Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2
  • KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan
  • VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper
  • Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman
  • NewJeans Vakum, Right Now Tembus 100 Juta Streaming Spotify: Katalog Musik Mereka Masih Mendunia!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Pilar Muda»Pemuda Berkain Surabaya, Wujudkan Normalisasi Berkain Sebagai Bukti Cinta Budaya Indonesia 

Pemuda Berkain Surabaya, Wujudkan Normalisasi Berkain Sebagai Bukti Cinta Budaya Indonesia 

Pilar Muda Jelita Sondang Samosir18 Mei 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Salah satu Outfit of the day (Ootd) peserta memakai kain, saat mendatangi acara Disko Bergema yang digelar komunitas Pemuda Berkain Surabaya, pada Desember 2021. (Foto : Pilar.id/Jelita)

Surabaya(pilar.id)– Berangkat dari ketertarikan seorang pemuda dalam mengenakan kain sebagai pakaian sehari-hari membuat Gerak Samudra ingin menularkan kesukannya tersebut ke teman-temannya. Hingga bedirilah berdirilah sebuah komunitas bernama Pemuda Berkain Surabaya di tahun 2021.

Berdasar ceritanya melalui telefon genggam kepada pilar.id ini, awalnya ia sudah memiliki ketertarikan dengan semua hal yang berbau etnik sejak masa kecil, salah satunya kain. Keinginannya memakai kain di kalangan umum sudah lama dibenaknya. Namun ia terus mengurungkan niatnya, karena takut akan terlihat aneh oleh orang-orang

“Hingga di tahun 2018 aku lihat Instagramnya seorang actor Indonesia yang memakai kain sebagai bawahannya dengan kaos simpel serta sepatu kets, gaya itu menurutku keren banget, dari postingan itu, aku tergerak lagi ingin pakai kain,” kenang Gee nama panggilannya ini.

Atas postingan tersebut Gee berfikir jika pakaian tersebut cocok jika di gunakan sebagai daily outfit. Akhirnya di tahun 2019 awal di bulan Januari, ia menerima kesempatan untuk mengikuti konferensi Model United Nation (MUN) yang merupakan simulasi sidang PBB di Kuala Lumpur, Malaysa. Saat di Cullture Night yang merupakan bagian dari serangkaian acara tersebut, Gee memakai bawahan kain untuk pertama kalinya.

“Moment itu saya pikir adalah kesempatanku, karena aku ingin pakai kain tetapi belum percaya diri pakai di negara sendiri, akhirnya itu menjadi moment pertama ku pakai kain. Karena itu di luar, bukan di Indonesia. Entah mengapa kalau pakai di Indonesia akan terlihat aneh oleh masyarakat Indonesia sendiri, padahal kain tersebut dari Indonesia sendiri,” ucapnya.

Baca Juga  Mulai 6 Maret 2023, Pelatihan Membatik Sudin Kebudayaan Jakarta Utara Gratis untuk Umum

Saat itu, Gee menjelaskan dirinya memakai kain bermotif parang yang dibentuk seperti celana, memakai sepatu boots, baju kaos, dengan tambahan cardigan. Selama memakai gaya busana tersebut, Gee menerima respon positif, serta banyak yang mengapresiasi dan bertanya asal kain tersebut. Meski begitu, saat kembali di ndonesia dirinya masih belum percaya diri memakai kain.

Setahun lebih berlalu, ia bercerita sekitar akhir 2020 muncul beberapa video viral di Tiktok yang memakai kain, dari video tersebut ia berfikir ternyata banyak anak muda yang berfikir sama sepertinya gemar memakai kain.

“ Di 2020 akhir aku langsung pakai kain, pertama kalinya aku mengajak sahabatku untuk pakai kain juga. Kesan pertamanya, pasti dilihatin orang, tetapi aku cuek saja, lalu aku upload di Instagram, hari-hari selanjutnya aku seperti itu lagi,” terangnya.

Hingga di awal 2021, Gee tergerak membuat akun Instagram bernama Pemuda Berkain Surabaya, pemberian nama tersebut dirasa sederhana agar pengguna sosial media tak sulit mencari nama komunitas tersebut. Bergerak secara organik tanpa pengurus dan mulai dikenal dari mulut, ke mulut. Membuat komunitas Pemuda Berkain Surabaya ini menjadi platform anak muda dalam mengenal kain, baik gaya berbusana maupun ilmu mengenai motif kain dan sebagainya.

“Dari Instagram, lalu aku bikin grup Whatsapp (WA), yang sekarang sudah ada sekitar 130 anggota, dari dari grup WA itulah kita bisa mengobrol banyak hal. Mulai dari agenda, sharing2 soal kain, motif dan sebagainya,” papar pemuda kelahiran Surabaya ini.

Setahun lebih berjalan, kini Pemuda Berkain Surabaya sudah memiliki pengurus inti, serta telah mengadakan beberapa acara, seperti Disko Bergema, Pesta Riuh-Riah. Dasarnya event menurut Gee itu tak terbatas, komunitas pemuda kain Surabaya merupakan tempat pemuda Surabaya bisa mengaktualisasikan diri.

Baca Juga  UK Petra Tampilkan 24 Karya Sarung di IFC

“Misal anggota kita ada yang tahu cara membatik akan kita buat workshop batik, atau sekedar kita buat forum sharing untuk teman-teman. Kita sekarang mengadakan Disko Bergema vol. 2 di Cipunegara No. 48 Surabaya dari tanggal 15 Mei sampai 21 Mei 2022 puncaknya, kita juga mengadakan loka karya, yaitu loka karya teknik mencuci kain,” jelas Gee

Adanya komunitas yang sempat diundang oleh wakil Walikota Surabaya oleh Cak Ji untuk ikut podcastnya ini, berharap agar pemerintah bisa mendukung komunitas anak muda yang peduli dengan budaya ini.

“Karena kita yang tahu, mau kita apa, teknik atau platform apa yang cocok dengan kita, ya anak muda sendiri yang tahu, jadi aku menghimbau kepada pemerintah lebih peduli dengan kita kedepannya,” papar pemuda 25 tahun ini.

Kedepan Pemuda Berkain Surabaya yang anggotanya rata-rata berumur 18-30 tahun ini, akan mengadakan pameran seni yang berkaitan dengan wastra, tak hanya itu komunitas ini juga berencana menggelar program yang peduli dengan UMKM atau pengrajin kain.

“Kita juga masih mencari-cari sponsor untuk bisa terealisasikan, serta partisipannya juga harus mau menjalankannya dan paling penting dari kampanye kita di komunitas ini, yaitu ingin menormalisasikan berkain, jadi memakau kain sudah dianggap normal,” tutup Gee. (jel/din)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
Kain Sarung Komunitas Anak Muda Membatik pecinta seni Pemuda Inspiratif

Berita Lainnya

Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memperkuat ekosistem Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi untuk menjaga pasokan sembako dan LPG 3 kg.

Khofifah Tinjau Koperasi Merah Putih Tukangkayu Banyuwangi: Pastikan Stok Sembako dan LPG 3 Kg Aman

18 Juli 2026
Moh. Zaki Ubaidillah

Debut Manis di Japan Open 2026: Zaki Ubaidillah Tumbangkan Wakil Denmark dan Lolos 16 Besar

17 Juli 2026
Secure Parking Indonesia sukses mengurai kepadatan mobilitas 6,1 juta pengunjung dan transaksi Rp8,2 triliun selama 32 hari Jakarta Fair 2026.

Sukses Kelola Parkir 6,1 Juta Pengunjung Jakarta Fair 2026, Begini Strategi Secure Parking Meta

16 Juli 2026
Lionel Messi (sumber foto: facebook @AFASeleccionEN)

Messi Persembahkan Kemenangan Argentina atas Inggris untuk Suporter, Albiceleste Tantang Spanyol di Final

16 Juli 2026
Berita Lainnya
Kia Sales Indonesia menggelar The all-new Seltos Driving Experience rute Jakarta-Bogor untuk menguji performa mesin Smartstream 1.5L dan fitur ADAS Level 2.

Uji Ketangguhan The All-New Seltos Rute Jakarta-Bogor: Buktikan Kenyamanan Premium dan Fitur ADAS Level 2

19 Juli 2026
Denny Deng, President of Huawei Asia Pacific Carrier Business

KTT Pengembangan Broadband APAC 2026 di Bangkok: Rancang Infrastruktur Jaringan Berbasis AI Masa Depan

18 Juli 2026
VinFast resmi membuka 20 dealer motor listrik di kota besar Indonesia pada Juli 2026. Konsumen bisa menjajal lini produk hingga layanan tukar baterai gratis.

VinFast Buka 20 Dealer Motor Listrik di Indonesia: Hadirkan Model Evo, Feliz II, dan Viper

18 Juli 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.