Jakarta (pilar.id) – Lewat laman officialnya di Facebook, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan RI merilis nama kota paling toleran di Indonesia. Dalam pernyataannya LDP menulis, tak ada yang lebih penting dan paling berhasil menyatukan perbedaan masyarakat selain sikap toleran.
Untuk mengukur Indeks Kota Toleran, LPDP menetapkan empat variable dengan delapan indikator. Pertama, Regulasi Pemerintah Kota, meliputi indikator RPJMD dan produk hukum pendukung lainnya serta ada tidaknya kebijakan yang diskriminatif.
Kedua tindakan pemerintah, meliputi indikator pernyataan pejabat kunci tentang peristiwa intoleransi dan tindakan nyata terkait peristiwa.
Ketiga Regulasi Sosial, meliputi indikator peristiwa intoleransi serta dinamika masyarakat sipil terkait peristiwa intoleransi. Sedangkan keempat, Demografi Agama, mencakup indikator heteregonitas keagamaan penduduk dan inklusi sosial keagamaan.
Skoring dalam studi ini menggunakan skala numerik 1-7, artinya dia gradasi dari kualitas buruk ke baik, 1 itu paling buruk, 7 itu paling baik.
Hasilnya, Kota Salatiga menduduki peringkat tertinggi dengan skor 6,717. Lalu berturut-turut Singkawang (6,450), Manado (6,200), Tomohon (6,183), Kupang (6,037), Surabaya (6,033), Ambon (5,733), Kediri (5,583), Sukabumi (5,546), dan Bekasi (5,530). (ret)

