Bantul (pilar.id) – Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (1/2/2022) bertambah 18 orang, atau meningkat dari tambahan sehari sebelumnya sebanyak empat orang.
Mengutip data Satgas Penanggulangan Covid-19 Bantul, tambahan kasus baru tersebut berasal dari Kecamatan Banguntapan sebanyak tujuh orang, Pleret empat orang, Sewon tiga orang, Kasihan dua orang, dan Bantul satu orang, serta Sedayu satu orang.
Di sisi lain, tambahan kasus positif di Bantul ini disertai adanya pasien sembuh delapan orang. Mereka berasal dari Banguntapan empat orang dan Sewon juga empat orang. Kasus konfirmasi yang meninggal dalam periode yang sama tidak ada laporan kasus baru.
Dengan perkembangan kasus harian itu, total kasus positif Covid-19 di Bantul kumulatif jadi 57.514 orang, angka sembuh 55.868 orang, meninggal total tercatat 1.571 orang.
Dengan demikian jumlah kasus aktif Covid-19 atau pasien yang masih terinfeksi dan menjalani isolasi mandiri maupun karantina untuk proses penyembuhan di Bantul per Selasa (1/2/2022) naik jadi 75 orang.
Kasus Covid-19 isolasi tersebar di 11 kecamatan. Masing-masing di Banguntapan 22 orang, Kasihan 13 orang, Sewon 11 orang, Bantul enam orang, Pleret enam orang, Jetis empat orang, Pajangan empat orang, Sedayu tiga orang, Imogiri tiga orang, Pundong dua orang, dan Kretek satu orang.
Menanggapi hal ini Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, dalam beberapa hari terakhir ini memang terjadi kenaikan kasus paparan COVID-19 di Bantul.
Karena itu masyarakat diimbau agar terus disiplin dalam penerapan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan Covid-19.
“Mari bersama kita putus rantai penyebaran COVID-19 dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan 5M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” tandas Abdul Halim. (ade/hdl/antara)




