Jakarta (pilar.id) – Dalam rangka Operasi Mantap Brata 2023-2024, Kombes. Pol. Iwan Surya Ananta sebagai Juru Bicara Polri menyampaikan perkembangan terbaru terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Rilis ini disampaikan dalam konferensi pers di Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta, pada Senin (04/12/2023).
Menurut Iwan, situasi kamtibmas secara umum saat ini berada dalam kondisi aman, tertib, dan terkendali. Dalam perbandingan dengan data pada tanggal 2 Desember 2023, terjadi penurunan jumlah kejahatan sebanyak 460 kasus atau 42,16 persen.
“Pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024 berjalan dengan baik dan kamtibmas umumnya dalam keadaan aman serta terkendali. Jumlah kejahatan pada tanggal 2 Desember 2023 mengalami penurunan signifikan sebanyak 460 kasus atau 42,16 persen,” ungkap Iwan pada Senin (04/12/23).
Iwan menjelaskan bahwa pada tanggal 3 Desember 2023, terdapat 653 kejadian gangguan kamtibmas, dengan rincian 631 kasus kejahatan, 1 kasus pelanggaran, 20 kasus gangguan, dan 1 kasus bencana.
“Adapun jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 216 kejadian, dengan 15 korban meninggal dunia, 17 luka berat, 192 luka ringan, dan kerugian materi mencapai Rp.414.950.000,” tambah Iwan.
Dalam konteks unjuk rasa, Iwan melaporkan bahwa terdapat 1 kegiatan yang terjadi di wilayah hukum Polda Jawa Timur.
Operasi Mantap Brata 2023-2024 melibatkan total 20.150 personel Polri, terbagi menjadi 629 personel Satgaspus dan 19.521 personel Satgasda.
“Selama pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024, terdapat 20.165 kegiatan yang dilaksanakan, dengan rincian 28 kegiatan Satgaspus dan 20.137 kegiatan Satgasda,” sampaikan Iwan.
Iwan juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat diminta agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Imbauan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2023-2024. (ang/hdl)










