningkatan kapasitas dan literasi masyarakat. Oleh karena itu, BMKG secara konsisten menyelenggarakan berbagai program edukasi, seperti Sekolah Lapang Cuaca untuk nelayan, literasi iklim bagi generasi muda, program BMKG Goes to School, hingga kunjungan edukatif ke kantor BMKG. Materi edukasi dan video mitigasi bencana juga disediakan melalui kanal resmi BMKG untuk memperluas jangkauan pembelajaran publik.

Baca Juga  Malam Ini, Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Pulau Bali

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan risiko bencana. Pembangunan yang tangguh terhadap bencana dinilai membutuhkan sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Faisal mengapresiasi peran Universitas Gadjah Mada yang aktif mendukung penguatan kapasitas kebencanaan melalui kegiatan akademik, program magang, serta pengembangan riset bersama.

Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik UGM, Selo, menyampaikan bahwa webinar Early Warning, Early Action menjadi forum strategis untuk merumuskan gagasan dan rekomendasi dalam merespons peningkatan bencana hidrometeorologi di Indonesia. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan masukan komprehensif bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan dalam memperkuat kesiapsiagaan dan ketahanan bencana nasional.

Webinar tersebut menghadirkan narasumber lintas sektor, termasuk perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), akademisi UGM, serta panelis dari komunitas dan lembaga internasional. Kegiatan ini diikuti peserta dari unsur pemerintah, akademisi, mahasiswa, komunitas, dan praktisi, baik secara luring maupun daring. (usm)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
BMKG

Berita Lainnya

BMKG memperkuat sistem peringatan dini bencana dengan menggandeng Weathernews Jepang melalui pemanfaatan teknologi AI untuk siklon tropis dan banjir.

BMKG Gandeng Perusahaan Jepang Kembangkan AI untuk Perkuat Peringatan Dini Siklon dan Banjir

6 Februari 2026
Gempa magnitudo 6,4 mengguncang tenggara Pacitan, Jawa Timur, Jumat dini hari. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Tenggara Pacitan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

6 Februari 2026
Ilustrasi hujan (foto: Valeriia Miller, pexels)

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 18–19 Januari 2026, Bengkulu hingga Jakarta Berpotensi Hujan Lebat

18 Januari 2026
Ilustrasi hujan (foto: Valeriia Miller, pexels)

Prakiraan Cuaca Jawa Barat dan Jabodetabek Minggu 11 Januari 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

11 Januari 2026
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani

BMKG: Peningkatan Hujan Ancam Aceh-Sumut-Sumbar, OMC Digencarkan untuk Kurangi Risiko Bencana

11 Desember 2025
Pemprov Jatim bersama BNPB, BMKG, dan Puspenerbal menggelar Operasi Modifikasi Cuaca guna menekan dampak erupsi Gunung Semeru.

Pemprov Jatim–BNPB–BMKG Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Kurangi Dampak Erupsi Semeru

30 November 2025
seismograf

Gempa M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami di Indonesia

30 Juli 2025
Wajib dibawa, karena sedia payung sebelum hujan (foto: Tore F, unsplash)

Info Potensi Cuaca Ekstrem 15–17 Juli 2025, Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang

15 Juli 2025
Gempa magnitudo 4,5 guncang Lombok Utara, Selasa (15/7).

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Lombok Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

15 Juli 2025
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Ilustrasi staf PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

BCA Borong 6 Penghargaan Global Digital CX Awards 2026, Sukses Pacu Transaksi Digital hingga 99 Persen

15 Juli 2026
IKEA Indonesia memperluas bantuan program Matching Donations ke 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Aceh Tamiang, guna percepatan pemulihan pascabanjir.

Enam Bulan Pascabanjir Aceh Tamiang, IKEA Indonesia Perluas Aksi Kemanusiaan untuk Ratusan Keluarga

13 Juli 2026
Berita Lainnya
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.