Close Menu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Culture
  • Visual
  • Khas
  • Pilar Muda
  • Pilar Wanita
  • Indeks
Facebook Instagram YouTube
TRENDING
  • Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, Menag Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
  • Cape Verde vs Spanyol: Debutan Piala Dunia Sukses Redam Kandidat Juara Eropa
  • SpaceX Cetak IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Simpan 18.712 Bitcoin Senilai Rp21 Triliun
  • Produksi Migas PHE Tembus 1 Juta BOEPD pada 2025, Temukan Sumber Daya Baru Lebih dari 1 Miliar BOE
  • Sinopsis The Equalizer (2014): Aksi Brutal Denzel Washington Lawan Mafia Rusia dalam Film Thriller Ikonik
Facebook Instagram YouTube X (Twitter) TikTok RSS
pilar pemilu
Pilar.IDPilar.ID
  • Terkini
  • Ekonomi
  • Sport
  • Lifestyle
  • Visual
  • Pilar Muda
  • Khas
  • Lainnya
    • Pilar Budaya
    • Pilar Bola
    • Pilar Jakarta
    • Pilar Wanita
INDEKS
Pilar.IDPilar.ID
Home»Sport»Preview Jepang vs Spanyol, Kerja Keras Melawan Tiki-Taka

Preview Jepang vs Spanyol, Kerja Keras Melawan Tiki-Taka

Sport M. Fathur Rohman1 Desember 2022
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Para pemain Spanyol melakukan latihan jelang pertandingan melawan Jepang di Grup E Piala Dunia Qatar 2022. (Foto: @SEFutbol)

Jakarta (pilar.id) – Dua tim yang saat ini menduduki posisi satu dan dua di klasemen sementara Grup E, Jepang dan Spanyol akan bertemu di pertandingan penentu fase grup pada Jumat (2/12/2022) dini hari nanti.

Keduanya akan bertanding di Khalifa International Stadium dan sama-sama mengincar kemenangan untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Meski saat ini berada di peringkat kedua, posisi Jepang masih sangat mungkin digeser oleh Kosta Rika maupun Jerman.

Jepang sudah barang tentu akan kembali bermain ngotot dengan kerja keras dan daya juang tinggi untuk mencoba menciptakan kejutan kedua setelah mengalahkan Jerman 2-1. Sedangkan Spanyol, sudah pasti akan tetap mengandalkan skema permainan bola pendek, tiki-taka.

Spanyol, yang hanya membutuhkan hasil imbang untuk lolos ke 6 besar, barang tentu akan tetap bermain sesuai filosofi mereka. Mendominasi pertandingan sejak menit pertama melalui sistem permainan mereka yang bertumpu di lini tengah.

Trio Barcelona yang di dua pertandingan awal selalu jadi starter, bukan tidak mungkin akan kembali turun dari menit pertama saat melawan Jepang. Busquest jadi poros di tengah, ditambah dengan kemampuan Gavi dan Pedri sebagai pengalir serangan ke lini depan dan kedua sisi sayap.

Trio lini serang yang diisi oleh Olmo, Torres, dan Asensio kemungkinan besar juga masih akan dipertahankan oleh Luis Enrique. Meski ketiganya tidak bisa bermain efektif ketika menghadapi Jerman. Melawan Jepang, kemampuan para pemain tersebut untuk membuka ruang dan membawa bola bisa jadi senjata menghadapi lini pertahanan Jepang yang disiplin dan penuh determinasi tinggi.

Ansu Fati di sisi lain, juga bisa jadi pilihan lain bagi Enrique untuk sektor penyerangan di posisi sayap. Ia bisa bermain di kanan atau kiri untuk menggantikan Olmo maupun Torres. Apalagi, Fati memuliki kemampuan membawa bola dan skill yang cukup mumpuni untuk menggocek lawan.

Baca Juga  Survei SMRC: PDI Perjuangan Menguat, Demokrat Stagnan, dan Partai Lain Melemah

Meski, pilihan tersebut bisa saja berisiko jika melihat pertahanan Jepang yang akan cenderung bermain keras dan ketat dalam menjaga pertahanan. Alvaro Morata di sisi lain, dua kali membuktikan mampu mencetak gol setelah diturunkan dari bangku cadangan.

Morata bisa saja dimainkan sebagai super-sub seperti yang telah ia lakukan di dua pertandingan sebelumnya. Namun, bukan pilihan buruk untuk mencoba memberi kesempatan pada Morata jadi starter saat melawan Jerman.

Selain itu, Asensio yang dua kali dipasang di posisi nomor sembilan, juga memiliki kemampuan untuk bermain dari sayap maupun sebagai nomor 10 di belakang striker. Ada banyak opsi yang bisa dicoba Enrique di sektor penyerangan.

Kebalikannya, Enrique tak memiliki banyak pilihan pemain di sektor pertahanan. Utamanya di posisi bek sayap.

Jika ada yang perlu sedikit dikhawatirkan dari Spanyol adalah sisi pertahanan mereka. Pasalnya, Spanyol memiliki kombinasi pemain yang cukup jomplang secara usia dan pengalaman, terutama di sektor bek sayap.

Rodri dan Laporte yang dua kali dimainkan di sektor bek tengah terlihat cukup kokoh menjaga pertahanan Spanyol. Duet tersebut masih mungkin untuk diperetahankan. Atau, jika Enrique mau coba melakukan ekspreimen, Pau Torres atau Eric Garcia bisa menjadi pilihan untuk berduet dengan Laporte.

Apalagi, Keduanya belum mendapatkan menit bermain sama sekali di putaran final Piala Dunia Qatar 2022. Eksperimen tersebu bisa saja dilakukan oleh Luis Enrique untuk melihat performa para pemain pelapis yang belum mendapat menit bermain dalam rangka mempersiapkan skenario cadangan menghadapi babak 16 besar.

Di sisi bek sayap, Jordi Alba, Carvajal, dan Azpilicueta telah membuktikan diri mampu bermain dengan baik saat diberi kesempatan menjadi starter. Namun, ketiganya saat ini sudah memasuki usia 30 tahunan. Sehingga, tidak mungkin untuk bermain penuh terus-menerus.

Baca Juga  Cak Fuad Kakak Cak Nun Meninggal Dunia, Setelah Magrib Jenazah Dimakamkan di Jombang

Apalagi, ketika Alba di tarik keluar dan digantikan oleh Balde di pertandingan lawan Jerman, Spanyol langsung kebobolan. Kurangnya pengalaman Balde di kancah internasional membuat keseimbangannya dalam menjaga pertahanan dan menyerang jadi timpang. Meski, secara fisik, ia jauh lebih cepat daripada Alba.

Sedangkan bagi Jepang, pertandingan lawan Spanyol adalah pertandingan yang wajib mereka menangkan. Jepang saat ini memiliki koleksi poin 3, sama dengan Kosta Rika. Dan berjarak dua poin dari Jerman yang baru mendapat satu poin.

Jika tak bisa mendapat hasil kemenangan, posisi Jepang akan sangat rapuh. Terlebih jika Jerman mampu meraih kemenangan dari Kosta Rika. Bukan tidak mungkin Jepang akan digeser oleh Jerman di posisi kedua.

Secara permainan, kekompakan dan kokohnya lini pertahanan menjadi kekutan utama Jepang. Mereka bermain dengan cukup disiplin saat memilih untuk bermain bertahan seperti yang mereka peragakan melawan Jerman.

Ditambah dengan daya juang dan permainan cepat dari kedua sayap, jepang bisa saja menciptakan kejutan dengan mengganjal laju dari Spanyol. Apalagi, kedua sisi sayap Spanyol menjadi titik lemah yang sangat bisa dieksploitasi pemain Jepang.

Dua gol Jepang ke gawang Jerman contohnya, mereka ciptakan dari skema serangan cepat yang dimulai dengan bola-bola jauh ke kedua sektor sayap. Kemampuan untuk bisa mendapatkan second ball di lini pertahanan lawan juga jadi nilai tambah pemain Jepang.

Hal tersebut juga mereka tunjukkan saat melawan Kosta Rika. Meski, pada akhirnya Jepang kalah karena tidak bisa menembus pertahanan Kosta Rika yang bermain belok rendah. Strategi, yang tidak mungkin dilakukan oleh Spanyol. (fat)

Add Pilar.ID as a preferred source on Google+

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Pilar.id
headline Jepang vs Spanyol Piala Dunia Qatar 2022 Spanyol vs Jepang tiki-taka

Berita Lainnya

Elon Musk (foto: istimewa)

SpaceX Cetak IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Simpan 18.712 Bitcoin Senilai Rp21 Triliun

16 Juni 2026
Bank Mandiri (foto: Nico Wijaya, unsplash)

Bank Mandiri Jadi yang Pertama Terhubung Langsung ke CIPS China, Perkuat Transaksi Global

15 Juni 2026
Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi US$439,8 Miliar pada April 2026, Struktur Tetap Sehat

15 Juni 2026
Lightscape Perth 2026 kembali hadir di Kings Park dengan lebih dari 20 instalasi cahaya imersif yang memikat wisatawan dan keluarga.

Lightscape Perth 2026 Hadir Lebih Spektakuler, Sulap Kings Park Jadi Negeri Cahaya Musim Dingin

14 Juni 2026
CIMB Niaga menggelar Tour de Bank bagi 250 siswa SD di Tangerang Selatan untuk mendukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026.

CIMB Niaga Edukasi 250 Siswa Lewat Tour de Bank, Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026

14 Juni 2026
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Marulina Dewi

Pemprov DKI Pastikan CCTV Bundaran HI Berfungsi Normal, Gangguan Terjadi di Platform Pihak Ketiga

13 Juni 2026
Ilustrasi pelaku UMKM di Indonesia

PP 20/2026 Ubah Skema Pajak UMKM, CV, Firma, dan PT Tak Lagi Nikmati PPh Final 0,5 Persen

13 Juni 2026
Garuda di Dadaku (2026)

Film Animasi Garuda di Dadaku Tayang Saat Piala Dunia 2026, Bukti Kekuatan Karya Anak Bangsa Mendunia

13 Juni 2026
Ilustrasi uang rupiah (foto: Mufid Majnun, unsplash)

IHSG Tembus 6.000 dan Rupiah Menguat, Saham BUMN Jadi Motor Penggerak Kepercayaan Investor

12 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

FOTO PILIHAN
Penyerahan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 13.255.244.538.149,00 dari Kejaksaan Agung kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Presiden Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Pengganti Kerugian Negara Rp13,25 Triliun dari Kejaksaan Agung

Foto Pilihan 23 Oktober 2025
Lomba Open Water Swimming di Ternate jadi ajang memperkuat sinergi TNI, Pemda, dan masyarakat dalam semangat nasionalisme dan cinta laut.

Lomba Open Water Swimming di Ternate Perkuat Sinergi TNI dan Pemda Maluku Utara

Foto Pilihan 16 Oktober 2025
Aksi live painting BUNTA iNOUE

Pagelaran Sabang Merauke 2025 Sukses Hibur 28.000 Penonton di Jakarta

Foto Pilihan 26 Agustus 2025
TNI tampil gemilang di Bastille Day 2025 di Paris.

TNI Tampil di Parade Bastille Day 2025, Simbol Eratnya Kemitraan Indonesia–Prancis

Foto Pilihan 15 Juli 2025
Artotel Wanderlust dan Prambanan Jazz Festival

Jazz Night PJF 2025 di ARTOTEL TS Suites Surabaya Hadirkan Nuansa Musik Intim dan Penuh Warna

Foto Pilihan 15 Juni 2025
Berita Pilihan
Elon Musk (foto: istimewa)

SpaceX Cetak IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Simpan 18.712 Bitcoin Senilai Rp21 Triliun

16 Juni 2026
Bank Mandiri (foto: Nico Wijaya, unsplash)

Bank Mandiri Jadi yang Pertama Terhubung Langsung ke CIPS China, Perkuat Transaksi Global

15 Juni 2026
Bank Indonesia

Utang Luar Negeri Indonesia Naik Jadi US$439,8 Miliar pada April 2026, Struktur Tetap Sehat

15 Juni 2026
Lightscape Perth 2026 kembali hadir di Kings Park dengan lebih dari 20 instalasi cahaya imersif yang memikat wisatawan dan keluarga.

Lightscape Perth 2026 Hadir Lebih Spektakuler, Sulap Kings Park Jadi Negeri Cahaya Musim Dingin

14 Juni 2026
CIMB Niaga menggelar Tour de Bank bagi 250 siswa SD di Tangerang Selatan untuk mendukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026.

CIMB Niaga Edukasi 250 Siswa Lewat Tour de Bank, Dukung Bulan Literasi Keuangan OJK 2026

14 Juni 2026
Berita Lainnya
Menag Nasaruddin Umar

Sambut 1 Muharam 1448 Hijriah, Menag Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial

16 Juni 2026
Spanyol gagal mendominasi laga perdana, Cape Verde yang tampil heroik dengan hasil imbang 0-0 (sumber foto: facebook @federacaocaboverdianafutebol)

Cape Verde vs Spanyol: Debutan Piala Dunia Sukses Redam Kandidat Juara Eropa

16 Juni 2026
Elon Musk (foto: istimewa)

SpaceX Cetak IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Simpan 18.712 Bitcoin Senilai Rp21 Triliun

16 Juni 2026
© 2026 pilar.ID | beritajatim.com network
  • Beranda
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Arsip Berita
  • Indeks

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.