Blitar (pilar.id) – Puting beliung melanda Kecamatan Udanawu dan Nglegok, Kabupaten Blitar, pada Senin sore (25/12/23). Dampaknya, belasan rumah warga di dua kecamatan tersebut mengalami kerusakan signifikan.
Petugas gabungan dari TNI/Polri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar sudah berada di lokasi kejadian untuk melakukan pembersihan puing-puing bangunan. Sementara itu, pendataan jumlah rumah dan bangunan yang rusak terus dilakukan oleh petugas.
Iptu Samsul Anwar, Kasi Humas Polres Blitar Kota, mengungkapkan bahwa saat ini sudah dilakukan asesmen oleh petugas gabungan dan mereka sudah berada di lokasi rumah-rumah warga yang terdampak puting beliung.
Data sementara menunjukkan bahwa ada 14 bangunan di wilayah Kecamatan Udanawu Kabupaten Blitar yang mengalami kerusakan setelah diterjang angin puting beliung. Bangunan yang rusak meliputi rumah warga, warung, dan kandang ternak.
Di Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar, terdapat 6 bangunan yang rusak akibat puting beliung, terdiri dari rumah warga dan mushola.
Mayoritas kerusakan pada bangunan ini terjadi pada bagian atap dan tembok bagian atas. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.
“Pendataan masih terus dilakukan karena lokasinya yang terdampak angin puting beliung tersebar,” tambahnya.
Peristiwa ini terjadi selama hujan deras melanda wilayah Kabupaten Blitar selama beberapa jam. Angin kencang tiba-tiba datang bersamaan dengan curah hujan, menyebabkan pohon tumbang dan merusak bangunan di sekitar pemukiman warga.
“Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, dan petugas saat ini masih membantu warga dalam proses evakuasi,” tutupnya. (ted)










