Jakarta (pilar.id) – Setelah berhasil menahan imbang Manchester United pada laga pekan ke-31 Sabtu (2/4/2022) pekan lalu. Malam ini, Minggu (10/4/2022) Leicester City kembali menghadapi lawan yang tangguh Crystal Palace.
Keduanya juga merupakan rival langsung. Sebab, berada di posisi yang berimpitan dengan poin yang sama. Keduanya sama-sama mengoleksi 37 poin. Siapapun yang menang di laga ini akan mengisi posisi 9 di klasemen dan yang kalah akan duduk di bawahnya.
Bermain sebagai tuan rumah di lanjutan Premier League pekan ke-32, Leicester City memulai laga dengan sedikit tersendat. Bahkan, mereka lebih dahulu menerima ancaman dari Crystal Palace yang dalam 5 laga terakhir mereka belum mengalami kekalahan.
Pertandingan baru memasuki menit ke-8 ketika Schlupp mengirimkan umpan terobosan ke Zaha yang ada di sisi kiri penyerangan. Tak ada pengawalan, Zaha langsung mencoba untuk menusuk ke dalam kotak pinalti dan melepaskan tendangan ke tiang jauh.
Sayang, tendangannya hanya melebar di sisi gawang berkat tekanan yang diberikan Amartey yang segera melakukan pengejaran.
Zaha kembali menginiasi ancaman bagi Leicester di menit 18. Zaha yang berada di posisi sulit, memberikan bola pada Mateta di tengah area pertahanan Leicester.
Setelah melakukan beberapa trik, Mateta akhirnya bisa mengecoh Soyuncu yang secara ketat menempelnya. Ia kemudian melepaskan tendangan ke arah pojok kanan bawah.
Beruntung bagi Leicester. Kesigapan Schmeichel berhasil menepis tendangan tersebut dan hanya menghasilkan tendangan bebas bagi Palace.
Menit 35 giliran Leicester yang mendapatkan peluang. Tielmans melepaskan tendangan jarak jauh dari luar kotak pinalti. Sayang tendangan keras dan terukurnya hanya menyamping di samping kanan atas gawang Guaita, kiper Palace.
Baru di menit ke 39, Leicester berhasil mencetak gol. Dewsbury-Hall berhasil mengirimkan umpan silang mendatar dari tengah lapangan setelah ia berhasil menarik naik Kouyate.
Bola tersebut kemudian diterima dengan baik oleh Lookman yang berada di sisi kiri penyerangan Leicester. Ia kemudian melakukan cut inside ke dalam kotak pinalti dan melepaskan tendangan keras ke pojok kiri bawah gawang Guaita. Leicester unggul 1-0.
Menjelelang akhir laga, Leicester berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini, giliran Dewsbury-Hall yang mencatatkan namanya di papan skor.
Menerima bola dari Maddison, Dewsbury-Hall melepaskan tendangan dari luar kotak pinalti. Tendangan kerasnya tepat menuju ke pokok kiri atas gawang Palace dan tak bisa diantisipasi oleh Guaita. Leicester pun memimpin laga dengan skor2-0 untuk menutup babak pertama. (fat)










