Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Peristiwa»Mengurai Penyebab Lambatnya Penanganan Stunting di Indonesia

Mengurai Penyebab Lambatnya Penanganan Stunting di Indonesia

Peristiwa Retno Wulandari19 Desember 2023
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Jakarta (pilar.id) – Stunting, yang merupakan manifestasi dari rendahnya literasi gizi masyarakat, terus menjadi tantangan serius di Indonesia. Keterbatasan pemahaman dan kesadaran gizi di kalangan masyarakat dapat mempengaruhi pola asuh dan pola konsumsi keluarga, sehingga anak-anak cenderung mengkonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak sesuai selera mereka.

Pentingnya isu ini dibahas dalam urun rembuk yang diselenggarakan oleh Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) bersama PP Aisyiyah, PP Muslimat NU, dan mitra-mitra lainnya pada Kamis (14/12) di Jakarta. Guru besar gizi Universitas Muhammadyah yang juga peneliti, menjelaskan hasil penelitiannya tentang kebiasaan konsumsi kental manis oleh balita.

Menurut penelitian tersebut, sekitar 11,4 persen balita di Banten, 8,4 persen di DKI Jakarta, dan 5,3 persen di DI Yogyakarta mengonsumsi kental manis. Lebih lanjut, 78,3 persen responden di Banten, 88,1 persen di DKI Jakarta, dan 95,2 persen di DI Yogyakarta memberikan kental manis kepada balitanya lebih dari 1 sachet per hari.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa persepsi masyarakat di tiga wilayah ini masih menganggap kental manis sebagai susu, yang menjadi faktor utama pemberian kental manis pada anak-anak. Pentingnya penanganan masalah ini sejak dini disoroti oleh guru besar Universitas Muhammadyah Jakarta, yang menyatakan bahwa kebiasaan makan anak-anak dapat membentuk pola makan hingga dewasa.

Ketua bidang advokasi YAICI, Yuli Supriati, menyoroti narasi kampanye penanganan stunting yang cenderung tidak memperhitungkan kondisi riil masyarakat. Ia menekankan bahwa narasi selama ini fokus pada ASI eksklusif, tanpa mempertimbangkan kendala-kendala yang dihadapi oleh ibu-ibu seperti keterbatasan ekonomi, pekerjaan, kondisi kesehatan, dan kehilangan orang tua. Akibatnya, anak-anak yang tidak mendapatkan ASI eksklusif cenderung mengarah ke konsumsi kental manis.

Roesmarni Rusli dari Repdem mengajukan pertanyaan tentang mekanisme pengawasan produk dengan kandungan gula tinggi di masyarakat. Ia menyebutkan regulasi BPOM yang menyatakan bahwa label produk kental manis tidak boleh mencantumkan kata “susu,” tetapi ia mempertanyakan apakah BPOM telah melakukan pengawasan yang memadai terkait hal ini.

Dalam kesempatan yang sama, ahli madya Dr. Maria Gayatri SSi MAPS dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menegaskan bahwa persoalan kental manis membutuhkan perhatian lebih. BKKBN sedang melakukan audit kasus stunting untuk mengetahui faktor-faktor risiko penyebab stunting.

Dokter anak RS Mayapada, dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A, menyoroti pentingnya kualitas protein yang diberikan kepada anak sebagai salah satu kunci mencegah stunting. Ia menekankan bahwa protein hewani seperti telur, ikan, dan susu merupakan sumber protein terbaik yang tersedia di sekitar kita.

YAICI bersama mitra-mitra berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya edukasi, memperkuat pemahaman gizi yang baik, dan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak terkait guna mengatasi akar permasalahan yang menyebabkan gizi buruk dan stunting. Hasil urun rembuk tersebut diharapkan dapat memberikan masukan berharga bagi pemerintah dan semua pihak terkait untuk bersama-sama mengatasi permasalahan stunting di Indonesia. (ret/hdl)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

Berita Lainnya

Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
newjeans

NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!

18 Juli 2026
PHI dan PHSS resmi menandatangani Perjanjian Kerja Bersama (PKB) periode 2026–2028 untuk perkuat hubungan industrial dan produksi migas nasional.

Pertamina Hulu Indonesia dan Serikat Pekerja Sepakati Perjanjian Kerja Baru demi Ketahanan Energi

17 Juli 2026
OCBC Indonesia

Kinerja AUM Melesat, OCBC Indonesia Raih Penghargaan Best Private Bank 2026 dari Global Banking & Finance

17 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
bank indonesia

Survei BI: Kegiatan Dunia Usaha Triwulan II 2026 Meningkat Ditopang Sektor Liburan dan Pertanian

17 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.