Ringkasan Berita
- Panglima TNI dorong kolaborasi TNI dan pemerintah daerah
- Sinergi dinilai penting untuk percepatan pembangunan wilayah
- Peran TNI masuk dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP)
- Materi disampaikan kepada Ketua DPRD seluruh Indonesia
Magelang (pilar.id) – Panglima Tentara Nasional Indonesia, Agus Subiyanto, menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. Hal tersebut disampaikan saat memberikan pembekalan kepada peserta Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) bagi Ketua DPRD se-Indonesia di Akademi Militer Magelang, Minggu (19/4/2026).
Dalam paparannya, Agus Subiyanto menjelaskan bahwa TNI tidak hanya memiliki peran utama dalam menjaga kedaulatan negara, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional, khususnya di daerah. Ia mendorong pemerintah daerah untuk memanfaatkan keberadaan TNI sebagai mitra strategis dalam mempercepat pembangunan yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan TNI dalam pembangunan daerah merupakan bagian dari tugas dalam skema Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Melalui fungsi ini, TNI dapat membantu pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor, termasuk infrastruktur, penanggulangan bencana, hingga pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan KPPD yang diikuti para pimpinan legislatif daerah tersebut juga bertujuan memperkuat pemahaman terkait peran strategis TNI dalam mendukung agenda nasional, khususnya visi besar Indonesia Emas 2045. Dengan pemahaman yang lebih komprehensif, diharapkan sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan.
Data menunjukkan, keterlibatan TNI dalam OMSP selama beberapa tahun terakhir mencakup berbagai program seperti pembangunan jalan di daerah terpencil, rehabilitasi fasilitas umum, hingga bantuan dalam situasi darurat. Kolaborasi ini dinilai mampu mempercepat realisasi pembangunan, terutama di wilayah yang memiliki keterbatasan akses dan sumber daya.
Melalui penguatan kerja sama lintas sektor ini, TNI bersama pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang inklusif, sekaligus mempercepat pencapaian target nasional menuju Indonesia yang maju, berdaulat, dan sejahtera pada 2045. (usm)










