Jakarta (pilar.id) – Capcom kembali memanaskan antusiasme penggemar horor dengan memperkenalkan Resident Evil Requiem, seri terbaru dari waralaba Resident Evil.
Dalam demo singkat berdurasi 20 menit di ajang Gamescom 2025, Capcom menampilkan sosok musuh baru yang diyakini bakal menjadi ikon baru dalam seri ini, mengikuti jejak Jack Baker, Mr. X, hingga Lady Dimitrescu.
Demo tersebut mengambil latar Rhodes Hill Chronic Care Center dengan karakter utama baru bernama Grace Ashcroft. Pemain dipaksa menyusuri lorong dan ruangan yang sempit, hanya berbekal korek api dan botol kaca sebagai alat bantu.
Tidak ada senjata api yang ditampilkan, membuat suasana semakin mencekam dan menekankan elemen bertahan hidup khas survival horror.
Musuh Baru yang Relentless
Sosok stalker anyar ini digambarkan menyeramkan, dengan tubuh besar, mata menonjol, cakar panjang, dan rahang mirip makhluk Wendigo.
Ia tak hanya mengejar pemain secara terus-menerus, tetapi juga bisa bergerak di atas plafon dan menerkam dari arah tak terduga, mirip konsep Alien: Isolation.
Meski tak bisa dikalahkan, ada celah kelemahan yang bisa dimanfaatkan: cahaya terang. Ketika dikejar ke ruangan dengan lampu putih menyala, kulit monster tersebut terbakar dan memaksanya mundur.
Fitur ini menjadi interpretasi baru dari “ruang aman” Resident Evil yang selama ini membuat musuh tidak bisa masuk.
Mekanisme Gameplay
Seperti seri-seri sebelumnya, Resident Evil Requiem tetap menghadirkan pengelolaan inventaris, penggunaan kunci unik, hingga puzzle khas Resident Evil.
Capcom juga memberi kebebasan perspektif, di mana pemain bisa beralih antara sudut pandang orang pertama maupun orang ketiga, mirip pendekatan di Resident Evil Village.
Perbedaan perspektif ini menghasilkan pengalaman horor yang berbeda. Dalam mode orang pertama, musuh terasa lebih menekan karena keterbatasan pandangan.
Sedangkan di mode orang ketiga, Capcom menambahkan animasi khusus—seperti Grace yang tersandung saat kabur—untuk tetap menjaga intensitas ketegangan.
Antisipasi Menuju Perilisan
Demo ini kemungkinan hanya cuplikan khusus dan belum tentu masuk ke versi final, mengingat Capcom pernah melakukan hal serupa pada Resident Evil 7 melalui demo Beginning Hour.
Meski begitu, potongan singkat ini sudah cukup memicu rasa penasaran pemain akan apa yang ditawarkan Resident Evil Requiem.
Resident Evil Requiem dijadwalkan meluncur awal 2026 dan akan menjadi entri kesembilan dari seri utama Resident Evil. Dengan hadirnya musuh baru yang tampak tak kenal ampun, Capcom diyakini kembali berhasil menjaga tradisi menghadirkan ikon horor segar di setiap generasi game-nya. (usm/hdl)


