Jakarta (pilar.id) – Penyanyi legendaris Rossa kembali mencatatkan sejarah dalam perjalanan kariernya dengan menggelar konser akbar bertajuk Here I Am pada 23 Mei 2025 di Indonesia Arena, Jakarta.
Konser ini menjadi momen istimewa dalam merayakan 30 tahun kiprah Rossa di industri musik Tanah Air, yang disaksikan langsung oleh lebih dari 12.000 penonton.
Deretan penampilan spektakuler turut mewarnai konser ini dengan kehadiran sejumlah musisi ternama seperti Bernadya, Dipha Barus, Yura, JKT48, Eka Gustiwana, dan The Ladies—yang terdiri dari Rimar, Jemimah, Awdella, serta Syarla. Sebagai kejutan istimewa, Rossa menghadirkan Afgan sebagai mystery guest, yang sukses membangkitkan euforia penonton.
Dalam hal penampilan, Rossa tampil memukau dalam balutan busana rancangan desainer-desainer papan atas Indonesia, seperti Maison Met, Tangan, Tex Saverio, Stella Rissa, Wiki Wu, dan Ivan Gunawan. Penampilannya semakin elegan dengan sentuhan aksesoris karya Rinaldy A. Yunardi yang dikenal dengan desain ikoniknya.
Lebih dari sekadar perayaan musik, konser Here I Am juga membawa pesan penting tentang kepedulian terhadap lingkungan.
Rossa menggandeng sejumlah NGO seperti Get Plastic, Plasticpay, Nooveleum, dan Frank Green, sebagai bagian dari kampanye edukatif pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan. Inisiatif ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Sebagai publik figur, saya ingin menggunakan pengaruh saya untuk hal positif dan berdampak jangka panjang, terutama untuk bumi dan generasi masa depan,” ujar Rossa dalam sambutannya di atas panggung.
Salah satu inovasi menarik dari konser ini adalah kehadiran Immersive Experience, yang menjadikan Here I Am sebagai konser pertama di Indonesia dengan instalasi interaktif berskala besar.
Bertempat di area teras Indonesia Arena, instalasi ini menyuguhkan pengalaman visual menakjubkan berupa bunga digital yang menari mengikuti gerak langkah pengunjung, menciptakan harmoni antara seni, musik, dan teknologi.
Konser ini tidak hanya menjadi refleksi perjalanan musikal Rossa selama tiga dekade, tetapi juga simbol pergerakan menuju masa depan yang lebih peduli dan berkelanjutan. (ret/hdl)













