Pontianak (pilar.id) – Mengacu pada hasil evaluasi dari laman Arjuna (Akreditasi Jurnal Nasional) Jurnal Penelitian dan Pengembangan (E-Jurnal) yang dikelola oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat dengan nama Jurnal Borneo Akcaya per Juni 2022 memperoleh peringkat akreditasi Sinta 4.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Kalimantan Barat, Herkulana menjelaskan bahwa jurnal-jurnal yang telah terakreditasi Sinta merupakan naskah yang layak untuk dijadikan referensi, dilakukan sitasi, dan sejenisnya.
“Selain itu, dengan terakreditasinya Journal Borneo Akcaya maka Badan Penelitian dan Pengembangan provinsi Kalimantan Barat telah memiliki media untuk menunjukan kekuatan publikasi ilmiah yang berkualitas dari sebuah lembaga penelitian,” ungkapnya.
Dengan terakreditasinya Jurnal Boneo Akcaya menjadi Sinta 4, kedepannya diprediksi para penulis yang mengirim naskah akan bertambah terutama dari kalangan dosen, peneliti bahkan Mahasiwa S2 dan S3.
“Itu artinya untuk menerbitkan naskah di Jurnal Borneo Akcaya akan lebih kompetitif,” urai Herkulana.
Herkulana juga mengakui untuk mencapai akreditasi tidaklah mudah, perlu komitmen tim pengelola jurnal dan dukungan kebijakan dari lembaga secara konsisten.
Dalam hal ini Badan Penelitian dan Pengembagan Provinsi Kalimantan Barat terus menerus berbenah dengan terus mensuport kegiatan pengelolaan jurnal baik dari sisi anggaran, peningkatan kuaitas SDM, sarana dan prasara.
“Hingga insentif bagi penulis secara konsisten hingga saat ini,” pungkasnya. (din)

