Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Budaya»Lestarikan Jajanan Tradisional, Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Kucur

Lestarikan Jajanan Tradisional, Pemkab Banyuwangi Gelar Festival Kucur

Budaya M. Fathur Rohman26 Juli 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani (kiri) saat menghadiri Festival Kucur di Taman Blambangan Banyuwangi, Selasa (26/7/2022). (Foto: Antara)

Banyuwangi (pilar.id) – Pada Selasa (26/7/2022) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Kucur. Melalui festival tersebut Pemkab Banyuwangi ingin melestarikan jajanan tradisional mereka sekaligus untuk mengenalkannya kepada masyarakat luar Kabupaten Banyuwangi.

Dalam Festival Kucur tersebut, sebanyak 26 peserta diminta untuk menyajikan kue kucur yang merupakan jajanan tradisional Banyuwangi dalam berbagai macam kreasi.

Hasilnya, pada festival yang berlangsung di Taman Blambangan Banyuwangi itu, ada berbagai macam kue kucur dengan tampilan yang berbeda dan aneka rasa yang menggoda.

Berbagai jenis olahan kucur dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori hotel/restoran dan UMKM (usaha mikro, kecil dan menengah).

“Lewat festival ini kami ingin melihat kreasi dari masyarakat. Terus terang saya kaget akan kreativitas mereka. Dengan sentuhan kreativitas, ternyata kue kucur dapat dibuat dengan konsep yang berbeda dan unik. Jadi, ini tidak hanya sekadar kucur, tapi kucur naik kelas,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di sela menghadiri Festival Kucur.

Ada berbagai jenis kucur kreasi warga yang ditampilkan dalam festival tersebut, seperti kucur merah putih, kucur pandan wangi, squid ink (kucur dengan pewarna dari ikan cumi), dan kucur warna-warni yang disebut rainbow kucur.

Selain itu, ada juga kucur dari bahan red velvet, hijau dari pandan, espresso, dan kucur berbahan kopi hingga kayu manis.

Menurut Bupati Ipuk, Festival Kucur ini digelar untuk melihat kreasi masyarakat Banyuwangi dalam pembuatan kue berbahan tepung terigu dan tepung beras itu, biasanya pembuatan kucur hanya memakai gula biasa atau cukup gula merah saja.

Baca Juga  Lomba Jajanan Tradisional, Angkat Produk Lokal Khas Yogyakarta

Dalam Festival Kucur ini banyak kreasi dan ide unik untuk membuat beragam jenis kucur. Dari sisi pewarnaan, para peserta juga sudah lebih kreatif dengan membuat kue kucur yang berwarna warni menggunakan bahan dasar dari alam.

Ipuk menambahkan Pemkab Banyuwangi mengangkat kue kucur karena semua lapisan masyarakat mengenal dan menyukai jajanan tradisional itu. Kue kucur banyak disuguhkan saat acara hajatan dan mudah ditemui di tempat kuliner Banyuwangi.

“Saat ini banyak makanan tradisional yang dikreasikan dan akhirnya banyak disukai anak-anak kita. Dengan kreasi rasa dan bahan, kucur ini bisa meningkat ‘daya saingnya’ sehingga nilai ekonominya juga bisa meningkat,” kata Ipuk.

Salah satu peserta Festival Kucur adalah SMK Sritanjung dengan karyanya bernama rainbow kucur. Sesuai namanya, kue kucurnya berwarna warni, pewarna yang digunakan seluruhnya berasal dari alam.

Selain rasanya enak dan tampilannya menarik, rainbow kucur hasil kreasi siswi SMK Sritanjung Banyuwangi ini juga aman dari sisi kesehatan.

Menurut Julia Rizky Khoirunisa, warna kucur rainbow 100 persen dari alam. Untuk warna merah diambil dari sari strawberry, warna kuning dari sari buah mangga, warna toska dari sari bunga telang, dan warna hijau dari sari pandan.

“Sama sekali tidak menggunakan pewarna buatan, semuanya alami,” kata siswi kelas XII Boga Satu SMK Sritanjung Banyuwangi itu. (fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Festival Kucur jajanan tradisional Kabupaten Banyuwangi

Berita Lainnya

Perluas Pasar Durian, Pemkab Banyuwangi Gandeng Usaha Rintisan Kang Duren

19 Maret 2022

Banyuwangi Hijau, Upaya Bersama Pangkas Kebocoran Sampah ke Lingkungan termasuk Lautan

22 Februari 2022

Banyuwangi Raih Kepatuhan Tertinggi Survei Pelayanan Publik

29 Desember 2021

Gubernur Khofifah : Bela Negara dan Kesetiakawanan Sosial itu Menyatu

19 Desember 2021
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.