Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan
  • Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap
  • Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office
  • OJK Perkuat BPR dan BPRS Lewat Roadmap 2024-2027, Aset Tembus Rp236,69 Triliun pada Maret 2026
  • Polres Gresik Kembalikan 3 Motor Korban Curanmor dan Begal, AKBP Ramadhan Nasution: Tanpa Biaya Sepeser Pun
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Tips»Orangtua Wajib Membuat Suasana Senang Agar Anak Tak Sulit Makan

Orangtua Wajib Membuat Suasana Senang Agar Anak Tak Sulit Makan

Tips Dina Prihatini14 November 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustasi - orang tua sedang menemani anak makan. (Foto : Antara)

Jakarta (pilar.id) – Anak yang sulit makan bisa disebabkan oleh beberapa kondisi yaitu gangguan persepsi, gangguan sensorik, dan gangguan motorik.

Bahwa saat anak makan, orang tua perlu menyediakan lingkungan yang menyenangkan agar dia tidak stres atau terburu-buru sehingga dia mempunyai kesan bahwa makan adalah aktivitas menyenangkan.
Dokter spesialis rehabilitasi medik dari RSUPN Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Rizky Kusuma Wardhani, SpKFR-K menegaskan jika anak mengalami gangguan sensorik adalah ketika anak sangat sensitif terhadap rasa, tekstur, atau aroma makanan tertentu, yang membuat mereka menolak makanan baik dengan cara memuntahkan atau melepehkannya.

“Mestinya, stimulus saat makanan itu kita makan, kita akan merasakan sesuatu yang menyenangkan. Tapi, buat mereka ini memang tidak bisa mereka terima,” paparnya.

Terhadap gangguan motorik terjadi karena ada struktur yang bermasalah, misalnya pada anak yang mengalami bibir sumbing dan anak yang mengalami kelemahan otot akibat down syndrome.

“Bibir sumbing, yang secara anatomi memang tidak bisa menutup dengan sempurna, mereka akan kesulitan dalam makan. Kemudian pasien-pasien yang lemah ototnya, pasien down syndrome, kelihatannya males makan, padahal yang terjadi adalah ototnya tidak kuat,” cetusnya.

“Atau pada pasien yang cerebral palsy, mereka mengalami kekakuan pada struktur atau otot-otot yang ada di daerah menelan, sehingga mereka kesulitan untuk menelan,” terangnya

Iapun mengajak orang tua untuk mengenali penyebab anak sulit makan agar bisa menindaklanjuti masalah tersebut dengan cara yang tepat.

“Setelah kita mengetahui kira-kira penyebabnya apa, maka kita bisa melakukan treatment sesuai dengan penyebab itu,” ungkapnya dalam bincang-bincang kesehatan dalam rangka HUT RSCM ke-103 yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

Diakuinya, gangguan persepsi adalah ketika anak memiliki persepsi yang buruk terhadap aktivitas makan atau jenis makan tertentu. Hal ini bisa membuat anak tidak memiliki selera makan.

“Anak yang punya persepsi buruk terhadap makanan bisa mengalami kesulitan makan, biasanya anak yang ada riwayat trauma, pada saat dia tidak mau makan kemudian dia dipaksa. Sehingga yang ada di persepsi dia itu bahwa proses makan itu adalah sesuatu yang tidak menyenangkan,” ucapnya.

Untuk itu, agar anak mau makan, kata dia, orang tua harus mampu membangun pesan positif kepada anak mengenai aktivitas makan. Berikan juga pemahaman bahwa makanan terdiri dari banyak jenis dengan rasa, tekstur, dan aroma yang berbeda.

“Persepsi ini bisa dibangun dengan role model. Dia harus melihat bagaimana orang-orang di rumah itu makan bareng, dia melihat bahwa ternyata enggak apa-apa makan makanan yang dia enggak suka. Ini salah satu yang bisa mengubah persepsi,” urainya.

Jika permasalahannya ada pada gangguan sensorik, kata dia, hal tersebut butuh penanganan khusus untuk mencari tahu sensorik mana saja yang mengalami gangguan.

“Pada anak-anak yang gampang jijik, tangannya pun sensitif. Bisa jadi sensitif di daerah oral ini karena sensitif di ujung-ujungnya. Jadi kalau di ujungnya dia enggak merasa aman, apalagi masuk ke dalam mulut,” jelasnya.

Sedangkan jika anak sulit makan karena kelemahan otot, kata dia, orang tua perlu mengajak anak untuk latihan memakan makanan dengan berbagai tekstur.

“Kadang-kadang anak yang terbiasa makan makanan lembek, itu enggak mau dikasih yang keras sehingga kemampuan dia untuk mengunyah itu sangat minim dan itu harus kita latih,” pungkas Rizky Kusuma Wardhani. (din/antara)

line

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id

line  

Anak Sulit Makan gangguan motorik gangguan persepsi gangguan sensorik RSUPN Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Rizky Kusuma Wardhani
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Ilustrasi Bitcoin (foto: Karolina Grabowska, pexels)

Bitcoin Anjlok di Tengah Konflik AS-Iran, Pasar Kripto Global Kehilangan Triliunan Rupiah

29 Mei 2026
Naomi Osaka tampil mencuri perhatian di French Open 2026 lewat busana couture berkilau sebelum meraih kemenangan di Paris.

Naomi Osaka Curi Perhatian di French Open 2026 dengan Gaun Emas Berkilau dan Gaya Couture

28 Mei 2026
Crystal Palace menjuarai Liga Conference 2025/26 usai mengalahkan Rayo Vallecano 1-0 di final. Gelar Eropa pertama The Eagles tercipta di Leipzig.

Crystal Palace Juara Liga Conference 2025/26 Usai Kalahkan Rayo Vallecano di Final

28 Mei 2026
Ruri Agung Wahyuono

ITS Kembangkan Strip Test Kit Pendeteksi Minyak Babi, Praktis untuk Muslim Traveler dan UMKM

27 Mei 2026
Sejumlah pesawat Garuda Indonesia sedang parkir di bandara udara (foto: Ekky Wicaksono, pexels)

Garuda Indonesia Catat OTP Haji 98,21 Persen, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

25 Mei 2026
Berita Lainnya
Dwi Wulan Ramadani

Alumni Ekonomi Islam UNAIR Berkiprah di Kebijakan Energi Nasional, Dwi Wulan Ramadani Dorong Transisi Energi Berkelanjutan

3 Juni 2026
Barang bukti kasus perdagangan bagian satwa dilindungi berupa gading gajah di Kabupaten Gianyar, Bali

Perdagangan Gading Gajah di Bali Terbongkar, Berkas Perkara Tersangka Sudah Dinyatakan Lengkap

2 Juni 2026
Sylvester Stallone dalam Rambo: Last Blood (2019)

Rambo: Last Blood (2019): Misi Balas Dendam Terakhir John Rambo yang Menuai Kontroversi dan Sukses di Box Office

2 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.