Jakarta (pilar.id) – Pebalap Moto3 dari tim Honda Team Asia asal Indonesia, Mario Suryo Aji dalam beberapa balapan terakhir berhasil meraih hasil yang cukup positif. Setelah meraih poin pertamanya saat finis di P14 seri balapan Sirkuit Mandalika.
Mario Aji berhasil finis di posisi P17 saat ajang balapan di Motegi, Jepang, akhir pekan lalu. Mario Aji pun berupaya untuk menjaga performa apik sekaligus mengonfirmasi progres yang ia capai di Motegi pekan lalu.
Saat bapalapan di Motegi, bukan hanya Mario Aji yang menunjukkan progres positif. Rekan setimnya, Taiyo Furusato juga berhasil meraih poin perdananya di Moto3 setelah berhasil finis P14.
Hasil tersebut adalah capaian terbaik Taiyo selama balapan di musim 2022 ini. Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama menegaskan bahwa Mario dan Taiyo Furusato akhir pekan lalu mempersembahkan salah satu hasil terbaik bagi timnya pada musim ini.
Buriram menjadi balapan ketiga dari rangkaian triple header setelah Aragon dan Motegi. Mario dan Furusato pun sudah tidak asing dengan sirkuit di Thailand itu karena keduanya pernah tampil di sana saat Kejuaraan Asia Talent Cup.
“Mereka biasanya tampil baik di trek-trek seperti ini, dengan lintasan panjang dan pengereman keras,” kata Aoyama dikutip laman resmi tim.
“Setelah mereka menjalani balapan yang baik di Jepang, kami ingin menjaga momentum yang sama. Satu hal yang kami tidak ketahui adalah bagaimana kondisi cuaca nanti. Semoga akhir pekan ini kondisi cuacanya kering,” kata dia menambahkan.
Sementara itu, Mario menatap balapan di Sirkuit Internasional Chang di Buriram nanti dengan optimistis apalagi sirkuit tersebut merupakan salah satu lintasan favorit dia.
“Hari pertama saya membalap di Asia adalah di Buriram, di Asia Talent Cup 2017,” ujar Mario, yang baru saja mengamankan bangkunya di Honda Team Asia untuk musim 2023 itu.
“Saya juga membalap pada 2018 di Asia Road Racing. Saya ingat balapan itu dengan baik karena saya finis podium. Saya suka layout-nya. Setelah empat tahun, saya kembali ke sini, dan ini luar biasa. Ini salah satu mimpi saya yang menjadi kenyataan yaitu membalap di seri kejuaraan dunia di sini,” kata pebalap kelahiran 16 Maret 2004 itu menambahkan.
“Saya akan menggunakan kesempatan ini sebaik mungkin,” katanya lagi.
Pada tahun pertamanya membalap secara penuh di Moto3, Mario sementara ini berada di peringkat 26 klasemen dengan koleksi lima poin. Sedangkan Furusato baru sekali mencetak poin yaitu saat ia finis P14 di Motegi, kampung halamannya akhir pekan lalu.
Poin pertama Mario musim ini diraih ketika ia finis P14 di Mandalika, di mana ia juga untuk pertama kalinya mengamankan posisi start baris terdepan berkat penampilan mengesankan saat kualifikasi di sirkuit Lombok itu.
Mario kembali mengamankan “front row” di Portugal ketika dia meraih satu posisi lebih baik di P2 meski nyaris mengamankan poin di Algarve. Ia kembali finis di zona poin ketika ia tampil di Mugello, Italia. (fat)



